Penemuan Mayat
Seorang Warga Dander Bojonegoro Ditemukan Meninggal Dunia di Kandang Sapi
Rabu, 24 Oktober 2018 23:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro (Dander) - Seorang warga Desa Sumbertlaseh RT 003 RW 001 Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, bernama Nurwoto (56), pada Rabu (21/05/2018) sekira pukul 16.15 WIB, ditemukan meninggal dunia di dalam kandang sapi miliknya.
Korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya yang merasa curiga, karena korban tidak kelihatan, padahal biasanya korban setiap harinya keluar masuk kandang tersebut.

Kapolsek Dander, AKP Mashadi SH, kepada awak media ini menuturkan bahwa kronologi kejadian tersebut bermula, pada Rabu (24/10/2018) sekira pukul 14.00 WIB, tetangga korban yang bernama Kasmunir (45), Marzuki (55) dan Nardi (45) yang setiap hari menunggu burung di sawah yang lokasinya berada di sebelah barat kandang sapi milik korban merasa curiga, pasalnya biasanya korban wira-wiri di depan rumah atau kandang tempat dia tinggal namun seharian ini tidak kelihatan.
“Kemudian ketiga tetangga korban tersebut berupaya mencari korban ke dalam kandang,” jelas Kapolsek
Saat saksi Kasmunir membuka pintu kamar mandi yang berada di dalam kandang tersebut, ternyata korban ditemukan dalam keadaan tergeletak dalam kondisi sudah meninggal dunia, sehingga para saksi segera memberitah warga sekitar dan kejadian dilaporkan kepada perangkat desa setempat.
“Oleh perangkat desa setempat selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Dander,” imbuh Kapolsek.

Mendapati laporan tersebut, Kapolsek bersama petugas dan tim medis dari Puskesmas Ngumpakdalem, segera menuju lokasi kejadian guna melakukan olah TKP dan mengidentifikasi korban.
Berdasarkan hasil identifikasi, panjang mayat 170 sentimeter, warna kulit sawo matang, rambut hitam lurus pendek.
“Korban dalam kondisi tidak memakai busana karena diduga korban bermaksud mandi.” jelas Kapolsek.
Sementara, berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang dilakukan petugas medis dari Puskesmas Ngumpak dalem, tidak diketemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.
“Setelah dibuatkan berita acara, jenazah korban diserahkan kepada ahli warisnya untuk proses pemakaman,” terang Kapolsek. (red/imm)































.md.jpg)






