Bantuan Langsung Tunai (BLT)
Pemkab Bojonegoro Mulai Lakukan Pencairan BLT di Kecamatan Kalitidu
Senin, 04 Mei 2020 12:00 WIBOleh Dan Kuswan SPd Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) pada Senin (04/05/2020), mulai lakukan pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap pertama untuk 5 desa di wilayah Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro.
Total ada sebanyak 268 Kepala Keluarga (KK) Penerima BLT DD dari 5 desa yaitu Desa Ngujo, Desa Brenggolo, Desa Panjunan, Desa Pumpungan, dan Desa Grebegan.
Masyarakat yang masuk dalam daftar keluarga penerima manfaat tersebut masing-masing mendapat Rp 600 ribu per bulan per keluarga selama tiga bulan, sehigga total per keluarga penerima akan mendapatkan Rp 1,8 juta.
Pencairan BLT tersebut berlangsung di Pendapa Kecamatan Kalitidu, dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Petugas dari Bank Jatim, Pendamping Desa, Muspika Kecamatan Kalitidu, Kepala Desa dan Perangkat dari 5 desa tersebut, serta masyarakat para peneriman BLT.
Warga Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, saat lakukan pencairan BLT di pendapa Kecamatan Kaltiidu. Senin (04/05/2020).
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Machmuddin AP MM, kepada BeritaBojonegoro menuturkan bahwa Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat Bojonegoro hari ini mulai dibayarkan.
"Pencairan di Kecamatan Kalitidu ini yang pertama. Sore ini juga ada pencairan di Kecamatan Sekar dan Temayang. Secara bertahap akan terus dilaksanakan pencairan di seluruh desa di Kabupaten Bojonegoro," kata Machmuddin.
Machmuddin menjelaskan bahwa penerima BLT dari Dana Desa merupakan mereka yang tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial lain dari pemerintah pusat, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Paket Sembako, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) lain, hingga Kartu Prakerja.
"BLT ini untuk mengurangi beban masyarakat desa di tengah tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19)," kata Machmuddin.
Mahmuddin berharap agar desa-desa yang belum mengajukan daftar pencairan BLT tersebut, agar segera mengirimkan daftar permohonan pencairan. " Sampai hari ini sudah 196 desa yang datanya sudah masuk. Kita harap seluruh desa segera mengajukan pencairan," kata Machmuddin.
Camat Kalitidu Imam Wahyu Santoso mengatakan bahwa ada 268 Kepala Keluarga (KK) penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) dari 5 desa di Kecamatan Kalitidu, mulai dicairkan.
Adapun rinciaanya Desa Ngujo sebanyak 69 KK, Desa Brenggolo sebanyak 50 KK, Desa Panjunan sebanyak 35 KK, Desa Pumpungan sebanyak 59 KK, dan Desa Grebegan sebanyak 55 KK.
"Pencairan ini melalui transfer ke rekening para penerima di Bank Jatim. Semoga dengan adanya bantuan BLT ini bisa membantu meringankan beban masyarakat yang ekonominya melemah akibat Covid-19," " kata Imam WS.
Untuk diketahui, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) memberikan bantuan langsung tunai (BLT) untuk mengurangi beban masyarakat desa di tengah tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19).
Masyarakat yang akan masuk pendataan adalah mereka yang kehilangan mata pencarian di tengah pandemi corona dan para penerima tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial (bansos) lain dari pemerintah pusat.
BLT tersebut bersumber dari Dana Desa (DD) dengan ketentuan jika DD-nya di bawah Rp 800 juta, persentasenya sebesar 25 persen. Jika DD-nya Rp 800 juta sampai Rp 1,2 miliar, persentasenya sebesar 30 persen, dan jika DD-nya lebih dari Rp 1,2 miliar, persentasenya sebesar 35 persen. (dan/imm)