97 Angota Polres Bojonegoro Ikuti Ujian Beladiri Kenaikan Pangkat
Selasa, 24 Mei 2016 20:30 WIBOleh Heriyanto
Oleh Heriyanto
Kota-Mulai hari ini, Selasa (24/05), Bagian Sumber Daya (Bag Sumda) Polres Bojonegoro menggelar ujian bela diri selama 3 hari, hingga Kamis (27/05) mendatang. Ujian ini sebagai syarat bagi anggota Polri untuk naik pangkat pada 1 Januari 2017 mendatang. periode Sebanyak 97 anggota Polres Bojonegoro yang tersebar di semua Polsek wilayah hukum Polres Bojonegoro mengikuti ujian ini.
Ke 97 anggota Polri peserta ujian bela diri ini terbagi menjadi dua, 84 anggota mengikuti ujian di Mapolres Bojonegoro. Dan sisanya, 13 anggota, mengikuti ujian di Mapolda Jawa Timur. Berikut detailnya para anggota yang diusulkan naik pangkat itu :
1) Dari IPDA ke IPTU sebanyak 9 anggota
2) Dari AIPTU ke IPDA sebanyak 4 anggota
3) Dari AIPDA ke AIPTU sebanyak anggota
4) Dari BRIPKA ke AIPDA sebanyak 22 anggota
5) Dari BRIGADIR ke BRIPKA sebanyak 44 anggota
6) Dari BRIPTU ke BRIGADIR sebanyak 9 anggota
Ketua tim penguji bela diri Polri, Iptu Joni mengatakan bahwa para peserta ujian ini jangan sampai melakukan pelanggararan meski hanya sekali. "Selama menjelang periode Januari 2017 yang masih dalam 7 bulan lagi, saya harapkan kepada seluruh anggota jangan melakukan pelanggaran,” kata Kasie Propam Polres Bojonegoro ini.
Iptu Joni menambahkan, pelanggaran yang dilakukan nantinya akan mengurangi penilaian dalam usulan kenaikan pangkat ini. "Walaupun kurang satu haripun kalian melakukan pelanggaran yang sifatnya sangat mengurangi penilaian dalam usulan kenaikan pangkat. Maka kita juga akan mengusulkan penundaan kenaikan pangkat," terang pria yang khas dengan kumis tebalnya itu.
Salah satu peserta, Brigadir Rattih Arysahdi, SH, mengungkapkan pendapatnya tentang kegiatan ini. Kata dia, selain sebagai prasyarat kenaikan pangkat, kegiatan ini juga sangat perlu menambah kemahiran kemampuan beladiri Polri bagi setiap anggota Polri. (her/moha)































.md.jpg)






