Berangkat Cari Kayu Bakar di Hutan, Seorang Lelaki Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa
Selasa, 19 April 2016 20:00 WIBOleh Betty Aulia
Oleh Betty Aulia
Tuban – Seorang petani asal Desa Sidongati Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam hutan, turut RPH Mulyoagung Kecamatan Singgahan, Selasa (19/04) pagi ini. Lelaki itu bernama Joyo Sapto (55). Dia pamit ke hutan untuk mencari kayu bakar, tapi kembali ke rumah dalam keadaan tak bernyawa.
Berdasar keterangan keluarga, pada pukul 06.00 WIB Joyo berangkat pergi ke hutan untuk mencari kayu bakar, dalam keadaan belum sarapan. Kemudian sekitar pukul 08.00 WIB, Ngarji (55) tetangga Joyo satu desa, berangkat ke hutan seperti hari-hari biasanya. Nah, Ngarji kaget saat menemukan keberadaan sosok tubuh tergeletak di bawah pohon di tepi jalan tengah hutan.
Tanpa pikir panjang, dengan masih menyimpan rasa kagetnya, Ngarji segera melapor kepada petugas Perhutani RPH Mulyoagung, Ikhsan, yang sedang jaga. Selanjutnya keduanya kembali melihat sosok tergeletak tersebut yang ternyata adalah Joyo Sapto. Tak lama kemudian mereka segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Singgahan.
Begitu menerima laporan, petugas Polsek Singgahan segera datang menuju ke TKP untuk melakukan penanganan dan mengevakuasi jenazah. Menurut keterangan Kapolsek Singgahan, AKP Totok Wijanarko, yang mendampingi proses pemeriksaan jenazah di Puskesmas Singgahan mengungkapkan bahwa berdasar pemeriksaan luar, tidak ada tanda-tanda penganiayaan dalam tubuh jenazah Joyo. Diduga korban meninggal dikarenakan serangan jantung.
"Setelah menjalani pemeriksaan, kami tidak menemukan adanya bekas tanda-tanda penganiayaan pada tubuh jenazah," tutur AKP Totok Wijanarko.
Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Nur Sento, menambahkan keterangan kepada beritabojonegoro.com (BBC), pihak keluarga tidak bersedia dilakukan otopsi pada jenazah dengan dikuatkan surat pernyataan bermaterai disaksikan Kepala Desa setempat.
“Korban segera kami serahkan ke keluarga untuk dimakamkan secara terhormat,” kata AKP Nur Sento. (ety/moha)































.md.jpg)






