Menyalip Terlalu Ke Kanan, Revo Hajar KTM, Pengendara Luka Berat
Jumat, 29 April 2016 15:00 WIBOleh Betty Aulia
Oleh Betty Aulia
Padangan - Kecelakaan di jalur Bojonegoro-Cepu terus saja terjadi. Sejak malam kemarin hingga siang ini sudah terjadi 5 kecelakaan di jalur ini. Rupanya para pengguna jalan masih harus dipahamkan tentang keutamaan keselamatan di jalan. Menyedihkannya lagi kecelakaan tersebut masih banyak melibatkan pelajar.
Kejadian terakhir adalah peristiwa tabrakan dua motor di Jalan Raya Bojonegoro-Cepu turut Desa Kuncen, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat (29/04) pagi sekira pukul 07.15 WIB. Dua sepeda motor yang tabrakan itu, Honda Revo dengan nomor polisi K 6412 Y yang dikendarai Rivano (18), warga Desa Blungun RT 06 RW 01, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, dan motor KTM tanpa plat nomor yang dinaiki Rizal (30), warga Desa Padangan RT 07 RW 03, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro.
Menurut informasi di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika motor Honda Revo melaju kencang dari barat ke timur. Mendekati lokasi tabrakan, pengendara Revo berniat menyalip mobil yang tengah melaju di depannya. Pada saat bersamaan dari arah berlawanan datang motor KTM yang juga melaju kencang.
Karena pengendara Revo saat menyalip mobil terlalu ke kanan, maka tabrakan itu tak bisa dihindarkan. Kedua pengendara sama-sama tidak kuasa mengendalikan laju kendaraannya. Akibat tabrakan itu kedua pengendara terjatuh dan menderita luka cukup parah.
Kapolsek Padangan AKP Eko Dhani Rinawan, terkait tabrakan itu menyampaikan bahwa kecelakaan dipicu kurangnya perhatian pengendara pada saat menyalip kendaraan di depannya. Dia kurang memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan.
Petugas Polsek Padangan, usai menerima laporan adanya tabrakan segera mendatangi TKP. Bersama warga, polisi membawa korban ke Rumah Sakit Umum Padangan. Petugas juga mengamankan barang bukti dua sepeda motor, membuat sketsa gambar, meminta verifikasi saksi, serta melaporkan ke Unit Laka Lantas Satlantas Bojonegoro. Turut mendatangi TKP Aiptu Bintoro, Bripka Hari H, dan Brigadir Ruslan.
"Melihat kronologinya, peristiwa ini terjadi karena kelalaian para pengendara itu sendiri, karena tidak memperhatikan arus lalu lintas yang ada," ujar AKP Eko Dhani Rinawan kepada beritabojonegoro.com (BBC).
Untuk tahap awal peristiwa tabrakan itu ditangani Polsek Padangan, selanjutnya diserahkan kepada Unit Laka Lantas Satlantas Polres Bojonegoro untuk diproses lebih lanjut. (ety/tap)































.md.jpg)






