Kurang Hati-Hati Berkendara, Seorang Pelajar di Padangan Terperosok Lubang
Selasa, 17 Mei 2016 19:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Padangan - Karena kurang hati - hati ketika berkendara, seorang pelajar di Kecamatan Padangan mengalami Kecelakaan lalu lintas tunggal pada hari Senin (16/05) sekitar pukul 21.00 Wib di jalan PUK jurusan Banjarjo-Sonorejo turut wilayah Desa Ngradin Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro.
Menurut keterangan saksi kejadian, Sunarto (56), warga Dusun Bundengan RT 8 RW 3 Desa Ngradin Kecamatan Padangan. Kejadian bermula saat Setiyawan Febry Wibisono (16) pelajar asal Dusun Alas Tuwo RT 06 RW 01 Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro, dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario 125 Nomor Polisi S 3506 DT berjalan dari arah utara menuju ke selatan. Sampai di TKP, Febry terperosok di jalan yang berlubang. “Mungkin karena pengendara tidak melihat lubang dijalan tersebut sehingga pengendara terperosok berikut kendaraannya jatuh di jalan,'' ujarnya.
Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami patah tulang tangan kanan. Luka robek bahu kiri, luka robek lutut kanan, luka lecet punggung tangan kanan dan luka lecet pipi kiri.
Kapolsek Padangan, Komisaris Polisi Eko Dhani Rinawan SH membenarkan kejadian tersebut. Kata dia, saat ini barang bukti berupa sepeda motor telah diamankan di mapolsek Padangan. Kecelakaan ini terjadi diakibatkan karena human eror, atau kurangnya kecekapan berkendara. “Korban saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Padangan, Kerugian materi diperkirakan Rp500 ribu,” ujarnya.
Kapolsek Padangan menambahkan, selama ini pihak Polres Bojonegoro telah rutin melakukan sosialisasi terkait ketertiban lalu lintas. Pada minggu lalu, 3 sekolah SLTA di wilayah barat Kabupaten Bojonegoro telah dilakukan sosialisasi.
“Yang pertama di SMA Ngraho, SMK Padangan dan yang terakhir di MAN Padangan, pihak kepolisian mengadakan sosialisasi dengan menggunakan alat peraga lengakap serta menunjukkan bagaimana cara berkendara dengan benar,'' ungkapnya.
Selain itu, pihak polsek juga rutin menfadakan patroli serta himbauan kepada para pengguna jalan agar lebih berhati - hati dalam berkendara. '' Untuk para pelajar dan masyarakat upaya hukum adalah hal terakhir, kita telah lakukan upaya pencegahan terlebih dahulu,'' pungkasnya.(pin/moha)
foto ilustrasi kecelakaan (metronews.com)































.md.jpg)






