Wakapolres Bojonegoro Salurkan Air Bersih Pada Warga Terdampak Kekeringan di Ngraho
Rabu, 05 September 2018 19:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Wakapolres Bojonegoro Kompol Achmad Fauzy SIK SH MIK, bersama bersama anggota Polres Bojonegoro pada Rabu (05/09/2018) pagi tadi, memberikan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Nganti dan Dusun Pepe turut Desa Nganti Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro.
Ditemui awak media ini, Wakapolres mengungkapkan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bentuk implementasi dari program polisi peduli Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli SIK MH MSi, yaitu Polisi Dulure Dewe (PDD) dimana dalam kegiatan tersebut polisi ingin mendekatkan diri kepada masyarakat layaknya seorang saudara sendiri atau dulure dewe, di mana dalam program tersebut salah satunya membantu warga di wilayah Kabupaten Bojonegoro yang sedang dilanda musibah kekeringan akibat musim kemarau yang berkepanjangan.
"Kami ingin program pimpinan ini bisa sukses, sehingga apa yang diinginkan pimpinan, yaitu polisi lebih dengan masyarakat dapat tercapai," ungkap Wakapolres.
Wakapolres menambahkan bahwasannya musim kemarau diprediksi akan berlangsung hingga akhir tahun, sehingga bantuan semacam ini sangat diharapkan oleh masyarakat. Terlihat dari antusias dan antrean warga yang sangat banyak untuk mendapatkan jatah bagian air bersih.
"Bagi warga yang terdampak, bantuan semacam ini sangat diharapkan. Untuk itu Polres Bojonegoro sangat ingin memberikan bantuan semampunya kepada masyarakat," imbuh Wakapolres.

Bibit, warga desa setempat menjelaskan bahwa kekeringan di desanya terutama di dusun tempat tinggalnya merupakan siklus yang setiap tahun terjadi dan sangat dirasakan dampaknya oleh warga setempat, sehingga dengan adanya bantuan air bersih dari Polres ini, dirinya mengucapkan banyak terima kasih.
“Bantuan air bersih ini sangat membantu meringankan beban masyarakat akibbat musibah kekeringan.” tutur Bibit.
Dikatakan juga bahwa ooleh Bibit, selama ini untuk mendapatkan air bersih, warga di dusunnya harus mengambil ke rumah warga yang ada di desa sebelah, dengan memberikan imbalan sebesar Rp 5 ribu untuk 3 jiregen besar sebagai uang pengganti listrik pemilik air, karena pemilik air menggunakan pompa air untuk mengambil air.
Sedangkan bagi sebagian warga juga ada yang harus mengambil air di sumber air yang berada di desa yang terletak di wilayah kecamatan lain, yaitu di Desa Taji Kecamatan Tambakrejo dengan menggunakan sepeda ontel.
"Terima kasih pak polisi atas bantuannya, ini sangat membantu kami yang sedang kekurangan air bersih", ucap senang Bibit.
Selain memberikan bantuan air bersih, di sela-sela kegitan tersebut, Urkes Polres Bojonegoro juga memberikan pengobatan gratis kepada warga. (red/imm)































.md.jpg)






