Peristiwa Kebakaran
Diduga Akibat Pembakaran Sampah, Kandang Milik Warga Ngambon Bojonegoro Terbakar
Sabtu, 05 Oktober 2019 17:00 WIBOleh Tim Redaksi Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro (Ngambon) - Kebakaran menghanguskan kandang milik Mualim (44), warga Desa Ngambon RT 006 RW 002 Kecamatan Ngambon Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (05/10/2019) sekira pukul 11.45 WIB.
Dugaan sementara, penyebab kebakaran atau sumber api, berasal dari percikan api pembakaran sampah di samping kandang korban.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut, namun akibat kejadian tersebut korban diperkirakan menderita kerugian material sebesar Rp 5 juta.
Petugas bersama warga saat berupaya memadamkan kebakaran kandang milik Mualim (44), warga Desa Ngambon RT 006 RW 002 Kecamatan Ngambon Bojonegoro, Sabtu (05/10/2019)
Kapolsek Ngambon, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Supriono, saat dikonfirmasi awak media ini membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait kebakaran yang menimpa kandang kambing milik Mualim (44), warga Desa Ngambon RT 006 RW 002 Kecamatan Ngambon Kabupaten Bojonegoro.
Petugas bersama warga saat berupaya memadamkan kebakaran kandang milik Mualim (44), warga Desa Ngambon RT 006 RW 002 Kecamatan Ngambon Bojonegoro, Sabtu (05/10/2019)
Adapun kronologi kejadian tersebut bermula pada awalnya saksi Suroso, tetangga korban, melihat ada kobaran api di sekitar tower salah satu operator telepon seluler (BTS) yang berada di dekat rumah korban, sehingga saksi segera memberitahu warga sekitar sambil melaporkan kejadian tersebut pada aparat setempat dan pihak pemadam kebakaran.
Tidak lama berselang, datang satu unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Kebakaran Pos Ngambon, dan langsung melakukan upaya pemadaman.
"Kobaran api dapat segera dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran dengan dibantu warga setempat, sehingga apinya tidak sempat menjalar." kata Kapolsek mengimbuhkan.
Dugaan sementara, penyebab kebakaran atau sumber api berasal dari percikan api pembakaran sampah di samping kandang milik korban.
"Korban Jiwa nihil, korban diperkirakan menderita kerugian material sebesar 5 juta rupiah," kata Kapolsek. (red/imm)