News Ticker
  • Perkuat Legalitas Aset di Bojonegoro, KAI Daop 8 Terima 18 Sertipikat Elektronik Senilai Rp142,16 Miliar
  • Komitmen Lindungi Pekerja Informal, Bojonegoro Raih Peringkat Ke-2 Jamsostek Award 2026 Jatim
  • Antisipasi Dampak Kemarau Panjang, Pemkab dan Kecamatan Purwosari Petakan 3 Skenario Irigasi Pertanian
  • Buka FGD Raperda Trantibum Linmas, Bupati Setyo Wahono Tegaskan Regulasi Harus Efektif dan Akomodatif Bagi Warga
  • Raker Bersama Komisi II DPR RI, Gubernur Khofifah Minta Keseimbangan LP2B dan Investasi Industri Manufaktur Jatim
  • Peringati Hari Koperasi ke-79, Bupati Setyo Wahono Salurkan 1.000 Paket Sembako di Tambakrejo
  • 16 September: dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro16 September 2026
  • Tidur di Kamar Terang Berdampak Buruk bagi Jantung, Studi Temukan Risiko Penebalan Otot Jantung
  • Hadiri Forum Bersama Menko AHY, Gubernur Khofifah Paparkan Inovasi Permata Jatim dan Sikawanku Penanganan Kawasan Kumuh
  • RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Hadirkan Layanan MRI 3 Tesla dan MSCT 256 Slice
  • Bupati Blora Sambangi ID FOOD demi Optimalkan Sektor Pertanian dan Peternakan
  • Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal, Disperinaker Bojonegoro Fasilitasi Pendaftaran Merek Gratis bagi Pelaku IKM
  • Hadiri Rakor Bersama Menko IPK AHY, Bupati Blora Siap Perluas Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu
  • Tingkatkan Resapan Air, DLH Bojonegoro dan EMCL Gelar Kampanye Biopori di Padangan
  • 15 September dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 15 September 2026
  • Dari Peserta Magang Menjadi Operator, Kisah Anak Bojonegoro di Lapangan Gas JTB
  • Seni Memimpin di Zona Tak Diketahui: Panduan Penting Bagi Pemimpin Perusahaan
  • Mata Kedutan, Ini Penjelasan Dokter Mata Soal Penyebabnya
  • 14 September dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 14 September 2026
  • Karnaval HUT Kemerdekaan RI Desa Wadang, Ngasem, Bojonegoro Tampilkan Keragaman Budaya
  • Wakil Kepala BGN Copot Kepala Dapur dan Suspend Permanen SPPG Sukorejo 2 Blora Buntut Keracunan Siswa,
Pemkab Blora Gelar Rakor, Bahas Anjloknya Harga Gabah dan Distribusi Pupuk Bersubsidi

Pemkab Blora Gelar Rakor, Bahas Anjloknya Harga Gabah dan Distribusi Pupuk Bersubsidi

Blora - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, pada Senin (15/03/2021), menggelar rapat koordinasi (Rakor) membahas harga gabah yang terus anjlok, dan distribusi pupuk bersubsidi jelang musim tanam kedua di wilayah Kabupaten Blora.
 
Dengan digelarnya Rakor tersebut diharapkan dapat diambil langkah-langkah terbaik untuk nasib para petani di Kabupaten Blora.
 
 
Rakor yang digelar di Ruang Pertemuan Setda Blora, dipimpin langsung oleh Bupati Blora, H Arief Rohman SIP MSi, didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati ST MM.
 
Hadir dalam rakor tersebut Forkopimda Blora, Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Blora, Kepala Bulog Blora, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaen Blora, Kepala Dinas perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Blora, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora, Camat se-Kabupaten Blora, serta Distributor Pupuk se-Kabupaten Blora.
 
Bupati menyampaikan keprihatinan atas kondisi harga gabah yang terus turun di masa panen raya saat ini.
Pada kesempatan tersebut Bupati meminta langkah-langkah seperti apa yang dapat dilakukan untuk menyerap panen petani, karena sebagian petani di wilayah Kabupaten Blora saat ini sudah memasuki masa tanam kedua.
 
"“Kami mohon masukannya, dari Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) dan Bulog Blora, tolong beri masukan dan pendapatnya. Harapannya setelah rapat ini dapat diambil rekomendasi terbaik untuk petani di Blora, baik itu untuk penyerapan gabah maupun distribusi pupuk,” kata Arief Rohman
 
 

Bupati Blora, H Arief Rohman SIP MSi, didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati ST MM, saat pimpin Rakor di Ruang Pertemuan Setda Blora. (foto: istimewa)

 
Sementaraitu, Ketua KP3 (Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida) Blora yang juga Sekretaris Daerah Blora, Komang Gede Irawadi SE MSi menyampaikan terimakasih atas respon cepat dari Bupati dan Wakil Bupati Blora dalam menangkap kegelisahan petani atas turunnya harga gabah serta distribusi pupuk di masa tanam kedua.
 
“Kami sangat bersyukur hari ini diadakan rapat. Beberapa kali kami telah membuat jadwal turun ke lapangan. Dan untuk hasil aspirasi warga masyarakat, tolong Kepala Dinas Pertanian untuk memberikan penjelasan soal gabah. Dan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM untuk memberikan penjelasan terkait distribusi pupuknya,” ucap Sekda.
 
 
 
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupten Blora, Ir Reni Miharti MAgr Bus, dalam laporannya menyampaikan beberapa hal terkait lahan panen, hasil gabah kering panen, gabah kering giling, serta beras, di bulan Januari-April 2021.
 
Menurutnya, masa panen raya untuk wilayah Kabupaten Blora jatuh pada bulan ini, dan perhitungan kami sampai dengan bulan April 2021
 
"Total luas lahan panen 58.544 hektare, dengan hasil total 373.453 ton gabah kering panen. Apabila dikonversikan menjadi gabah kering giling total 321.244 ton, dan setelah menjadi beras dihasilkan 205.660 ton,” tutur Reni Miharti.
 
Selanjutnya, Reni menyampaikan bahwa panen saat ini harga gabah cenderung turun dikarenakan musim La Nina yang cenderung basah dan mempengaruhi kadar air .
 
“La Ninayang cenderung basah membuat kadar air tinggi sehingga mempengaruhi harga gabah dengan selisih antara 800 hingga 1.000 rupiah per kilogram. Sementara saat ini adalah puncak panen raya. Dan panen ini merata di hampir seluruh wilayah, baik itu di JawaTengah maupun Jawa Timur,” kata Reni.“
 
 
Terkait dengan pupuk bersubsidi, bahwa saat ini ada beberapa wilayah di Kabupaten Blora yang merupakan lahan milik Perhutani juga membutuhkan pupuk bersubsidi.
 
"Aapabila Bupati berkenan direncanakan pada minggu ini dilakukan pembahasan terkait hal tersebut dengan mengundang 6 ADM Perhutani yang ada di Blora,” kata Reni Miharti.
 
 
 
Sementara itu, Kepala Gudang Bulog Kabupaten Blora, Budi Sulistiyono, menyampaikan bahwa Bulog sebagai mitra pemerintah siap membeli gabah dengan harga Rp. 5.300 per kilogram dengan ketentuan kadar air 14 persen dan kadar hampa atau kotoran 3 persen.
 
“Penyerapan gabah akan kami tindak lanjuti dengan mengadakan rapat serapan gabah dengan 13 mitra bulog yang ada di Blora pada hari Rabu,” kata Budi Sulistiyono.
 
 
Kepala Dinas perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Blora, Sarmidi, menyampaikan bahwa terkait dengan distribusi pupuk bersubsidi yang harus menggunakan kartu tani, pihaknya akan mengadakan koordinasi dengan bank penerbit.
 
“Perihal distribusi pupuk bersubsidi saat ini terkendala dengan belum terbitnya sekitar 25.000 kartu tani, sementara penebusan pupuk bersubsidi harus menggunakan kartu tani. Sehingga, hari ini juga akan kami tindak lanjuti dengan BRI selaku bank penerbit kartu tani,” kata Sarmidi. (teg/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Peserta Magang Menjadi Operator, Kisah Anak Bojonegoro di Lapangan Gas JTB

Dari Peserta Magang Menjadi Operator, Kisah Anak Bojonegoro di Lapangan Gas JTB

Bojonegoro - Delapan tahun lalu, sebanyak 108 putra-putri terbaik Bojonegoro memulai langkah kecil sebagai peserta Program Apprentice SKK Migas bersama ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Operasi Pesta Copet, Sisi Gelap di Tengah Riuk Pesta Musik

Film Operasi Pesta Copet, Sisi Gelap di Tengah Riuk Pesta Musik

Geliat festival musik tidak hanya menghadirkan panggung megah dan alunan nada, tetapi juga menyisakan celah kerawanan bagi para pengunjungnya. Fenomena ...

1789596352.6668 at start, 1789596353.3571 at end, 0.69038891792297 sec elapsed