News Ticker
  • DMI Bojonegoro Gelar Musda Lima Tahunan, Evaluasi Kepengurusan dan Siapkan Regenerasi
  • Jaga Keandalan Jalur Rel, PT KAI Lakukan Perbaikan Geometri Perlintasan Sebidang Bayeman Baureno
  • Malu Anaknya Hamil di Luar Nikah, Ibu di Balen, Bojonegoro Nekat Aborsi Pakai Obat Tukak Lambung
  • Gubernur Khofifah Pastikan Pasokan Biosolar di Jawa Timur Aman
  • Cara Mudah Membedakan Batuk Flu Biasa dengan Gejala Awal TBC Menurut Praktisi Kesehatan
  • 29 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 29 Juni 2026
  • Film The Furious Sajikan Cerita Berbalut Seni Bela Diri Pemicu Adrenalin
  • Pembangunan Pasar Kota Bojonegoro Senilai Rp78 M Mulai Dikerjakan Pekan Kedua Juli 2026
  • Menilik Tradisi Ngopi dari Sisi Medis, Khasiat Jangka Panjangnya, dan Sisi Gelap Kafein bagi Tubuh
  • 28 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 28 Juni 2026
  • Kenali Enam Kebiasaan Sepele yang Diam-Diam Bisa Merusak Organ Ginjal Menurut Ahli Urologi
  • Pantes Budal Volume 6 Sajikan Pertunjukan Seni Reog Malam Nanti
  • Rahmat Junaidi dari Inspektorat Bojonegoro Sabet Penghargaan ASN Inspiratif dan Berintegritas dari BKN
  • 27 Juni dalam Sejarah
  • Gagal Mendahului di Jalur Balen-Bojonegoro, Pengendara NMax Tewas Usai Adu Banteng dengan Truk
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 27 Juni 2026
  • Difabel Bojonegoro Pasok Ratusan Komponen Tas Rajut untuk Industri Nasional
  • Jangan Abai, Sinyal Halus Tubuh Kerap Kali Dikira Penyakit Ringan Ternyata Tanda Awal Kanker
  • Optimistis Capai Target Pertumbuhan Ekonomi Delapan Persen, Pemprov Jatim dan Bank Indonesia Pacu Lonjakan Investasi Daerah
  • Pemkab Bojonegoro Terapkan Verifikasi Berlapis Data Penerima Bansos Stunting, Anggaran Dua Ratus Juta Lebih
  • Dinpora Bakal Gelar Workshop Upscale Video Produk Buat Wirausahawan Muda, Catat Tanggalnya
  • 26 Juni dalam Sejarah
MOU Pembangunan dan Pengembangan Bandara Ngloram Blora Ditandatangani

MOU Pembangunan dan Pengembangan Bandara Ngloram Blora Ditandatangani

Jakarta - Proses pembangunan dan pengembangan Bandar Udara (Bandara) Ngloram Kabupaten Blora yang dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia, dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Blora akan berlanjut pada tahun 2020 mendatang.
 
 
 
 
Guna mempersiapkan kelanjutan pembangunan dan pengembangan bandara di tahun depan, Kemenhub bersama Pemprov Jateng dan Pemkab Blora pada Jumat (18/10/2019) laksanakan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepakatan bersama.
 
Penandatanganan dilaksanakan di Hotel Borobudur Jakarta, oleh Direktur Jendral Perhubungan Udara, Polana Banguningsih Pramesti; bersama Gubernur Ganjar Pranowo yang diwakili Kepala Dinas Perhubungan Jateng, Ir Satriyo Hidayat; dan Bupati Blora Djoko Nugroho. Disaksikan langsung oleh Menteri Perhubungan, Ir. Budi Karya Sumadi.
 
 
 

Penandatanganan MOU antara Dijen Perhubungan Udara, Polana Banguningsih Pramesti; bersama Gubernur Jateng yang diwakili Kepala Dinas Perhubungan Jateng, Ir Satriyo Hidayat; dan Bupati Blora Djoko Nugroho. Disaksikan Menteri Perhubungan, Ir. Budi Karya Sumadi. di Jakarta. Jumat (18/10/2019)

 
Menhub Budi Karya Sumadi dalam sambutannya mengapresiasi adanya penandatanganan MoU pembangunan dan pengembangan bandara ini.
Menurutnya, pemerintah memang sedang berkomitmen untuk meningkatkan perhubungan dan konektivitas antar daerah guna mendukung peningkatan ekonomi. Salah satunya Bandara Ngloram terebut. Nantinya, Bandara Ngloram berada di tengah antara Semarang, Surabaya dan Solo, sangat berpotensi untuk dikembangkan.
 
"Saya harap pemerintah daerah bisa ikut mendukung pengembangan pembebasan lahannya. Apalagi Kemenhub telah menyelenggarakan sayembara desain yang hasilnya sangat unik sesuai potensi daerah Blora. Kami targetkan 2020 akhir sudah jadi semuanya," ucap Menteri Budi Karya Sumadi.
 
 
 

Desain (layout) pembangunan dan pengembangan Bandar Udara (Bandara) Ngloram Kabupaten Blora.

 
Gubernur Ganjar Pranowo yang diwakili Ir Satriyo Hidayat menyambut baik adanya penandatanganan MoU ini. Pihaknya siap mengawal dan membantu Pemkab untuk pembebasan lahan nya.
 
Begitu juga dengan Bupati Djoko Nugroho, baginya ini merupakan kabar baik yang harus disambut dengan positif.
 
"Terimakasih kepada Pak Menteri Perhubungan yang telah memberikan perhatian besar untuk Bandara Ngloram. Bandara ini nantinya akan saya namakan Bandara Aryo Penangsang, raja Kerajaan Jipang yang dulu berada di wilayah Kecamatan Cepu, Blora," kata Bupati.
 
 
 
 
Menurut Bupati, Blora tidak terletak di jalur utama pantura maupun jalur selatan, juga jauh dari pusat pemerintahan, sehingga tidak diminati investor.
 
Ia mencontohkan bahwa dari Jakarta ke Semarang satu jam, Jakarta ke Solo satu jam, Jakarta ke Surabaya satu setengah jam, begitu cepat naik pesawat. Giliran menuju Blora, dari ketiga kota besar itu harus menempuh perjalanan darat lebih dari 3 jam.
 
"Dengan adanya Bandara Ngloram ini semoga akses ke Blora semakin mudah dan membuka pintu investasi selebar lebarnya. Kita akan dukung penuh," kata Bupati melanjutkan.
 
 
 

Desain (layout) pembangunan dan pengembangan Bandar Udara (Bandara) Ngloram Kabupaten Blora.

 
Turut hadir jajaran pejabat terkait dari Kementerian Perhubungan, Direktorat Perhubungan Udara, dan OPD terkait dari Pemprov Jateng. Sedangkan dari Pemkab Blora, turut mendampingi Bupati, Sekda Komang Gede Irawadi SE, M.Si, Kepala Dinrumkimhub Pratikto Nugroho, Kepala Bappeda Samsul Arief, Kepala BPPKAD Maskur, Kabag Tata Pemerintahan Kiswoyo, Kabag Humas Protokol Mulyowati, dan Kasubag Bantuan Hukum, Slamet Setiono.
 
Untuk diketahui, pada tanggal 30 September 2019 lalu Kemenhub juga telah melaksanakan rakor optimalisasi pembangunan Bandara Ngloram yang dipimpin Sesditjen Perhubungan Udara, Nur Isnin Istiartono, bersama Wakil Bupati Blora H. Arief Rohman, M.Si dan beberapa OPD terkait Pemprov Jateng dan Pemkab Blora, yang mendorong agar segera dilakukan penandatanganan MoU bersama.
 
 
 
 
Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun dari Satker Bandara Ngloram, Yoga Komala, hingga saat ini proses pembangunan dan pengembangan Bandara Ngloram di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora masih terus berjalan dengan target hingga akhir tahun 2019 sudah bisa didarati pesawat charter jenis ATR 42 atau ATR 72.
 
Sedangkan untuk tahun 2020 menurut informasi akan dilanjutkan dengan perpanjangan landasan pacu dari 1200 meter menjadi 1600 meter, turning area, marking, rekonstruksi apron, pembuatan jalan masuk bandara, pembangunan gedung terminal penumpang, pembangunan tempat parkir, gedung kantor dan sejumlah pengadaan kendaraan operasional. Sehingga pada akhir 2020 siap didarati pesawat komersil.
 
Selain MoU tentang Pembangunan dan Pengembangan Bandara Ngloram, pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan MoU tentang Pembangunan dan Pengembangan Bandara Dewandaru Karimunjawa, Kabupaten Jepara. (teg/imm)
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1782737528.5235 at start, 1782737528.995 at end, 0.47148609161377 sec elapsed