Sore Tadi, Ada Bocah 5 Tahun Tenggelam di Bengawan Solo
Senin, 21 Maret 2016 20:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Malo - Peringatan bagi para orang tua agar senantiasa mengawasi putra-putrinya saat bermain di luar rumah, karena musibah bisa menimpa kapan saja. Sebagaimana dialami Ilham (5), bocah warga Desa Kacangan, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, yang pada Senin (21/03) sore sekitar pukul 16.30 WIB diketahui tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo.
Saksi Ulum (17), warga RT 002 RW 001 Desa Kacangan, Kecamatan Malo, dan saksi Kaslan (60), warga RT 001 RW 001 Desa Kacangan, Kecamatan Malo, yang menyaksikan peristiwa tenggelamnya anak tersebut, menuturkan, sekitar pukul 15.30 WIB diketahui ada 2 bocah, yaitu Ridho Aprilio (5), anak dari Yadi (45), warga RT 08 RW 04 Desa Kacangan, Kecamatan Malo, dan Ilham (5), anak dari Saudi (50), warga RT 04 RW 02 Desa Kacangan, Kecamatan Malo, yang sedang bermain di tepian sungai Bengawan Solo.
Sekitar pukul 16.15 WIB, kedua bocah itu tanpa sadar bermain terlalu ke tengah, sehingga keduanya tiba-tiba tidak bisa menguasai diri dan jatuh ke bagian sungai yang lebih dalam. Keduanya lalu terseret arus aliran sungai Bengawan Solo.
Melihat kejadian tersebut saksi Ulum (17) dan saksi Kaslan (60), berusaha menolong kedua anak tersebut. Saksi Ulum (17), hanya berhasil menolong Ridho Aprilio, sedangkan Ilham (5), tidak berhasil diselamatkan dan tenggelam di Bengawan Solo.
Selanjutnya warga sekitar segera membantu melakukan pencarian dan melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak desa dan dilanjutkan ke kepolisian, serta BPBD Kabupaten Bojonegoro.
Kapolsek Malo AKP Wiwin Rusli ketika dikonfirmasi wartawan BBC (beritabojonegoro.com) membenarkan telah terjadi musibah anak tenggelam di Bengawan Solo. Hingga berita ini ditulis, aparat pemerintah desa setempat dibantu warga dan Muspika, masih terus melakukan pemantauan. Namun karena terkendala cuaca yang gelap, pencarian untuk sementara waktu dihentikan.
"Malam ini pencarian hanya difokuskan pada area di sekitar titik dimana bocah tersebut diketahui tenggelam. Itu pun hanya dengan menggunakan lampu senter," jelas AKP Wiwin Rusli.
Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Andhik Sujarwo, kepada BBC menjelaskan, sore tadi telah disiapkan 1 unit perahu karet berikut anggota Tim SAR Gabungan. Namun karena terkendala gelap, pencarian masih belum menggunakan perahu karet. Aktivitas malam ini adalah melakukan pengamatan dari tepian sungai menggunakan lampu sorot.
"Besok pagi akan kita turunkan 2 unit perahu karet berikut Tim SAR, untuk melakukan pencarian," lanjut Andhik.
Berdasarkan pantauan BBC, korban selamat Ridho Aprilio (5) telah berkumpul kembali dengan keluarganya di Desa Kacangan, Kecamatan Malo. Hanya saja kondisi kejiwaannya masih terguncang akibat kejadian sore tadi. (lyn/tap)
*) Foto petugas polisi dan BPBD melakukan pemantauan di tepi bengawan solo































.md.jpg)






