News Ticker
  • ODP di Blora Kembali Berkurang Tersisa 448 Orang, PDP dan Positif Nihil
  • Tiga Hari Berturut-Turut, ODP di Bojonegoro Turun Tinggal 53 Orang, PDP dan Positif Nihil
  • Inilah 109 Desa yang Kepala Desanya Baru Dilantik Bupati Bojonegoro Melalui Video Conference
  • Bupati Bojonegoro Kembali Lantik 109 Kepala Desa, Melalui Video Conference
  • Kunjungi Puskesmas Temayang, Bupati Bojonegoro Beri Nama Bayi yang Baru Lahir
  • Tangkal Covid-19, Polisi di Bojonegoro Diberi Vitamin dan Extra Fooding
  • Jumlah ODP di Blora Berkurang Jadi 469 Orang, PDP dan Positif Nihil
  • Jumlah ODP di Kabupaten Bojonegoro Kembali Turun Jadi 55 Orang, PDP dan Positif Nihil
  • Motor Tertabrak Truk di Baureno Bojonegoro, 2 Orang Pelajar Pengendara Motor Luka-Luka
  • Tenggelam di Embung, Petani Warga Kepohbaru Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Kedua Korban Tenggelam di Sungai Besuki Balen Bojonegoro Ditemukan Meninggal Dunia
  • Diterjang Angin, Rumah Warga Sumberrejo Bojonegoro Roboh, Kerugian Capai Rp 35 Juta
  • Salah Satu Korban Tenggelam di Balen Bojonegoro Ditemukan Meninggal Dunia
  • Lokasi Penampungan Sementara Pedagang Pasar Sroyo Bojonegoro, Tergenang Banjir
  • Kabar Baik, Jumlah ODP di Bojonegoro Kembali Turun Tinggal 56 Orang, PDP dan Positif Nihil
  • Update Covid-19: Jumlah ODP di Blora Masih Bertambah Jadi 473 Orang, PDP dan Positif Nihil
  • Belum Ditemukan, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian Koban Tenggelam di Balen Bojonegoro
  • Diduga Serangan Jantung, Pedagang Sayur Keliling di Baureno Bojonegoro Meninggal di Jalan
  • 6 Anak Jalanan di Perempatan Sumberrejo Diamankan Satpol PP Bojonegoro
  • EMCL Serahkan Bantuan Penyemprot Desinfektan dan Thermo Gun
  • Banjir di Temayang Bojonegoro, 10 Hektare Tanaman Padi Siap Panen Tergenang
  • Belum Ditemukan, Pencarian Koban Tenggelam di Balen Bojonegoro Sementara Dihentikan
  • 2 Remaja di Balen Bojonegoro Dilaporkan Tenggelam di Sungai Besuki
  • Jumlah ODP di Kabupaten Bojonegoro Bertambah Jadi 60 Orang, PDP dan Positif Nihil
  • Berduaan di Kamar Kos, Pasangan Bukan Suami Istri di Bojonegoro Diamankan Satpol PP

Menikmati 'Nasi Gulung' di Lokasi Objek Wisata Geopark Teksas Wonocolo Bojonegoro

Bojonegoro - Desa Wonocolo Kecamatan Kedewan Kabupaten Bojonegoro, yang dikenal dengan sumur minyak tua (tradisional), selain menawarkan objek wisata Geo Heritage (Geopark) Teksas Wonocolo, ternyata juga menawarkan kuliner yang unik, yang berbeda dan jarang ditemukan di daerah lain, yaitu 'Nasi Gulung' Wonocolo.
 
 
Saat anda mendengan nama 'nasi gulung', boleh jadi anda membayangkan makanan yang serupa dengan Arem-arem, atau masakan nasi yang dibungkus sedemiakan rupa menggunakan daun pisang, yang didalamnya terdapat isi berupa adonan atau campuran sayuran dengan daging atau ayam, sehingga untuk memakannya tinggal dibuka bungkusnya kemudian disantap.
 
Namun dugaan anda keliru. Nasi Gulung Wonocolo ini, ternyata hanya nasi yang sudah jadi, kemudian dibungkus sedemikian rupa menggunakan daun pisang dan digulung, kemudian kembali dikukus sehingga nasi tersebut memiliki aroma daun pisang yang khas.
 
Sementara untuk lauknya, ada beberapa jenis yang dibungkus terpisah dari nasi gulung tersebut, antara lain sambal teri, rica-rica ayam atau entok, dan oseng-oseng daun pepaya dengan campuran teri.
 
Saat anda berkunjung di lokasi wisaata Geopark Teksas Wonocolo, kuliner yang satu ini mudah anda temukan di warung-warung di sekitar lokasi tambang minyak sumur tua Wonocolo .
 
 
 

Nasi Gulung Wonocolo, makanan khas di objek wisata Geo Heritage (Geopark) Teksas Wonocolo, Desa Wonocolo Kecamatan Kedewan Kabupaen Bojonegoro.

 
Anggi (30) salah seorang pemilik warung di area sumur minyak tua Wonocolo, yang menjual Nasi Gulung, pada Minggu (08/12/2019), kepada awak media ini mengatakan bahwa dirinya jualan kalau ada event saja, namun untuk kebanyakan warung yang ada di lokasi wisata tersebut, berjualan setiap hari.
 
"Saya penjual dadakan. Tapi kebanyakan warung di sini berjualan setiap hari. Menyediakan makanan untuk para pekerja tambang tradisional yang kerjanya 24 jam, silih berganti," tutur Anggi.
 
 
Anggi mengaku di warungnya juga menjual menu makanan atau masakan lain, karena pengunjung yang berwisata di Geopark Teksas Wonocolo, khususnya saat ada kegiatan, kebanyakan dari luar desa atau kecamatan setempat, sehingga dirinya tetap menyedian menu masakan yang dijual pada warung kebanyakan. Namun untuk menu nasi gulung, semua warung di lokasi wisata tersebut pasti menyediakan.
 
Sementara untuk harga per bungkus nasi gulung dengan lauknya, Anggi menjual dengan harga antara Rp 8.000 hingga Rp 10.000, tergantung jenis lauk yang dipilih pembeli.
 
"Nasi Gulung ini tetap menu wajib mas. Tiap kali ada acara seperti ini, saya bisa jual sekitar 30 bungkus," tuturnya mengimbuhkan.
 
 
 
 

Wakil Bupati Bojonegoro, Drs H Budi Irawanto MPd; saat nikmati Nasi Gulung Wonocolo, sebelum membuka kegiatan Festival Geopark ke-2 Teksas Wonocolo 2019. Minggu (08/12/2019)

 
Menurut Heri (35) warga kecamatan setempat, kepada awak media ini mengaku tidak tahu sejak kapan nasi gulung Wonocolo tersebut mulai ada. Ia mengaku sejak kecil sudah mengenal nasi gulung, yang biasa dibawa oleh para pekerja tambang sumur minyak tua tradisional di area tersebut.
 
"Mungkin karena praktis untuk dibawa kemana-mana, karena lokasi sumur tua tempat pekerja kan ada yang di atas bukit dan ada yang di bawah. Jadi nasi bungkus ini menjadi makanan pilihan bagi para pekerja tambang," tutur Heri.
 
Heri menambahkan bahwa para pengunjung objek wisata Geopark Texas Wonocolo tidak perlu kawatir jika ingin menikmati Nasi Gulung Wonocolo, karena makanan yang satu ini banyak ditemukan di warung-warung di area tersebut.
 
"Kalau berkunjung ke Geopark Teksas Wonocolo bisa dicoba Nasi Bungkus khas Wonocolo. Penampilannya yang unik dengan dibungkus daun pisang dan lauknya yang khas masakan pedesaan, dengan sambel yang pedas, sangat cocok bagi anda yang suka masakan pedas," tutur Heri.
 
 
Hal senada juga disampaikan salah satu anggota Pposramil Kedewan, Peltu Ali Mukson, bahwa dirinya mengenalnya Nasi Gulung sudah sejak lama, karena makanan yang satu ini sudah ada sejak jaman dulu dan menjadi makanan andalan bagi para penambang.
 
"Dari penampilanya yang simpel, Nasi Gulung ini bisa dibawa ke mana-mana, untuk dijadikan bekal para penambang yang menambang minyak tradisional." tuturnya.
 
 
Terpisah, Wakil Bupati Bojonegoro, Drs H Budi Irawanto MPd; sebelum membuka kegiatan Festival Geopark ke-2 Teksas Wonocolo 2019, ditemui awak media ini di Rumah Singgah Geopark Wonocolo, yang saat itu sedang yang juga menikmati sajian Nasi Gulung Wonocolo menyampaikan bahwa Nasi Gulung Wonocolo rasanya cukup lezat dan gurih
 
Wakil Bupati berharap, makanan khas Nasi Gulung Wonocolo tersebut dapat dikenalkan lebih luas kepada masyarakat, agar masyarakat tahu bahwa di lokasi wisata Geopark Teksas Wonocolo tesebut ada makhana khas yang layak untuk dinikmati.
 
"Saya harap semua pihak dapat memperkenalkan sekaligus mempromosikaan nasi gulung tersebut lebih luas lagi. Ini lho makanan khas tradisional Wonocolo," tutur Wakil Bupati Budi Irawanto. (red/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

InsertLive Covid Campaign: Kampanye Lawan Corona

#MediaLawanCovid19

InsertLive Covid Campaign: Kampanye Lawan Corona

#MediaLawanCovid19 kembali meluncurkan konten edukasi bersama, salah satunya melalui video, pada Minggu (29/03/2020) . Kampanye besar kedua ini dilakukan untuk ...

Berita Video

Cegah Corona, Polisi di Bojonegoro Ciduk Belasan Pemuda Saat Berkumpul di Warung Kopi

Berita Video

Cegah Corona, Polisi di Bojonegoro Ciduk Belasan Pemuda Saat Berkumpul di Warung Kopi

Bojonegoro - Aparat Kepolisian Resor (Polres Bojonegoro) mulai bertindak tegas, dalam upaya mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) khususnya di Kabupaten ...

Teras

Mempertanyakan Keseriusan Manajemen Persibo Bojonegoro #2

Mempertanyakan Keseriusan Manajemen Persibo Bojonegoro #2

DALAM tulisan sebelumnya, untuk kembali membangun Persibo, menurut penulis paling tidak ada tiga hal utama yaitu, pertama aspek legalitas, kedua ...

Opini

Tuntas Stunting Untuk Investasi Bangsa

Opini

Tuntas Stunting Untuk Investasi Bangsa

"Tulisan ini menyembung tulisan saya terdahulu terkait penanganan stunting atau tengkes." Dari riset gizi tahun 2019, di Indonesia besaran prevalensinya ...

Quote

Pendekatan

Quote

Pendekatan

Seorang kepala sekolah selalu datang 30 menit sebelum jadwal pelajaran dimulai atau pintu gerbang ditutup untuk memberi salam, berjabat tangan ...

Sosok

13 Tahun Tak ada Kabar, Sri Naning Wahyu Kurniawati, TKI Asal Blora Ini Akhirnya Pulang

Sosok

13 Tahun Tak ada Kabar, Sri Naning Wahyu Kurniawati, TKI Asal Blora Ini Akhirnya Pulang

Blora - Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Blora, pada Jumat (17/01/2020), menerima kepulangan Sri Naning Wahyu Kurniawati (26) ...

Eksis

Komunitas Otomotif di Bojonegoro Gelar Bakti Sosial pada Warga Terdampak Bencana di Sekar

Komunitas Otomotif di Bojonegoro Gelar Bakti Sosial pada Warga Terdampak Bencana di Sekar

Bojonegoro - Komunitas otomotif yang tergabung dalam Suzuki Jimny Katana Indonesia (SKIN) Chapter Bojonegoro dan Indonesia Off-Road Federation (IOF) Pengcab ...

Infotorial

Zumba Party, Dalam Rangka HUT Aston dan Fave Hotel Bojonegoro Berlangsung Meriah

Zumba Party, Dalam Rangka HUT Aston dan Fave Hotel Bojonegoro Berlangsung Meriah

Bojonegoro - Zumba Party, sebagai rangkaian Road to Anniversary Aston Bojonegoro City Hotel and Fave Hotel Sudirman Bojonegoro, dalam rangka ...

Berita Foto

Bupati Bojonegoro Gelar Video Conference Terkait Virus Corona

Berita Foto

Bupati Bojonegoro Gelar Video Conference Terkait Virus Corona

Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah pada Kamis (19/03/2020) siang, bertempat di Command Center Gedung Pusat Informasi Publik (PIP) Kabupaten ...

Feature

Tradisi Nyadran di Desa Napis Tambakrejo Bojonegoro, Kearifan Lokal yang Masih Dilestarikan

Tradisi Nyadran di Desa Napis Tambakrejo Bojonegoro, Kearifan Lokal yang Masih Dilestarikan

Bojonegoro - Sebagian masyarakat Desa Napis Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro pada Jumat (07/02/2020) pagi, menggelar tradisi Nyadran atau Manganan, dengan ...

Religi

Sinta Nuriyah dan Khofifah, Hadiri Pengajian Akbar di Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro

Sinta Nuriyah dan Khofifah, Hadiri Pengajian Akbar di Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro

Bojonegoro - Nyai Dr HC Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Istri Presiden RI ke-4, Almarhum KH Abdurrahman Wahid; Gubernur Jawa ...

Pelesir

Wakil Bupati Resmikan Wisata Edukasi Kebun Anggur Blora

Wakil Bupati Resmikan Wisata Edukasi Kebun Anggur Blora

Blora - Kabupaten Blora kini punya Wisata Edukasi Kebun Anggur, yang berloksi di Kelurahan Kunden Kecamatan Blora Kota. Kebun anggur ...

Hiburan

Cak Nun bersama Kyai Kanjeng Meriahkan Full Moon Festival di Negeri Atas Angin Bojonegoro

Full Moon Festival #2

Cak Nun bersama Kyai Kanjeng Meriahkan Full Moon Festival di Negeri Atas Angin Bojonegoro

Bojonegoro - Full Moon Festival kembali digelar untuk yang kedua kalinya, Selasa (10/03/2020) malam, di puncak di Negeri Atas Angin ...

Statistik

Hari ini

279 kunjungan

388 halaman dibuka

0 pengunjung online

Bulan ini

107.007 kunjungan

157.003 halaman dibuka

Tahun ini

1.162.931 kunjungan

1.673.219 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 475.042

Indonesia: 8.242

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

1586197241.8874 at start, 1586197242.0443 at end, 0.15690112113953 sec elapsed