Peristiwa Kebakaran
Kebakaran Sampah dan Rumpun Bambu di Kedungadem Bojonegoro, Bikin Heboh Warga
Sabtu, 29 September 2018 16:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro (Kedungadem) - Kebakaran sampah dan dedaunan kering serta rumpun bambu, terjadi pada Sabtu (29/09/2018) sekira pukul 12.30 WIB siang tadi, tepatnya di bawah jembatan di barat pasar, turut wilayah Dusun Ngaglik Desa Kedungadem Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojoneggoro.
Kebakaran tersebut sempat membikin heboh warga di sekitar pasar desa setempat, karena letaknya sangat berdekatan dengan pemukiman warga dan pasar desa tersebut.
Beruntung, warga sekitar segera berupaya memadamkan api dan meminta bantuan pada dinas pemadam kebakaran, sehingga kobaran api dapat segera dipadamkan.
Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Demikian juga akibat kebakaran tersebut, tidak ada kerugian material. Diduga, penyebeb kebakaran atau sumber api berasal dari puntung rokok yang dibuang oleh seseorang yang tidak diketahui identitasnya, sehingga bara api puntung rokok membakar dedaunan kering hingga akhirnya membesar dan membakar rumpun baambu di lokasi tersebut.
Kapolsek Kedungadem, Ajun Komisarin Polisi (AKP) Agus Elfauzi SSos menerangkan, bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi, kronologi peristiwa tersebut bermula pada Sabtu (29/09/2018) sekira pukul 12.15 WIB, Sutaji (55) dan saksi Agus (41), keduanya warga desa setempat, sedang berada di warung yang lokasinya tepat berada di barat jembatan Ngaglik. Saat itu kedua saksi melihat seseorang yang tidak diketahui identitasnya, berada di bawah jembatan, sedang buang hajat di sungai sambil merokok.
“Selang beberapa saat kedua saksi melihat kobaran api dari tumpukan sampah dan dedaunan kering di bawah pohon bambu, sehingga kedua saksi segera berteriak meminta tolong pada warga,” terang kapolsek.
Mendengar teriakan kedua saksi, warga sekitar segera berdatangan dan berupaya memadamkan api yang dikhawatirkan merembet ke lokasi perkampungan dan pasar, sambil menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Pos Kedungadem.
“Sekitar 10 menit kemudian, mobil pemadam kebakaran datang dan langsung melakukan pemadaman, sehingga kobaran api tidak sampai menjalar.” jelas Kapolsek.
Menyikapi peristiwa tersebut, Kapolsek mengimbau kepada warga masyarakat agar berhati-hati terhadap potensi timbulnya bencana kebakaran.
“Jika ingin membuang puntung rokok, pansikan bahwa apinya telah benar-benar mati,” pesannya. (red/)































.md.jpg)






