Dipimpin Bupati Wahono, Pemkab Bojonegoro Gelar Bersih-Bersih Serentak Wujudkan Lingkungan ASRI
Sabtu, 14 Februari 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar kegiatan bersih-bersih bersama yang dipimpin langsung oleh Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah, sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan yang diikuti oleh jajaran Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) dan perangkat daerah ini bertujuan untuk memperkuat budaya gotong royong serta menjaga kebersihan lingkungan di Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan dimulai dengan senam bersama dan apel pagi yang berlangsung di halaman Gedung Putih Pemkab Bojonegoro pada Jumat (13/2/2025). Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas semangat kolaborasi yang ditunjukkan oleh seluruh jajaran pemerintah daerah.
“Hari ini, kita berkumpul untuk melaksanakan kegiatan yang bukan hanya sekedar kerja bakti, tetapi juga sebagai wujud nyata semangat kolaborasi kita untuk mewujudkan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah),” ujar Bupati Wahono.
Ia menambahkan bahwa hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forkopimda yang lalu menegaskan instruksi Presiden agar setiap daerah mengaktifkan kembali kegiatan kerja bakti atau kurve, yang merupakan budaya luhur bangsa.
Bupati Wahono menjelaskan bahwa kerja bakti dan gotong royong telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia yang harus terus dilestarikan dan diteruskan. Menurutnya, kegiatan ini adalah bentuk perhatian terhadap lingkungan yang perlu dijaga bersama. “Yang penting adalah peduli pada lingkungan sekitar kita, agar tidak hanya bersih tetapi juga sehat dan nyaman untuk kita semua,” tegasnya.
Tidak hanya di tingkat kabupaten, kegiatan kurve juga dilaksanakan serentak di seluruh kecamatan. Para jajaran kecamatan, bersama dengan Polsek dan Koramil, turun langsung ke lapangan untuk membersihkan lingkungan di wilayah masing-masing. Sebagai titik awal, kegiatan ini dipusatkan di Taman Bengawan Solo (TBS), yang menjadi salah satu ikon kota Bojonegoro dan membutuhkan perhatian khusus dalam hal kebersihan dan perawatan.
Usai apel, Bupati, Wakil Bupati, serta jajaran Forkopimda langsung menuju Taman Bengawan Solo untuk melakukan kegiatan bersih-bersih. Tak hanya kawasan taman yang dibersihkan, tetapi juga bibir Bengawan Solo, sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan dan kebersihan kawasan sungai yang menjadi bagian dari identitas Kabupaten Bojonegoro.
Bupati Wahono juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran Forkopimda atas kolaborasi yang terjalin baik dalam kegiatan tersebut. “Terima kasih atas kerja keras dan kebersamaan yang luar biasa. Semoga semangat gotong royong ini bisa terus kita pelihara, seiring dengan kemajuan zaman. Karena kalau bukan kita, siapa lagi yang akan menjaga dan merawat lingkungan kita?” tambahnya.
Bupati berharap bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi bisa menjadi awal dari gerakan gotong royong yang berkelanjutan. “Semoga apa yang kita mulai hari ini menjadi langkah awal untuk kerja bakti dan gotong royong yang terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak pihak di masa depan,” harapnya.
Selain kegiatan bersih-bersih, Pemkab Bojonegoro juga menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Pendopo Malowopati Gedung Pemkab Bojonegoro, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, terutama bagi para peserta kegiatan. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat lebih luas bagi kesehatan dan kesejahteraan warga Bojonegoro.
Dengan berjalannya kegiatan ini, diharapkan Bojonegoro dapat semakin memperkuat budaya gotong royong dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.(red/toh)































.md.jpg)






