Polisi Silaturahmi dan Proaktif (Positif)
Masyarakat Perlu Berperan dalam Menjaga Ketertiban Lingkungan
Jumat, 08 April 2016 20:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kalitidu - Dengan semakin berkembangnya Bojonegoro seiring gerak cepat industri, dampak negatifnya juga ada, seperti semakin menguatnya pengaruh minuman keras, narkoba dan pornografi. Masyarakat harus bisa menghindari dan mengantisipasi itu, terlebih generasi muda. Hal itu ditegaskan Kapolres Bojonegoro AKBP Hendri Fiuser SIK MHum saat menyampaikan himbauan keamanan setelah shalat jum'at di Masjid Al-Hikmah Desa Leran Kecamatan Kalitidu, siang tadi.
Dalam kegiatan Positif (Polisi Silaturrahmi dan Proaktif) tersebut, Kapolres juga menyampaikan kepada jamaah agar pandai-pandai menjaga keamanan diri dan barang berharga yang dimiliki. Seperti misalnya sepeda motor, agar masyarakat tidak memarkir sembarangan.
"Sebab kejahatan itu bisa jadi timbul karena adanya kesempatan. Jadi masyarakat harus pandai menjaga barang berharga miliknya. Sepeda motor harap diparkir di tempat yang aman dan digembok dobel. Bila malam hari, sebaiknya memarkir motor di dalam rumah. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya curanmor," kata Kapolres di hadapan jamaah.
Kapolres juga berharap kepada masyarakat bila mengetahui adanya judi, untuk tidak segan-segan segera melaporkan perjudian ke Polsek atau Polres sehingga bisa ditindak.
Lebih lanjut, melihat kota Bojonegoro yang bergeser dari agraris ke industri, Kapolres menekankan akan berbagai pengaruh budaya negatif yang masuk seperti minum-minuman keras, narkoba dan pornografi.
"Kita harus lebih berhati-hati terhadap miras, narkoba dan pornografi. Ketiga hal ini secara perlahan akan menghancurkan masa depan generasi muda. Karena itu, selain peran Polisi, perlu peran masyarakat semua untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan," tandasnya.(ver/moha)































.md.jpg)






