Gubernur Khofifah Perkuat Kerja Sama dengan Tiongkok di Bidang SDM dan Perdagangan
Kamis, 08 Januari 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Jawa Timur – Gubernur Jawa Timur Khofifah, Indar Parawansa, mempererat hubungan bilateral dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) melalui pertemuan dengan Konsul Jenderal RRT di Surabaya, Ye Su. Pertemuan yang digelar pada Sabtu (03/01/2025) lalu lalu di kediaman Konjen RRT itu fokus pada penguatan kolaborasi di sektor sumber daya manusia (SDM) dan perdagangan.
Khofifah menekankan prestasi Jawa Timur dalam pengembangan pendidikan yang mendukung transisi siswa ke perguruan tinggi.
"Sejak 2020 hingga 2025, siswa dari Jatim secara konsisten menjadi yang tertinggi diterima di perguruan tinggi negeri, baik melalui jalur tes maupun prestasi tanpa tes," ungkapnya.
Ia juga menyebut Pemprov Jatim mengelola enam sekolah berasrama unggulan yang dirancang untuk membentuk calon pemimpin masa depan dengan karakter kuat dan daya saing global.
Dalam konteks kerja sama dengan Tiongkok, gubernur menyatakan kesiapan untuk memanfaatkan peluang beasiswa internasional serta pelatihan guru SMK.
"Sekolah-sekolah berasrama ini bisa menjadi basis utama untuk mengirim siswa berprestasi ke Tiongkok melalui program beasiswa," tambah Khofifah.
Sementara itu, di bidang perdagangan, kedua pihak membahas potensi besar ekspor sarang burung walet dari Jatim ke pasar Tiongkok. Khofifah optimistis dengan peningkatan standar kualitas dan pemenuhan regulasi karantina, volume ekspor komoditas ini dapat terus melonjak. Selain itu, sektor manufaktur menjadi sorotan, mengingat kontribusi industri pengolahan di Jatim mencapai 31,16% pada triwulan III 2025, jauh di atas rata-rata nasional.
Konjen Ye Su menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan keterbukaan Tiongkok untuk memperluas kolaborasi.
"Kami mengapresiasi komitmen Jatim dalam pendidikan dan SDM. Tiongkok siap mendukung melalui beasiswa, program pelatihan, serta penguatan di manufaktur dan perdagangan," katanya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan, termasuk ekspansi di sektor lain seperti investasi dan pertukaran budaya. (red/toh)














.sm.jpg)





















.md.jpg)






