Peristiwa Penemuan Mayat
Mayat Mr X Diduga Warga Sragen, Ditemukan di Bendung Gerak Bengawan Solo Bojonegoro
Rabu, 01 Mei 2019 08:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Mayat laki-laki yang belum diketahui identitasnya (Mr X) ditemukan mengapung di Bendung Gerak Bengawan Solo, turut wilayah Desa Padang Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (30/04/2019) sekira pukul 20.21 WIB. Mayat tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang saat itu sedang memancing di sungai Bengawan Solo, sehingga kejadian tersebut segera dilaporkan pada aparat setempat.
Berdasarkan pakaian yang kenakan korban, yang bertuliskan “Balai Rehabilitasi Sosial Raharjo Sragen,” diduga korban adalah warga Kabupaten Sragen Provinsi Jawa Tengah.
Namun hingga berita ini di tulis pada Rabu (01/05/2019) pagi, masih belum diketahui identitas korban, sehubungan korban tidak membawa kartu identitas diri sama sekali. Saat ini petugas masih berupaya mencari keluarga korban dan jenazah korban masih terimpan di lemari pendingin Kamar mayat RSUD Bojonegoro.
Mayat Mr X yang ditemukan di Bendung Gerak Bengawan Solo Bojonegoro, saat berada di Kamar Mayat RSUD Bojonegoro. Selasa (30/04/2019)
Menurut keterangan Kapolsek Trucuk, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Wiwin Rusli SH, bahwa kronologi penemuan mayat tersebut bermula, pada Selasa (30/04/2019) malam, saksi Tarmuji (45) dan saksi Slamet (45), keduanya warga Kecamatan Trucuk, sedang memancing di pinggir aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di area Bendung Gerak, turut Desa Padang Kecamatan Trucuk.
Saat itu kedua saksi mencium bau yang menyengat sehingga keduanya melakukan pencarian asalh bau tersebut hingga akhirnya diketahui ada sesosok mayat yang terapung di sliran Sungai Bengawan Solo,” kata Kapolsek.
AKP Wiwin Rusli menuturkan bahwa setelah mendapat laporan, pihaknya segera berkoordiansi dengan Tim Inafis dari Polres Bojonegoro dan Tim SAR dari Badan Penanggulangan Benncana Daerah (BPBD) Bojonegoro untuk melakukan evakuasi mayat tersebut.
“Setelah dievakuasi, mayat korban dibawa ke RSUD Bojonegoro menggunakan ambulans dari Rumah Sakit Bhayangkara Wahyu Tutuko,” kata Kapolsek mengimbuhkan.
Masih menurut Kapolsek, bahwa saat ini pihaknya masih berupaya mengetahui identitas korban dengan melakukan koordinasi dengan pihak RSUD Bojonegoro dan BPBD Bojonegoro.
Menurutnya, setelah BPBD Bojonegoro melakukan koordinasi dengan BPBD Sragen, diperoleh keterangan bahwa diduga korban adalah warga yang sedang dirawat di Balai Rehabilitasi Sosial Raharjo Sragen, yang sejak seminggu lalu meninggalkan balai rehabilitasi.
“Sambil menunggu pihak Balai Rehabilitasi Sosial Raharjo Sragen dan keluarganya, hari ini, tim medis dari RSUD Bojonegoro akan melakukan visum,” kaata Kapolsek. (red/imm)