Tak Hati-Hati, Dua Motor Tubruk Penyeberang Jalan Hingga Patah Tulang
Sabtu, 28 Mei 2016 21:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kalitidu – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan raya Bojonegoro Padangan, turut wilayah Kecamatan Kalitidu, petang hari ini, Sabtu (28/05) sekira pukul 18.00 WIB. Tepat di jalan yang mulus, dua pengendara motor menabrak pejalan kaki yang sedang menyebarang hingga menyebabkan luka-luka lumayan parah.
Pejalan kaki bernasib nahas itu adalah Muslikah (25) wanita warga Desa Mayangrejo Kecamatan Kalitidu. Dia sedang menyeberang jalan dari arah selatan hendak masuk pintu gerbang Desa Mayangrejo di sebelah utara. Saat itulah muncul Edi Purnomo (26) warga Desa Banjarsari Kecamatan Trucuk yang mengendarai motor Honda Vario bernomor polisi S 5736 DW dengan kecepatan tinggi dari barat menuju timur. Diduga karena tidak memerhatikan arus lalu lintas, dia tidak mengetahui ada orang yang sedang menyeberang. Akhirnya, karena jarak yang sudah cukup dekat, Edi tak mampu menguasai laju motor hingga kemudian menabrak Muslikah. Edi jatuh bersama motornya dan Muslikah pun terjengkang di aspal.
Tak cukup itu, dari arah barat juga, muncul motor Scoopy yang dikendarai Sonny Wahyu (21) warga Desa Ngantru Kecamatan Ngasem yang melaju dengan kecepatan tinggi pula. Diduga karena panik melihat yang terjadi di depannya, Soony tak mampu menguasai kendaraan hingga akhirnya ikut menubruk Edi dan Muslikhah yang masih belum beranjak dari posisinya, terbaring di aspal.
Kapolsek Kalitidu AKP Sugimat S.Ag memberikan keterangan kepada beritabojonegoro.com (BBC), kecelakaan itu terjadi sebab pengendara motor kurang memerhatikan arus lalu lintas. Jalan yang mulus rupanya membuat pengendara kurang waspada, padahal potensi celaka tak kalah besar dengan jalan yang buruk atau rusak.
“Akibat kecelakaan ini, Muslikah mengalami patah tulang betis kiri dan sudah dibawa ke RSM Kalitidu,” kata AKP Sugimat.
Untuk proses lebih lanjut, lanjut AKP Sugimat, peristiwa kecelakaan lalu lintas ini sudah ditangani oleh Satlantas Pos Cengungklung Kalitidu.
Banyaknya kecelakaan yang terjadi di Kalitidu membuat AKP Sugimat prihatin. Dia mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati dalam berkendara, terutama di jalan yang bagus. Sebab jalanan mulus seringkali membuat lengah para pengguna jalan.
"Ada empat faktor kecelakaan, yaitu cuaca, kendaraan, medan dan human error. Untuk itu kami mengimbau agar pengguna jalan mengutamakan keselamatan. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas, dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan," pesan AKP Sugimat memalui BBC. (ver/moha)































.md.jpg)






