Pria Ini Meninggal Dunia Usai Cekcok dengan Tetangga
Minggu, 24 April 2016 18:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Trucuk - Seorang warga Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (23/04) sore, tiba-tiba ambruk dan meninggal dunia usai cekcok dengan tetangga. Korban diketahui bernama Dedi Budiarto (45), warga RT 13 RW 02 desa setempat. Kematian Korban diduga akibat terkena serangan jantung.
Menurut informasi di lokasi kejadian, sebelumnya sekitar pukul 12.00 sampai 15.30 WIB, korban diketahui sedang pesta minum tuak di rumah tetangga yang sedang punya hajat mitoni alias 7 bulan masa kehamilan. Usai acara itu, korban bermaksud pulang ke rumahnya. Entah karena sebab apa, di tengah perjalanan korban terlibat cekcok dengan seorang tetangganya. Dalam cekcok itu, muka korban sempat terkena cakaran.
Oleh beberapa tetangga lainnya, pertengkaran itu dilerai, dan korban yang setengah mabuk digelandang pulang ke rumahnya. Namun, mungkin karena pengaruh minuman tuak, rupanya korban merasa tidak terima dengan perlakuan seorang tetangganya tadi. Dengan sempoyongan, dia pun meminta anaknya untuk menuntun dan mengantar ke rumah tetangga yang terlibat cekcok dengannya tadi.
Hanya saja, di tengah perjalanan ke rumah tetangganya itu korban tiba-tiba ambruk dan pingsan. Para tetangga pun berusaha menolong korban. Karena kondisinya makin memburuk, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina Bojonegoro. Setelah diperiksa tim medis ternyata korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Oleh pihak RS Ibnu Sina, korban dibawa ke ruang jenazah RSUD Sosodoro Djatikoesoemo untuk dimintakan visum et repertum.
Menurut Dr Sarjono, selaku dokter jaga ruang jenazah RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, hasil otopsi sementara, penyebab kematian akibat serangan jantung koroner. "Saat diperiksa, korban mengalami serangan jantung," tuturnya.
Ketika dikonfirmasi beritabojonegoro.com, Kapolsek Trucuk AKP Sareng membenarkan adanya kejadian di Desa Banjarsari tersebut. Kapolsek menuturkan, usai mendapat laporan kejadian itu, anggota Polsek Trucuk segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara. Petugas kepolisian melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan sejumlah saksi.
"Dari hasil otopsi pihak RSUD, kematian korban memang karena serangan jantung. Jenazah korban juga sudah diserahakan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," ujar AKP Sareng. (mol/tap)































.md.jpg)






