News Ticker
  • 24 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro24 Oktober 2026
  • Semarakkan HJB ke-349, Pemkab Bojonegoro Gelar Bojonegoro Youth Festival 2026 dan Bagikan 600 Voucher Gratis
  • Rumah Warga Kapas, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai Rp 100 Juta
  • Bojonegoro Ikuti Verlap Penyelenggaraan PUG, Buktikan Program Berbasis Kesetaraan Gender
  • Kunjungi Ponpes Al-Fatimah, Kapolres Bojonegoro Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja
  • Kasus Stunting pada Bayi di Blora Jadi Perhatian, Wabup Sri Setyorini Tekankan Pencegahan Sejak Dini
  • Kukuhkan Pengurus IPSM Blora 2026–2031, Bupati Arief Rohman Minta Persoalan Sosial Cepat Teratasi
  • Boleh Dikonsumsi Harian, Ini Aturan BPOM dan Dokter Gizi Soal Penggunaan Susu Kental Manis
  • Cegah Risiko Cyberbullying Hingga Eksploitasi, Pemkab Bojonegoro Sosialisasi PP Tunas dan Program Perisai Anak
  • 23 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 23 Oktober 2026
  • Upacara Peringatan HSN 2026 Pemkab Bojonegoro Digelar di Alun-Alun, Bupati Wahono Bacakan Amanat Menag
  • Mitos Cabut Gigi Atas Bikin Buta: Penjelasan Medis dan Anatomi Organ
  • 10 Ribu KUpon Kuliner Gratis untuk Warga Disediakan di Bojonegoro Bahagia Car Free Night
  • 22 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Kecelakaan di Kapas, Bojonegoro, Seorang Pengendara Motor Meninggal Dunia
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 22 Oktober 2026
  • Nantikan Pertunjukan Sandur pada Bojonegoro Bahagia Car Free Night di Alun-Alun
  • Dukung Atlet Muda, Kapolres Bojonegoro Lepas Kontingen PBV BOMA Berlaga di Kejurprov U-19 Jombang
  • BNC Ditiadakan, Pemkab Gelar Bojonegoro Bahagia Car Free Night dan Panggung Seni
  • Kecelakaan di Balen, Bojonegoro, Truk Muat Mesin Kombi Tabrak Mobil Penumpang
  • Bupati Blora Berangkatkan Kontingen Atlet Porprov Jateng 2026, Targetkan 6 Besar dan Janjikan Bonus bagi Peraih Medali
  • Kirim 237 Atlet di 37 Cabor, Blora Siap Berlaga di Porprov Jateng 2026
Polisi Temukan Ada Bekas Penganiayaan pada Jasad Korban

Penemuan Mayat Perempuan di Sungai Bengawan Solo

Polisi Temukan Ada Bekas Penganiayaan pada Jasad Korban

Oleh Betty Aulia

Kota - Tim Identifikasi Polres dan tim dokter RSUD Sosodoro Djatikusumo Bojonegoro menemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada jasad perempuan tak dikenal yang ditemukan mengapung di Sungai Bengawan Solo, Kamis (14/04) pagi. Tanda bekas penganiayaan itu diketahui setelah dilakukan proses otopsi di kamar jenazah RSUD.

Seperti diberitakan, mayat perempuan tanpa identitas (Mrs X) pagi tadi, sekitar pukul 09.40 WIB, ditemukan dan dievakuasi Tim SAR Gabungan dari BPBD Kabupaten Bojonegoro. Mayat mengapung  di sekitar Tambangan Banjarsari sebelah utara, Kecamatan Trucuk. Setelah diangkat, mayat dibawa ke kamar jenazah RSUD Sosodoro Djatikusumo. Proses otopsi mayat dilakukan sekitar setengah jam, mulai pukul 13.45 WIB.

Baca berita: Tim SAR Evakuasi Mayat Mrs X yang Hanyut di Bengawan Solo

Menurut Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Sujarwanto SH, pada jasad korban ditemukan adanya bekas kekerasan fisik. Terbukti pada bagian kepala dalam kondisi pecah. Hal ini dapat diakibatkan pukulan benda tumpul dan dilakukan lebih dari satu kali.

"Kondisi bagian kepala pecah ini dimungkinkan pada awalnya hanya keretakan saja akibat pukulan benda tumpul. Namun karena mengalami proses pembusukan sehingga kepala korban mengalami pengelupasan," tutur AKP Sujarwanto kepada beritabojonegoro.com.

Lebih lanjut, AKP Sujarwanto menuturkan, selain ditemukan kondisi bagian kepala yang pecah, pada jasad korban juga terdapat luka lebam pada bagian dada sebelah kiri, paha bagian kiri, lutut bagian kiri, dan betis bagian kiri.

Ada pun ciri-ciri yang berhasil dikantongi pihak berwajib adalah korban berjenis kelamin perempuan, kondisi telanjang, tinggi badan 155 centimeter, rambut ikal warna hitam, gigi rata, wajah oval, dan kulit sawo matang. Korban tidak dalam keadaan hamil, dan dipastikan sudah pernah melahirkan. Pada bagian jari telunjuk korban sebelah kiri terdapat cicin putih melingkar.

"Ya, kita lihat dari postur tubuhnya bisa diperkirakan usia korban masih antara 17 sampai 20  tahun," jelasnya.

Melihat kondisi jenazah yang sudah membusuk, diperkirakan korban sudah meninggal sekitar 4 hari lalu. Korban juga diperkirakan bukan warga dari wilayah Bojonegoro. Namun demikian, saat ini pihak Polres Bojonegoro terus melakukan penyelidikan motif kematian korban, hingga identitasnya bisa ditemukan. (ety/tap)

 

*) Foto jasad korban diotpsi tim dokter dan tim identifikasi polres di kamar jenazah

Banner Ucapan HJB ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Bojonegoro Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Gumregah Tani Bojonegoro Festival (Gutanbo Fest) 2026 di Alun-Alun Bojonegoro pada Jumat (16/10/2026). Perhelatan dibuka ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Bojonegoro - Bukan sekadar destinasi wisata anyar, Geosite Kedung Lantung di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi ...

Hiburan

Film Digger,  Komedi Satir tentang Kekuatan Konspirasi Pengancam Lingkungan

Film Digger, Komedi Satir tentang Kekuatan Konspirasi Pengancam Lingkungan

Bojonegoro Sutradara kenamaan Alejandro Gonz lez I rritu kembali menggebrak dunia perfilman lewat karya terbarunya berjudul Digger. Mengusung genre komedi ...

1792808347.0725 at start, 1792808348.1265 at end, 1.0540659427643 sec elapsed