Tak Kunjung Pulang, Seorang Petani Ditemukan Tewas Kesetrum Jebakan Tikus di Sawah
Jumat, 20 Mei 2016 22:00 WIBOleh Heriyanto
Oleh Heriyanto
Baureno-Seorang laki-laki petani di Kecamatan Baureno ditemukan meninggal dunia di sawah, kemarin, Kamis (19/05). Diduga penyebab kematian adalah tersengat aliran listrik jebakan tikus yang dipasang di sawah milik tetangganya. Lelaki itu bernama Sukirno (45), warga Dusun Ngrandu Desa Pomahan RT 04 RW 02 Kecamatan Baureno.
Berdasar keterangan diterima beritabojonegoro.com (BBC) dari Kepolisian, Sukirno diketahui sudah dalam kondisi tak bernyawa pada sore hari sekira pukul 19.00 WIB. Menurut keterangan saudara korban, Yamani (24) pada pagi hari sekira pukul 07.00 WIB dia bersama korban berangkat bersama ke sawah untuk membajak dengan mesin traktor.
Kapolsek Baureno AKP Mashadi memberikan keterangan kepada beritabojonegoro.com (BBC), pada pukul 17.30 WIB, Yamani pulang dulu, meninggalkan Sukirno yang masih menyelesaikan sesuatu di sawah.
Namun hingga pukul 19.30 WIB, Sukirno belum kunjung pulang. Istrinya, Mujilah (38), mendatangi Yamani menanyakan suaminya. Yamani menjawab bahwa saat dirinya pulang, Sukirno masih berada di sawah. Karena cemas, Mujilah ditemani Yamani dan beberapa warga lainnya mendatangi sawah.
Saat itulah mereka menemukan Sukirno dalam kondisi terbaring di pematang sawah milik tetangga sendiri bernama Sukadi, dengan kaki terjerat kawat yang menyimpan aliran listrik sebagai jebakan tikus. Kejadian tersebut segera dilaporkan kepada perangkat desa yang segera diteruskan ke Kepolisian setempat.
Kapolsek Baureno AKP Mashadi segera datang bersama anggotanya dan tim medis dari Puskesma Kecamatan Baureno. “Berdasar pemeriksaan, tidak ada tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan dalam jasad korban,” katanya.
Korban segera diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara layak. (her/moha)































.md.jpg)






