Hindari Operasi Polantas, Perempuan ini Malah Celaka
Kamis, 28 April 2016 09:00 WIBOleh Betty Aulia
Oleh Betty Aulia
Kota - Karena hendak menghindar dari operasi Satuan Lalu Lintas Polres Bojonegoro, seorang pengendara motor malah memicu tabrakan. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (27/04) pagi kemarin, di Jalan Raya Rajekwesi, Kota Bojonegoro.
Pengendara motor itu diketahui bernama Nurul Hidayah (26). Dia saat itu panik ketika melihat petugas polisi lalu lintas sedang menggelar operasi. Pasalnya dia belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) C.
Menurut pengakuannya, sebelum kejadian dia melintas di Jalan Rajekwesi dengan mengendarai sepeda motor Mio J bernomor polisi S 2474 DK. Sesampainya di lokasi kejadian, dia yang kala itu lagi asyik berkendara, mendadak kaget dan bingung ketika melihat ada operasi lalu lintas. Akhirnya dia memutuskan berhenti mendadak di tengah jalan dan bermaksud menghindari operasi.
"Saya panik Mbak, ya terus terang karena saya belum punya SIM," tuturnya saat ditemui beritabojonegoro.com (BBC) di Rumah Sakit Bhayangkara Wahyu Tutuko Bojonegoro.
Pada saat bersamaan dari arah belakang datang sepeda motor Vega R bernomor polisi S 5818 BZ yang dikendarai Umi Romadhon (17), pelajar asal Desa Ngulanan RT 04 RW 01, Kecamatan Dander, yang berboncengan dengan Kusnul Khotimah (17), dengan alamat yang sama.
Menurut pengakuan Umi, dirinya merasa binggung dengan Nurul yang tiba-tiba menghentikan motornya. Apalagi tidak ada tanda-tanda dari Nurul akan berhenti atau berbelok. Akhirnya tabrakan pun terjadi.
"Saya kan di belakangnya, lha itu Mbak Nurul yang di depan ndak ada tanda-tanda sebelumnya kalau mau berhenti, sehingga saya tidak bisa mengendalian motor dan langsung menabraknya," tuturnya sambil terbaring di Iruangan UGD RS Bhayangkara.
Begitu melihat kecelakaan tersebut anggota Satlantas yang tengah operasi segera melakukan pertolongan pertama dan membawa korban ke rumah sakit. Sebagai barang bukti, kedua sepeda motor diamankan di Unit Laka Lantas Satlantas Polres Bojonegoro.
Sesampainya di rumah sakit para korban segera mendapatkan penanganan, dari peristiwa tersebut salah satu korban, Umi, harus menjalani jahitan di bibir bagian atas.
Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Bojonegoro IPTU Sarwono, mengatakan, kecelakaan semacam itu kerap terjadi karena pengendara takut melihat ada petugas yang sedang melakukan operasi rutin. Kebanyakan mereka belum memiliki SIM atau melanggar aturan lalu lintas lainnya.
"Banyak dari mereka yang takut itu belum memiliki SIM. Sehingga memilih putar balik dan lari tanpa memperhatikan arus lalu lintas dari depan atau belakang," katanya. (ety/tap)































.md.jpg)






