Seorang Nelayan Asal Jombang Meninggal di Laut Tuban
Sabtu, 23 Januari 2016 18:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Tuban-Seorang nelayan asal Jombang yang tengah melaut di perairan Tuban, turut Laut Jawa meninggal mendadak, kemarin, Jum’at (22/01). Kejadian itu membuat keempat belas anak buah kapal lainnya terkejut, terlebih sang menantu yang juga turut berada di kapal. Kapal segera menepi di pelabuhan Palang sebelum aktivitas melaut selesai.
Korban bernama Supriyadi (59), warga Desa Gembong Bunder, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang. Dia melaut bersama 14 nelayan lainnya, termasuk memantunya, Rahmad. Menantu korban inilah yang pertamakali mengetahui kematian korban.
Kapolsek Palang, AKP Murni Kamariyah SH, memberikan keterangan kepada beritabojonegoro.com (BBC), peristiwa meninggalnya Supriyadi terjadi petang hari, di perairan sejauh 5 mil dari bibir pantai Palang. Berdasar keterangan Rahmad menantunya, Supriyadi tidur seperti biasanya.
“Saat dibangunkan oleh Rahmad ini tidak bangun-bangun. Dicek nadinya tidak ada. Supriyadi meninggal dunia Kapal langsung ditepikan lalu mereka (nelayan) melapor ke Polsek,” kata AKP Murni, Sabtu (23/01)
Saat hendak dilakukan otopsi, lanjut AKP Murni, keluarga menolak. “Jenazah langsung dibawa pulang ke Jombang untuk dimakamkan,” tandas Kapolsek Palang. (lyn/moha































.md.jpg)






