Peristiwa Kebakaran
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Ngasem Bojonegoro, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Minggu, 09 September 2018 16:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro (Ngasem) - Kebakaran menghanguskan rumah milik Nyarwi (70), warga Desa Mediunan RT 010 RW 003 Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (09/09/2018) sekira pukul 07.00 WIB pagi. Rumah yang terbakar tersebut dalam kondisi tidak ditempati atau kosong dan hanya dipergunakan sebagai tempat untuk menyimpan damen atau jerami kering sehingga dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, namun akibat peristiwa tersebut korban diperkirakan mengalami kerugian material sebesar Rp 15 juta.
Sementara, penyebab kebakaran atau sumber api diduga berasal dari korsleting arus listrik yang berada di rumah tersebut.

Kapolsek Ngasem, AKP Dumas Barutu SH, kepada media ini mengungkapkan bahwa setelah pihaknya menerima laporan terkait adanya kebakaran hutan di kawasan tersebut, dirinya bersama anggota segera mendatangi lokasi kebakaran.
“Saat petugas datang, api masih berkobar dan warga setempat telah berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya,” terang Kapolsek.
Kapolsek menambahkan, bahwa berdasarkan keterangan para saksi, kronologi peristiwa kebakaran tersebut bermula pada Minggu (09/09/2018) sekira pukul 07.00 WIB, saksi Urip (55) yang masih tetangga korban, sedang menggembala kambing di sawah yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah korban yang terbakar.
“Saat itu saksi melihat kobaran api pada rumah korban yang tidak ditempati atau kosong dan hanya digunakan sebagai tempat menyimpan damen atau jerami,” terang Kapolsek.
mendapati peristiwa tersebut, selanjutnya saksi urip segera memberitahu korban yang saat itu sedang berada di rumah yang ditempati, yang jaraknya tidak jauh dari rumah yang terbakar tersebut.
“Saksi bersama korban langsung meminta tolong kepada para tetangga sekitar untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya sehingga api akhirnya dapat dipadamkan,” lanjut Kapolsek.

Masih menurut Kapolsek, berdasarkan hasil oleh TKP dan keterangan saksi-saksi, diduga penyebab kebakaran atau sumber api diduga berasal dari korsleting arus listrik, sehingga percikan bunga apinya menyambar bahan-bahan yang mudah terbakar yang berada di rumah tersebut lalu api membesar dan membakar rumah milik korban teersebut.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, namun korban diperkirakan mengalami kerugian material sebesar 15 juta rupiah.” jelas Kapolsek.
Menyikapi peristiwa kebakaran tersebut, melalui media ini Kapolsek mengimbau kepada warga masyarakat agar selama musim kemarau ini, warga masyarakat lebih waspada terhadap potensi timbulnya benana kebakaran, baik kebakaran rumah pemukiman maupun kebakaran hutan.
“Mari kita sama-sama waspada terhadap potensi timbulnya kebakaran,” pesan Kapolsek. (red/imm)































.md.jpg)






