Diduga Sakit Jantung Kambuh, Warga Kecamatan Ngasem Meniggal di Sawah
Kamis, 28 April 2016 20:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Pagi tadi, Kamis (28/04) warga desa Setren Kecamayan Ngasem dikejutkan oleh seorang pria paruh baya yang meninggal di sawah. Kejadian ini diketahui oleh Kades Desa Setren sekitar pukul 10.45 wib. Pria malang tersebut bernama Rakis (55), dan tercatat sebagai penduduk Desa Nglampin Rt 05 rw 02 Kecamatan Ngambon.
Kapolsek Ngasem, AKP Subarata, bersama tim medis Puskesmas Ngambon pun mendatangi TKP setelah menerima laporan.”Ketika kami datang, korban telah dibawa ke rumah Dwi Jono warga Dusun Blimbing Desa Setren RT 02/03 Kecamatan Ngasem. Jarak rumahnya sekitar 50 meter dari lokasi kejadian," kata AKP Subarata.
AKP Subarata menambahkan, diketahui korban meninggal dalam keadaan tergeletak di tanah pematang sawah. Dengan posisi tubuh miring menghadap ke utara. Korban memakai baju kaos berkerah warna merah putih bergaris dan memakai celana kompreng warna hitam.
Kejadian ini bermula saat Rakis pamit kepada istrinya, Sarmi, akan mengambil jerami di sawah turut desa setren Kecamatan Ngasem untuk pakan ternak sapi. Kemudian sekitar satu jam, korban mengambil jerami dan sudah terkumpul banyak, maka korban hendak mengikatnya dengan tali. Pada saat mengikat tali tersebut, korban jatuh tersungkur.
"Kejadian ini juga dilihat oleh saksi mata, yang mana juga sedang mengumpulkan jerami. Ketika ditolong, diketahui koran sudah tidak bernafas atau meninggal dunia," imbuh AKP Subarata.
Berdasarkan keterangan tim medis dari Puskesmas Ngasem, tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Oleh keluarga, korban disebutkan memiliki riwayat penyakit jantung dan pernah dirawat di RSUD Bojonegoro.
"Selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Dan pihak keluarga merelakan kejadian ini," pungkas Kapolsek Ngasem. (ver/moha)































.md.jpg)






