News Ticker
  • Bupati Blora Resmikan Gedung Rawat Inap Nusa Indah RSUD dr. Soetojono
  • BPJS Ketenagakerjaan Gandeng PWNU Jatim untuk Perlindungan Pekerja Informal
  • Kaitan Antara Konsumsi Tempe dan Risiko Asam Urat
  • Khofifah Raih Penghargaan Nasional Pengembangan Desa Berkelanjutan 2026
  • Arief Januwarso Nahkodai ICMI Bojonegoro Periode 2026-2031
  • MWCNU Kapas Gelar Lailatul Ijtima di Desa Bogo, Wadah Konsolidasi Anggota
  • Prakiraan Cuaca 26 April 2026 di Bojonegoro
  • 26 April dalam Sejarah
  • Kalender Jawa Hari Ini, Besok Minggu 26 April 2026, Weton Minggu Pon
  • Ghost in the Cell, Fim Terbaru Joko Anwar Penuh Horror Sadis dan Kritik Sosial
  • Bojonegoro Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Percepatan Tanam Serempak dan Inovasi Spiritual
  • TNI Koramil Sukosewu Santuni Nenek Korban Penipuan Modus Haji di Desa Klepek
  • Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Masifkan Program Cek Kesehatan Gratis untuk Deteksi Dini Penyakit
  • Gubernur Jawa Timur Raih Penghargaan Nasional Berkat Penguatan Koperasi Desa dan Hilirisasi Agro
  • Dinas Kominfo Bojonegoro Dorong Kebijakan Berbasis Data Lewat Literasi Statistik
  • Prakiraan Cuaca 25 April di Bojonegoro
  • 25 April dalam Sejarah
  • Kalender Jawa Hari Ini, Besok Sabtu 25 April 2026, Weton Sabtu Paing
  • Jelang Pengoperasian RPH Banjarsari, Pemkab Bojonegoro Gelar Sosialisasi kepada Pelaku Usaha
  • Nggon Sahdu, Inovasi Agrowisata Satu Rumah Satu Pohon Durian di Kecamatan Gondang
  • Pemkab Bojonegoro Perkuat Kapasitas Aparatur Desa Melalui Mitigasi Kekeringan dan Akurasi Data Sosial
  • Kena Tipu Berangkat Haji, Lansia di Sukosewu Rugi Puluhan Gram Emas
  • Kiat Agar Umur Panjang Melalui Kebiasaan Sederhana Setelah Bangun Tidur
  • Gubernur Khofifah Salurkan BBM Gratis dan Sembako Bagi Ojol Perempuan di Malang
Hasil Panen Lebih Menjanjikan, Petani di Bubulan Bojonegoro Pilih Tanam Bawang Merah

Hasil Panen Lebih Menjanjikan, Petani di Bubulan Bojonegoro Pilih Tanam Bawang Merah

Bojonegoro - Sejak 5 tahun lalu, bahkan sebagian lainnya ada yang lebih dari 5 tahun, sejumlah petani di wilayah Desa Candung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro, mulai mengubah pola tanamnya, dari menanam padi atau palawija, beralih ke tanaman bawang merah (barmbang).
 
 
Hal tersebut karena tanaman bawang merah dapat dikembangkan atau tumbuh dengan baik di daerah tersebut. Selain itu, kebutuhan bawang merah masyarakat di Kabupaten Bojonegoro sebagian besar masih didatangkan dari kabupaten lain, sehingga harga bawang merah lebih menjanjikan jika dibanding dengan tanaman palawija lainnya.
 
 
 

Samari (60) petani bawang merah asal Desa Cancung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro, saat memanen tanaman bawang merah ini di sawahnya, Selasa (22/09/2020)

 
Seperti yang dilkukan Samari (60) warga Dusun Krajan Desa Cancung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro, saat ditemui awak media ini di sawahnya, Selasa (22/09/2020), dirinya menaku bahwa sawah miliknya yang berukuran panjang 20 meter dan lebar 10 meter tersebut sejak 5 tahun lalu ditanami bawang merah.
 
"Banyak petani di sini yang beralih tanam bawang merah. Saya malah agak belakangan, karena harganya bagus dan perawatannya relatif mudah,” ujar Samari.
 
 
 
Menurutnya, potensi tanaman bawang merah di desanya cukup bagus, selain cocok untuk dikembangkan di desanya, dalam penjualannya juga relatif mudah karena sudah didatangi pembeli, baik lokal maupun dari luar daerah, yang biasanya dari Brebes, Pati, Nganjuk, dan Jombang. Hanya saja, dengan adanya pandemi Covid-19, sedikit pembeli yang datang di desanya, sehingga para petani harus menjual sendiri hasil panennya ke pedagang besar atau datang langsung ke pasar.
 
"Semoga virus corona ini  segera berahir sehingga harga bawang merah kembali normal dan tidak seperti sekarang ini, harganya tidak menentu, kadang naik kadang turun drastis " kata Samari.
 
Samari juga menyampaikan bahwa untuk panen kali ini, harga jual bawang merah di tingkat petani saat panen kali ini turun tinggal Rp 15 ribu per kilogram, jika dibanding harga tahun lalu yang mencapai Rp 25 ribu per kilogram.
 
"Panen kali ini kurang begitu bagus, namun Alhamdulillah masih laku dan ada keuntungan meski sedikit. Yang penting modal awal kembali agar bisa untuk modal tanam selanjutnya." kata Samari.
 
 
 
Samari mengaku, untuk menggarap lahan miliknya dan pembelian bibit bawang merah, dirinya membutuhkan modal awal sebesar Rp 2,5 juta. Sementara untuk perawatan dan pupuk membutuhkan biaya sekitar Rp 1 juta. Sementara hasil panen bawang merah dari lahan miliknya berkisara antara 500-700 kilogram.
 
"Untuk kendala yang dihadapi petani dalam budidaya bawang merah ini gangguan ulat dan busuk daun. Sedangkan kendala cuaca, baik musim kemarau maupun musim hujan, tidak menjadi masalah bagi tanaman bawang merah.
 
Sementara itu, berdasarkan penelusuran awak media ini, harga jual bawang meah di pasat tradisional Kota Bojonegoro hari ini pada kisaran Rp 25 ribu per kilogram. Harga bawang merah saat ini mengalami kenaikan jika dibanding 3 bulan lalu atau saat jelang perayaan Hari Raya Iduladha, yang mencapai Rp 20 ribu per kilogramnya. (dan/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1777237063.7319 at start, 1777237064.0113 at end, 0.27940487861633 sec elapsed