Dua Motor Tabrak Tronton, Satu Pengendara Tewas
Senin, 18 April 2016 17:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Tuban - Kecelakaan melibatkan satu truk tronton dan dua sepeda motor terjadi di jalur Pantura, tepatnya di KM 21-22 Jalan Raya Tuban-Bancar, Minggu (17/04) malam. Kecelakaan beruntun tersebut mengakibatkan satu orang tewas di lokasi kejadian. Sementara tiga orang lainnya mengalami luka-luka.
Berdasar data yang dihimpun beritabojonegoro.com (BBC) dari Humas Polres Tuban, menyebutkan, pada Minggu malam itu sekira pukul 22.30 WIB, truk tronton nomor polisi L 9451 UP yang dikemudikan Rapinda (42), warga Dusun Jeruk, Desa Sendang Agung, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, melaju dari arah barat ke timur di Jalan Raya Tuban-Bancar, turut Desa Purworejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, atau depan Kantor PT Bali Age.
Sementara dari arah berlawanan, melaju berurutan depan-belakang dua sepeda motor. Motor di depan bernomor polisi S 3510 GY yang dikendarai Mustofa (23) dengan membonceng Zaky (25), dan motor satunya lagi nomor polisi S 5295 FS yang dikendarai Fuad (25), dengan membonceng Ardiyansah (22). Keempat pemuda ini warga Desa Pabean, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban.
"Kedua sepeda motor melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan tinggi beriringan depan-belakang. Tiba-tiba truk tronton dari arah depan berbelok ke kanan memotong jalan, kemudian terjadilah tabrakan itu," ujar Kasubag Humas Polres Tuban AKP Noersento, Senin (18/04).
Polisi menduga kecelakaan tersebut karena pengemudi truk tronton, yang hendak masuk ke gudang PT Bali Age, kurang memperhatikan arus lalu lintas dari arah depan. "Diduga saat arus lalu lintas masih ramai, sopir tetap berusaha membelok ke kanan masuk gudang," jelas Kasubag Humas yang baru menjalani sertijab pada Kamis (14/04) lalu.
Akibat kecelakaan itu Ardiansyah, Zaky, dan Mustofa, mengalami luka-luka serius dan harus dilarikan ke RSUD Dr Koesma Tuban. Sedangkan satu korban lainnya, Fuad, menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi kejadian. Sayangnya, sopir truk yang takut dengan kejadian itu sempat melarikan diri. Penyidik dari Unit Laka Polres Tuban masih berusaha mencari keberadaan sopir dengan menghubungi pihak keluarga dan manajemen PT Bali Age, tempatnya bekerja.
"Sopir sempat melarikan diri, namun hari ini (Senin, 18/04) sudah menyerahkan diri ke Polres Tuban," kata AIPTU Bambang, selaku penyidik Unit Laka Polres.
Dalam kecelakan ini, sopir harus mempertanggung-jawabkan perbuatannya. Ia harus menanggung kesalahannya hingga mengakibatkan korban jiwa. "Polisi akan segera laksanakan olah TKP guna penyidikan lebih lanjut," imbuhnya. (lyn/tap)































.md.jpg)






