Diparkir di Sawah, Mesin Traktor Milik Kelompok Tani di Baureno Digondol Maling
Selasa, 12 April 2016 20:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Kota - Para petani harus lebih waspada saat meletakan alat pertanian di area persawahan mereka. Peristiwa yang terjadi hari ini, Selasa (12/04), bisa dijadikan peringatan. Sebuah mesin traktor merk kubota 8,5 PK milik Gapoktan Tani Harapan Desa Gunungsari Kecamatan Baureno yang diparkir di sawah lenyap digondol maling.
Kejadian tersebut baru diketahui sekira pukul 05.00 WIB pagi tadi, saat salah satu anggota Gapoktan, Ainur Rohim (operator traktor) bermaksud menggunakan traktor tersebut. Mesin yang dioperasikannya sehari-hari itu sudah tidak berada di tempat semula.
Kepada kepolisian sektor Baureno yang menangani kausu tersebut, Ainur Rohim menerangkan, dia terakhir kali menggunakan alat tersebut di area persawahan Dusun Karan Desa Gunungsari Kecamatan Baureno sekitar pukul 18.00Wib kemarin, Senin (11/04). Dia sempat mengecek kondisi traktor sebelum ditinggal pulang ke rumah. Yakin sudah lengkap kemudian ia memarkir traktor itu di area persawahan dan pulang kerumah sekira pukul 20.00 WIB.
Keesokan harinya, atau hari ini, Selasa (12/04), sekira pukul 05.00 WIB, Ainur sangat terkejut ketika mendapati keadaan traktor di depan matanya. Mesin diesel pada traktor tidak ada ditempatnya lagi. Melihat kondisi itu dia segera melaporkan hal tersebut kepada H. Suyanto selaku ketua Gapoktan Tani Harapan dan selanjutnya melapor ke Polsek Baureno.
Usai Menerima laporan dari warga Desa Gunungsari, petugas Polisi di Polsek Baureno segera meluncur ke TKP dan melakukan olah TKP serta meminta keterangan dari para saksi.
Kapolsek Baureno AKP Mashadi membenarkan kejadian tersebut. Berdasar keterangan saksi, mesin diesel dicuri dari badan traktor dengan cara melepas bautnya. Kerugian materi dari peristiwa ini sebesar Rp 10 juta.
Dia mengimbau saat ini masyarakat harus lebih berhati - hati ketika meletakkan alat pertaian di area persawahan yang tanpa pengawasan. Selain traktor, juga kendaraan, agar diparkir dengan aman dan dikunci dobel, sebisa mungkin di dalam rumah atau ruangan yang terkunci.
“Kami himbau kepada masyarakat agar membawa pulang traktor supaya tidak dicuri maling, namanya di sawah tidak ada yang menjaga, meskipun kasus seperti ini di Baureno sendiri baru pertama kali terjadi," terang AKP Mashadi kepada BBC. (pin/moha)































.md.jpg)






