Kecelakaan Mobil ELF di Kalitidu
PT Jasa Raharja Cairkan Santunan untuk Korban Meninggal dan Luka
Senin, 07 Maret 2016 21:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Seluruh korban kecelakaan mobil ELF di Jalan Raya Bojonegoro-Padangan, turut wilayah Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Minggu (06/03) kemarin, baik yang meninggal dunia maupun luka-luka dipastikan mendapat santunan kecelakaan dari PT Jasa Raharja. Sesuai aturan, santunan untuk masing-masing korban meninggal senilai Rp 25 juta.
Sedangkan untuk korban luka, baik luka ringan maupun luka berat, seluruh biaya pengobatan akan ditanggung dengan sistim Garansi Latter. Santunan biaya pengobatan maksimal senilai Rp 10 juta.
Demikian disampaikan Kepala Humas PT Jasa Raharja Jawa Timur Totok Ery Soekamto saat mengikuti penyelidikan penyebab kecelakaan di lokasi Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, bersama Dirlantas Polda Jatim dan Kapolres Bojonegoro, Senin (07/03) pagi.
"Hari ini langsung kita cairkan. Karena korban meninggal banyak yang warga Blora, nanti kita salurkan melalui Kantor Perwakilan Jasa Raharja Pati," ujar Totok.
Baca berita: 4 Korban Kecelakaan ELF Masih Dirawat di Rumah Sakit
Ada 7 korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut, yaitu Vidi Mahendra (7) alamat Kelurahan Tambakromo, Sofi'i (79), alamat Desa Cabean, Susmiati (35) alamat Desa Tambakromo, Kuntamah (37) alamat Desa Tambakromo, Azizah (15) asal Desa Tambakromo, Zulfa (35) asal Desa Tambakromo, dan Irvan (1) alamat Desa Cabean. Seluruhnya warga Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Ketujuh korban tersebut masing-masing menerima santunan kecelakaan Rp 25 juta.
"Sementara untuk santunan korban luka, nanti yang menagihkan klaimnya pihak rumah sakit. Berapa total biaya berobatnya, semua akan dianggung," imbuhnya.
Ada 4 penumpang yang mengalami luka ringan, yaitu Daffa Arizona (10), Dayis Diwa (5), dan M Bahrul ulum (12), ketiganya beralamat di Desa Getas, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Satu lagi yang luka ringan adalah Mas Dar (40) asal Desa/Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro.
Sedangkan, 4 penumpang yang menderita luka berat, yaitu Toha Mosan (40) asal Desa Cabean, Kecamatan Cepu, Samini (40) asal Desa/Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Siti Nur Qotimah (37), asal Desa Getas, Kecamatan Cepu, dan Suyati (49) asal Desa Getas, Kecamatan Cepu. (mol/tap)
*) Foto tim gabungan melakukan briefing saat penyelidikan penyebab kecelakaan ELF































.md.jpg)






