Dua Kecelakaan Tunggal di Tuban Berujung Maut
Kamis, 17 Maret 2016 21:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Tuban-Dua kecelakaan maut terjadi di Kabupaten Tuban, kemarin, Rabu (16/03). Satu peristiwa adalah kecelakaan tunggal akibat menabrak pohon, dan satunya lagi juga kecelakaan tunggal disebabkan menghindari jalan berlubang.
Informasi yang diterima beritabojonegoro.com (BBC) dari Polres Tuban, kecelakaan tunggal karena jalan berlubang terjadi di Jalan Desa Bunut Kecematan Widang. Kejadiannya, pada pukul 07.30 WIB, Suparno (63) warga Desa Widang RT 03 RW 01 yang memboncengkan Kamim (60) warga desa yang sama, mengendarai motor bernomor polisi S 4828 FG dari arah timur menuju barat dengan kecepatan tinggi.
Setibanya di tempat kejadian, korban bermaksud menghindari lubang di jalan. Namun karena lajunya terlalu kencang, korban tidak bisa menguasai kendaraan. Motor oleng ke kiri dan langsung jatuh di jalan.
Kasubbag Humasn Polres Tuban AKP Elis Suendayati mengatakan, korban langsung meninggal di tempat kejadian. “Akibatnya, yang dibonceng, Kamim, meninggal dunia di tempat. Sementara Suparno mengalami luka-luka,” terang AKP Elis.
Malam harinya, kecelakaan tunggal menabrak pohon terjadi di Jalan umum Kerek-Wolutengah, tepatnya di Dusun Puter Desa Kedungrejo Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban, pukul 21.35 WIB. Saat itu, Ferdi (22) warga Dusun Sidomulyo Desa Gaji Kecamatan Kerek, sedang memacu motornya Yamaha Vega bernomor polisi S 4863 HK yang berboncengan dengan Karmani (22) warga Dusun Sidodadi Desa Gaji Kecematan Kerek, dari timur menuju barat. Satibanya di tempat kejadian, motor Ferdi tiba-tiba oleng ke kiri dan menabrak pohon di tepi jalan.
“Diduga korban mengendarai motornya sambil mabuk. Sehingga tidak bisa menguasai kendaraannya. Laju motor oleng lalu nabrak pohon. Keduanya juga tidak memakai helm,” terang Kasubbag Humas Polres Tuban AKP Elis Suendayati.
Akibat kecelakaan tersebut, Ferdi meninggal di tempat kejadian sementara temannya yang dibonceng, Karmani, mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
AKP Elis menyampaikan pesan agar pengendara motor meningkatkan kewaspadaannya di jalan raya, sebab kesembronoan bisa berakibat fatal sampai hilangnya nyawa. “Kecelakaan seringkali disebabkan oleh kesembronoan di jalan raya. Tidak perlu ngebut mengendarai motor, apalagi dalam kondisi mengantuk atau mabuk. Resikonya besar,” terang AKP Elis. (lyn/moha)
Foto ilustrasi, okezone.com































.md.jpg)






