Peristiwa Kebakaran
Akibat Lupa Matikan Tungku, Atap Rumah Warga Ngambon Bojonegoro Terbakar
Selasa, 27 Agustus 2019 19:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro (Ngambon) - Kebakaran menghanguskan atap rumah milik Sukarti (56), warga Dusun Gondang Desa Nglampin RT 018 RW 006 Kecamatan Ngambon Kabupaten Bojonegoro, Selasa (27/08/2019) pukul 13.30 WIB.
Diduga, penyebab kebakaran atau sumber api, berasal dari tungku atau pawon yang berbahan bakar kayu, saat dipergunakan untuk memasak air ditinggal pemiliknya dan lupa tidak dimatikan, sehingga apinya menjalar dan membakar dinding rumah korban yang terbuat dari papan kayu jati, yang kemudian membakar atap rumah korban.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut, namun akibat kejadian tersebut korban diperkirakan menderita kerugian material sebesar Rp 15 juta.
Kebakaran yang menghanguskan atap rumah milik Sukarti (56), warga Dusun Gondang Desa Nglampin Kecamatan Ngambon Bojonegoro, Selasa (27/08/2019)
Kapolsek Ngambon, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Supriono, saat dikonfirmasi awak media ini membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait kebakaran yang menimpa rumah milik Sukarti (56), warga Dusun Gondang Desa Nglampin RT 018 RW 006 Kecamatan Ngambon.
"Beruntung, kobaran api dapat segera dipadamkan oleh warga setempat, sehingga apinya tidak sempat menjalar. Korban Jiwa nihil, korban diperkirakan menderita kerugian material sebesar 15 juta rupiah," kata Kapolsek.
Kebakaran yang menghanguskan atap rumah milik Sukarti (56), warga Dusun Gondang Desa Nglampin Kecamatan Ngambon Bojonegoro, Selasa (27/08/2019)
Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, Sukirno SSos, bahwa kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, sementara Dinas Kebakaran Pos Ngambon menerima laporan pukul 13.59 WIB dan petugas sampai di lokasi kejadian pukul. 14.45 WIB.
"Saat petugas pemadam datang keadaan api sudah berhasil di padamkan oleh warga sekitar," tuturnya
Sukirno juga menyampaikan bahwa kendala yang dihadapi petugas adalah jalan menuju lokasi tidak bisa di lewati mobil pemadam.
"Selain itu, juga terkendala signal HP sehingga warga terlambat menghubungi pos pemadam kebakaran." tuturnya. (red/imm)