News Ticker
  • Bahas Pembangunan Pasar Kota, Komisi B DPRD Bojonegoro Desak Penuntasan Relokasi Pedagang ke Pasar Wisata
  • Diplomasi Kuliner Bupati Arief Rohman, Lontong Opor Pak Pangat Ngloram Pikat Sekjen Kementerian ESDM
  • Bahaya Mengonsumsi Mi Instan Mentah Bagi Pencernaan, Berisiko Picu Penyakit Kronis
  • Perkuat Swasembada Gula Nasional, Pemprov Jawa Timur Targetkan Pengembangan Puluhan Ribu Hektare Lahan Tebu
  • Dukung Geopark Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Lepas Ratusan Peserta Pembekalan Pariwisata Berkelanjutan
  • Bupati Setyo Wahono Minta Lima Kepala Desa PAW Segera Tancap Gas Bangun Desa
  • Tertimpa Pohon Tumbang, Seorang Pemotor di Balen, Bojonegoro Meninggal di Rumah Sakit
  • 19 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 19 Juli 2026
  • Jangan Lewatkan! Nanti Malam Komunitas Dangdut Bojonegoro Siap Goyang Panggung Pantes Budal 7 di Stadion
  • Pemkab Bojonegoro Percepat Pembangunan Waduk dan Jaringan Irigasi Lintas Kecamatan
  • Fakta Kesehatan dan Tips Konsumsi MSG yang Aman
  • Kawal Kualitas Tembakau, Pemkab Bojonegoro Monitoring Dropping Pupuk NPK Non-Subsidi
  • Pengurus ICMI Bojonegoro Periode 2026-2031 Resmi Dilantik
  • 18 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 18 Juli 2026 di Bojonegoro
  • Seorang Perempuan Warga Blora Dilaporkan Ceburkan Diri ke Sungai Bengawan Solo
  • Tiga Momentum Hari Besar Nasional Diperingati Bersama, Bupati Wahono Ajak Perkuat Ekonomi dan Kualitas SDM Bojonegoro
  • Warga Blora Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Mandi Masjid di Bojonegoro Kota
  • Komunitas Dangdut Bojonegoro Bakal Ajak Goyang Masyarakat di Pantes Budal 7
  • Lolos Seleksi KPK RI, Mahasiswa Asal Dander Bojonegoro Ikuti Bootcamp Antikorupsi Nasional
  • 17 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 17 Juli 2026
  • Optimalkan Pajak Kendaraan Bermotor, Pemkab Blora Sinergi dengan Bapenda Jateng Percepat Pembangunan
Pemuda di Blora ini Manfaatkan Bambu Jadi Kerajinan Gelas Cantik

Ekonomi Kreatif

Pemuda di Blora ini Manfaatkan Bambu Jadi Kerajinan Gelas Cantik

Blora - Banyaknya pohon bambu yang tumbuh di wilayah Desa Keser Kecamatan Tunjungan Blora, membuat sejumlah pemuda memanfaatkan bambu di sekitarnya untuk membuat kerajinan bernilai jual.
 
Lulus Nur Rohman (19) dan Teguh Wahyudi (17) keduanya pemuda asal Dukuh Bengir Desa Keser RT 002 RW 005 Kecamatan Tunjungan Kabupaten Blora ini memanfaatkan batang bambu menjadi kerajinan bernilai jual ekonomi.
 
"Ini atas inisiatif muncul karena banyaknya bambu yang ada, sehingga ingin memanfaatkan bambu dan rantingnya untuk membuat seni bernilai,” tutur Lulus Nur Rohman, kepada awak media ini, Rabu (10/07/2019)
 
Menurutnya ide kreatifitas ini muncul ketika melihat banyaknya pohon bambu yang ada namun belum maksimal dalam pemanfaatnya sehingga berawal mencoba akhirnya menjadikan sebuah karya dan kerajian bernilai jual.
Selain membuat kerajinan gelas dari batang Bambu, Lulus juga membuat kerajinan lain seperti Piala,Teco yang bahannya juga dari bambu.
 
"Kalau di desa, batang bambu hanya terpakai untuk buat pagar pekarangan, dan belum dimanfaatkan secara maksimal, dan ini kami coba untuk memanfaatkannya," kata Lulus menambahkan.
 
Lulus menjelaskan, untuk membuatnya butuh ketelitian dan kesabaran agar mendapatkan hasil seperti diinginkan.
 
"Sehari membuat bisa mencapai 10-15 gelas, dan satu gelas harganya mulai 5 ribu hingga 15 ribu tergantung besar kecil dan kesulitan dalam membuatnnya," tuturnya.
 
Saat ini, lanjut Lulus, usaha membuat kerajinan gelas dari bambu mulai dilirik pemesan dari luar Kabupaten Blora dan dalam kota Blora. Para pemesan kebanyakan digunakan untuk perlengkapan rumah makan yang bernuansa desa.
 
"Untuk pemasaran kami menggunakan media Sosial dan beberapa kali pernah kirim ke Jakarta, Solo, Semarang, Rembang dan lokal Blora sendiri," tutur Lulus.
 
 
 

Lulus Nur Rohman (19) dan Teguh Wahyudi (17) pemuda asal Dukuh Bengir Desa Keser Kecamatan Tunjungan Blora, yang memanfaatkan batang bambu menjadi kerajinan bernilai jual ekonomi.

 
Sementara itu pengerajin lainnya, Teguh Wahyudi mengaku hasil kreativitas yang baru berjalan enam bulan itu ternyata mampu membuahkan prospek untuk menopang ekonomi. Dengan kerajinan gelas ini, ke depan ia berharap mampu membantu Pemerintah Desa dan Pemerintah Daerah dalam membuka peluang usaha.
 
“Semoga dengan kerajinan ini bisa membuka peluang usaha di desa demi memajukan desa, dan mampu mengurangi pengangguran yang ada,” kata Teguh berharap.
 
Sementara itu Vinda Hanifa, salah seorang pembeli, mengaku tertarik begitu melihat dari sosial media. Sehingga datang dan membelinya.
 
“Awalnya saya melihat dari medsos akhirnya saya datang untuk melihat langsung. Saya juga informasikan kepada teman-teman sosial media lainya, ternyata mereka juga minat. Ini sangat bagus dan kreatif banget, apalagi harganya terjangkau, tidak harus jauh-jauh beli di kota lain, di Blora ada pengrajin seperti ini,” katanya. (teg/imm)
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1784486812.4487 at start, 1784486813.0638 at end, 0.61510992050171 sec elapsed