Peristiwa Gantung Diri
Diduga Karena Depresi, Warga Jati Blora, Nekad Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri
Kamis, 30 Agustus 2018 19:00 WIBOleh Priyo Spd
Oleh Priyo Spd
Blora- Pujianto (40) seorang pria paruh baya warga Desa Jati Kecamatan Jati Kabupaten Blora, pada Kamis (30/08/2018) pagi, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri rumahnya sendiri. Diduga, pria paruh baya tersebut nekat mengakhiri hidupnya karena mengalami depresi.
Wardi (40), yang masih tetangga korban mengaku kaget setelah ada teriakan minta tolong dari ibu korban. Namun setelah dirinya datang berasama warga, melihat Pujianto telah mengantung di dalam rumah dan sudah dalam keadaan meninggal dunia.
"Tadi pagi dengar ada teriakan setelah saya kesana sudah ada yang mengantung, namun karena panik saya langsung minta tolong warga lainnya, " ujarnya
Sementara itu pihak kepolisian dari Polsek Jati yang datang ke lokasi tidak lama setelah kejadian, segera lakukan oleh TKP. Dengan didampingi tim medis dari Puskesmas Doplang, mereka mengevakuasi jasad korban yang mulai kaku.
"Kita turunkan jenasah Pujianto dengan dibantu oleh warga setempat, " ujar Kapolsek Jati, Iptu Supriyono SH.
Iptu Supriyono menjelaskan, korban pertama kali diketahui menggantung di blandar rumahnya pada pukul 05.30 Wib oleh Supartini (65) ibunya sendiri. Melihat kondisi Pujianto yang tengah menggantung tak bernyawa, lalu Supartini menjerit sejadi-jadinya. Tetangga yang datang pun tidak menyangka, Pujianto senekad itu.
"Korban menggantung dengan seutas tali tampar, " imbuh kapolsek.
Kapolsek menerangkan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
Dengan mengumpulkan sejumlah keterangan dari para saksi dan fakta di lapangan, penyebab kematian korban murni karena bunuh diri.
“Tidak ada tanda tanda luka pada tubuh korban, sehingga usai di periksa korban langsung di serahkan pada pihak keluarga untuk di makamkan," terangnya (teg/imm)































.md.jpg)






