Tanah Ambles di Blora, Akses Jalan Desa Terputus
Senin, 12 Januari 2026 18:00 WIBOleh Tim Redaksi
Blora - Tanah ambles di Dukuh Ngetrep, Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, menyebabkan akses jalan desa terputus. Jalan desa mengalami penurunan tanah sekitar 1 meter hingga 1,5 meter, dan lokasinya berjarak 20-30 meter dari Sungai Lusi.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora, bekerjasama dengan Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana (BBWS Pemali Juana), melakukan penanganan tanah ambles dan longsor dengan menerjunkan dua eksavator. Penanganan ini dilakukan untuk memastikan jalan desa bisa dilewati kembali, terutama untuk kendaraan motor dan pikup.
Penyebab tanah ambles di Dukuh Ngetrep adalah pengelolaan drainase yang kurang optimal, sehingga air dari atas turun ke bawah dan membuat tanah menjadi gembur.
Warga setempat, Taminah, harus rela warung tempat usahanya dibongkar sementara karena tanah ambles yang semakin parah. Warungnya berjarak sekitar 20-30 meter dari Sungai Lusi.
Kepala Desa Tutup, Kokok Sungkowo, mengatakan ada lima rumah yang terdampak tanah ambles dan longsor, dan empat rumah sudah pindah sendiri.
"Pemerintah berencana melakukan relokasi untuk rumah warga yang terdampak," terangnya.(red/toh)































.md.jpg)






