Warga Ngasem Ditemukan Meninggal di Sawah
Selasa, 14 Juni 2016 13:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Ngasem - Umur manusia tak ada yang bisa menyangka. Sebab, ajal bisa datang kapan dan dimana saja. Seperti yang terjadi di Kecamatan Ngasem pada Senin (13/06) malam kemarin. Seorang warganya tiba-tiba meninggal saat bekerja di sawah.
Korban diketahui bernama Jaiman (65), warga Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Rudianto (29), anak kandung korban, sewaktu mencari korban yang tak kunjung pulang dari sawah hingga malam. Saat ditemukan posisi tubuh korban tergeletak di sawah persilan lahan Perhutani Petak 36 RPH Gledekan, turut Desa Bandungrejo.
Berdasarkan informasi yang dihimpun beritabojonegoro.com, pada Senin pagi, sekira pukul 08.00 WIB, seperti biasa korban Jaiman pamit berangkat ke sawah persil Perhutani yang digarapnya. Namun ketika waktu sudah beranjak gelap, belum ada tanda-tanda korban pulang ke rumah. Ini situasi yang tidak biasa. Keluarga korban pun mulai gelisah. Hingga pukul 18.45 WIB, korban tak juga kunjung pulang.
"Kemudian anak korban yang bernama Rudianto menyusul korban ke sawah. Sesampainya di TKP, saksi menemukan orang tuanya sudah dalam keadaan meninggal dunia," ujar Kapolsek Ngasem AKP Subarata.
Dari penemuan itu, saksi kemudian kembali pulang ke rumah untuk memberitahukan kepada keluarga tentang kondisi korban. Kemudian pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke kepala desa setempat dan diteruskan ke Polsek Ngasem. "Polisi bersama tim medis langsung mendatangi TKP, kemudian membawa korban kembali ke rumah dan melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban," tutur Kapolsek.
AKP Subarata, mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan medis dokter Puskesmas Ngasem, pada jasad korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. "Dari keterangan keluarga korban, korban mempunyai sakit darah tinggi, sehingga kemungkinan besar korban meninggal karena sakitnya tersebut kumat," ungkapnya.
Korban ditemukan tergeletak di petak sawah sudah dalam keadaan meninggal dengan menggunakan kaos oblong warna kuning dan celana kolor pendek warna krem bermotif kotak-kotak. Selanjutnya jasad korban diserahkan ke pihak keluarga untuk segera dimakamkan.
Kapolsek mengimbau, kepada masyarakat yang mempunyai riwayat sakit menahun, agar menjaga kondisi kesehatannya. Terutama untuk warga yang sudah berusia lanjut, kurangi kerja berat diluar batas kemampuan.
"Anak-anaknya juga agar turut menjaga kesehatan orang tuanya yang sudah berusia lanjut. Karena bagaimana pun kewajiban anak untuk merawat orang tuanya," pesannya. (lyn/tap)































.md.jpg)






