Wanita 70 Tahun Tewas Gantung Diri di Padangan
Minggu, 29 Mei 2016 12:00 WIBOleh Heriyanto
Oleh Heriyanto
Padangan-Seorang perempuan berusia 70 tahun ditemukan tak bernyawa dalam kondisi tergantung di rumah bagian depan, Desa Purworejo Kecamatan Padangan, dini hari ini, Minggu (29/05) sekira pukul 01.15 WIB. Perempuan itu bernama Sadiyem, warga setempat.
Kematian diketahui pertama kali oleh Atabik (19), seorang santri asal Tuban yang bermukim di Pondok Pesantren di desa Purworejo. Saat bangun tidur sekira pukul 01.15 WIB dini hari, Minggu, dia bermaksud menuju kamar pondok lainnya dan melewati rumah warga. Saat itulah dia mengetahui ada sosok ornag berdiri di depan rumah milik Suwarto. Merasa curiga dia memanggil dua temannya dan melihat sosok itu. Tahulah mereka bahwa sosok itu adalah perempuan yang gantung diri, mereka memanggil Sumaji, warga sekitar. Kemudian Sumaji yang tak lain adalah mertua Suwarto, menuju rumah sang menantu dan memastikan kebenarannya. Nampak olehanya sosok yang tergantung pada kayu atap di depan rumah sang menantu, adalah Sadiyem. Kemudian diberitahunya Suwarto. Kaget menerima kabar dari Sumaji, Suwarno segera bergegas menuju depan rumahnya. Benar sosok yang tergantung tak bernyawa itu adalah Sadiyem. Pada leher korban terlilit tali tampar plastik warna biru, tergantung pada kayu atap depan rumah Suwarno.
Kapolsek Padangan AKP Eko Dhani Rinawan menerangkan, setelah itu Suwarto segera menghubungi kepala desa dan mengabarkan kejadian tersebut. Baru setelah itu melapor ke Polsek Padangan. Kapolsek AKP Dani pun datang bersama beberapa anggota.
“Kami lalu membawa mayat korban itu ke Puskesmas Padangan,” kata AKP Dani.
AKP Dani melanjutkan, berdasar pemeriksaan di Puskesmas Padangan, tidak ada tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada penganiayaan ditemukan dalam jasad korban. Berdasar keterangan saksi, korban mengalami ganggua jiwa alias stress.
“Tidak ada tanda yang mengarah pada kekerasan atau penganiayaan. Korban kami serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara layak,” pungkas AKP Dani Rinawan. (her/moha)































.md.jpg)






