PDAM Purwosari Kesulitan Tambah Jumlah Pelanggan
Sabtu, 15 Agustus 2015 08:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Purwosari – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Cabang Purwosari kesulitan menambah jumlah pelanggan baru. Saat ini jumlah pelanggan PDAM Cabang Purwosari hanya sekitar 500 rumah tangga. Pelanggan itu tersebar di wilayah Kecamatan Purwosari dan Gayam.
Menurut Kepala PDAM Cabang Purwosari, Ucok Widata, saat ini masih sulit sekali menambah jumlah pelanggan baru. Padahal, kata dia, berbagai upaya telah dilakukan untuk menambah jumlah pelanggan tersebut. “Kesadaran masyarakat untuk berlangganan PDAM masih minim,” ujarnya pada BBC, sapaan BeritaBojonegoro.com, Sabtu (15/08).
Idealnya jumlah pelanggan PDAM Cabang Purwosari itu sekitar 1.500 sampai 2.000 pelanggan. Dengan begitu, bisa menutupi biaya operasional pengambilan, pengolahan, dan penyaluran air. Sebab, PDAM Cabang Purwosari mengambil dan mengolah air baku dari Sungai Bengawan Solo. Biaya pengolahan dan penyaluran air dari sungai lebih tinggi jika dibandingkan dengan pengambilan dan pengolahan dari sumber mata air. Saat ini pengolahan air baku PDAM Cabang Purwosari sekitar 10 liter per detik. Apabila pelanggannya mencapai 1.000 pelanggan maka kebutuhan pengambilan dan pengolahan air sekitar 20 liter per detik.
Namun, kata Ucok Widata, PDAM tidak selalu menjalankan fungsi bisnis akan tetapi juga menjalankan fungsi pelayanan sosial. Ia mencontohkan PDAM Cabang Padangan saja yang sudah berdiri lama hingga kini masih defisit.
Sementara itu, instalasi PDAM Cabang Purwosari yang berada di Desa/Kecamatan Purwosari ini mulai dibangun tahun 2011. Anggaran untuk membangun instalasi PDAM Purwosari itu senilai Rp3 miliar bersumber dari APBN Tahun 2011. Sesuai rencana instalasi PDAM Purwosari itu bisa memenuhi pasokan pelanggan sekitar 1.200 hingga 1.500 pelanggan rumah tangga. (mol/kik)































.md.jpg)






