Peritiwa Kebakaran
2 Rumah Warga Kanor Bojonegoro Ludes Terbakar
Senin, 10 September 2018 18:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro (Kanor) - Kebakaran rumah terjadi di Dusun Tejo Desa Tejo RT 006 RW 002 Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro pada Senin (10/09/2018) sekira pukul 11.00 WIB. Dua bangunan rumah milik Sarmi (64) dan milik Bambang Sunariyanto (46) ludes terbakar.
Diduga sumber api berasal dari tungku yang berbahan bakar kayu dari salah satu rumah tersebut, yang ditinggal pemiliknya sehingga api tungku tersebut merembet ke dinding dapur akhirnya api membesar dan membakar rumah yang selanjutnya kobaran api merembet ke rumah tetangganya yang berdekatan.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa kebekaran tersebut dan akibat kejadian tersebut, kedua korban diperkirakan mengalami kerugian material sebesar Rp 75 juta.

Menurut keterangan Pejabat sementara (Pjs) Kapolsek Kanor, AKP Subarata, yang dihimpun dari keterangan saksi-saksi bahwa kronologi kebakaran tersebut bermula pada Senin (10/09/2018) sekira pukul 11.00 WIB, korban Sarmi, sedang memasak air di tungku dengan bahan bakar kayu.
“Kemudian tungku tersebut ditinggal keluar dari dapur untuk momong cucunya,” jelas Kapolsek.
Tidak lama kemudian dinding dapur yang terbuat dari anyaman bambu roboh dan menimpa api tungku yang ada di dapur tersebut, sehingga api membakar dinding yang roboh tersebut lalu menjalar dan membakar dapur milik korban dan api semakin membesar sehingga membakar rumah korban.
“Korbaran api tersebut semakin membesar dan merembet lagi hingga membakar dapur milik saudaranya yang bernama Bambang Sunarianto, yang lokasinya bersebelahan.” terang Kapolsek.

Masih menurut Kapolsek, masyarakat sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera gotong royong untuk memadamkan api tersebut dengan alat seadanya sambil meminta bantuan kepada dinas kebakaran untuk membantu memadamkan api dan tidak lama berselang datang 4 (empat) unit mobil pemadam kebakaran.
“Setelah dilakukan penyemprotan, api dapat segeran dipadamkan,” imbuh Kapolsek.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Sementara korban Sarmi diperkirakan mengalami kerugian materiall sebesar Rp 50 juta. Sedangkan korban Bambang Sunarianto, diperkirakan mengalami kerugian materiall sebesar Rp 25 juta.
“Dugaan sementara sumber api berasal dari tungku milik Sarmi,” terang Kapolsek.

Sementara, menurut keterangan Kasi Pengendalian Pemadam Kebakaran, Dinas Pemadam kebakaran Kabupaten Bojonegoro, Sukirno, bahwa Dinas Pemadam Kebakaran Pos Bantu Baureno menerima laporan sekira pukul 11.39 WIB.
Menurut Sukirno, pihaknya mengirimkan 4 unit mobil pemadam kebakaran, 2 unit dari Pos Bantu Baureno dan 2 unit dari Pos Bojonegoro Kota berikut 17 personel. Sementara dalam proses pemadaman tersebut petugas dibantu anggota dai Polsek, Koramil dan Satpol PP Kecamatan Kanor serta perangkat desa dan warga masyarakat setempat.
“Api baru benar-benar dapat dipadamkan sekira pukul 12.55 WIB,” terang Sukirno. (red/imm)































.md.jpg)






