Dilempar Batu Geng Motor, Kaca Mobil Pecah dan Sopir Terluka
Selasa, 26 April 2016 12:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Kota - Seorang warga asal Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Bojonegoro, mengalami luka lebam di bagian wajah, setelah terkena lemparan batu dari sekelompok orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor pada Minggu (24/04) sekira pukul 23.30 WIB. Aksi lempar batu itu terjadi di Jalan PUK Desa Margoagung, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro.
Kapolsek Sumberrejo AKP Nur Zjaeni mengatakan, kejadian tersebut bermula saat korban bersama dengan isterinya hendak pulang ke Mojokampung usai menghadiri acara hajatan di rumah Suyindo di Desa Sambongrejo, Kecamatan Sumberrejo. Korban saat itu mengendarai mobil Honda Brio warna putih nomor polisi S 1502 AV.
"Dari keterangan korban, setelah meninggalkan rumah Suyindo di belakang mobil ada 4 unit sepeda motor yang mengikutinya," tutur AKP Nur Zjaeni kepada beritabojonegoro.com, Selasa (26/04).
Kemudian ketika sampai di Jalan PUK Desa Sambongrejo, keempat sepeda motor tersebut mendahului mobil korban. Sepeda motor pertama yang menyalip mobil korban adalah Kawasaki Ninja warna merah. Tanpa tahu sebabnya, pengendara motor Ninja itu menyalip sambil mengangkat tangan kiri dan mengacungkan jari tengahnya kepada Korban.
Selanjutnya di belakangnya menyusul 3 unit sepeda motor berboncengan dua. Sesampainya di lokasi kejadian sekira pukul 23.30 WIB mobil korban dilempar batu sekali dari tepi jalan sebelah kanan. Lemparan itu mengenai kaca pintu mobil samping kanan depan (sopir).
"Akibat lemparan batu tersebut kaca mobil korban pecah dan mengenai bagian wajah korban sebelah kanan, yang saat itu tengah mengemudikan mobil. Kemudian korban menghentikan mobilnya. Korban mengalami luka lebam di bagian wajah," ujar Kapolsek.
Setelah berhenti, korban sempat melihat 2 unit sepeda motor kabur ke arah selatan. Selanjutnya korban meninggalkan TKP dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sumberrejo.
Nur Zjaeni menambahkan, setelah mendapatkan laporan dari korban, pihaknya langsung mendatangi TKP, mengumpulkan bukti, serta mencatat keterangan pelapor dan saksi. "Selanjutnya pelapor (korban) kami mintakan visum. Sekarang peristiwa lempar batu ini masih dalam penyelidikan kami," pungkasnya. (pin/tap)































.md.jpg)






