News Ticker
  • 25 Januari dalam Sejarah
  • Diduga Mengantuk, Pemotor di Kalitidu, Bojonegoro Meninggal Akibat Tabrak Bak Belakang Truk
  • Kemenkes Temukan Risiko Kesehatan Tinggi di Berbagai Usia dari Hasil CKG 2025, Dorong Penguatan Layanan di 2026
  • Pemkab Bojonegoro Perluas Program Domba Kesejahteraan, Target 3.325 Keluarga di 2026
  • Kick Off Program Cek Kesehatan Gratis 2026, Pemkab Bojonegoro Kampanyekan Cegah Stunting
  • Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Tembus Rekor Tertinggi, Rp 2.887.000 per Gram
  • Gubernur Jatim Tegaskan Komitmen Pemerintah Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf
  • Cepokak, Buah Kecil yang Kaya Manfaat Kesehatan dan Masih Jarang Disadari
  • Diterjang Angin, Belasan Rumah Warga di Ngambon, Bojonegoro Alami Kerusakan
  • Angin Kencang Terjang 2 Desa di Tambakrejo, Bojonegoro, Belasan Rumah Warga Rusak
  • 24 Januari dalam Sejarah
  • Bojonegoro Perkuat Fondasi Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan melalui Forum Konsultasi Publik RKPD 2027
  • Hindari Jalan Berlubang, Terjatuh, lalu Tertabrak Truk, Pemotor di Baureno, Bojonegoro Luka Berat
  • Harga Emas Antam Rp 2.880.000 per Gram, Kembali Tembus Harga Tertinggi
  • RS Aisyiyah Bojonegoro Buka Layanan CT-Scan dan Foto Panoramic bagi Peserta JKN
  • Bupati Bojonegoro Dorong Siswa Sekolah Rakyat Meraih Masa Depan Lebih Baik
  • Menteri Sosial Kunjungi SRMA 36 Bojonegoro, Dengar Kisah Haru Siswa
  • Warga Blora yang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Ditemukan Meninggal
  • Pemerintah Bakal Gunakan DTSEN Sebagai Syarat untuk Penyaluran Bansos
  • Berkunjung ke Bojonegoro, Menteri Sosial Ajak Semua Pihak Dukung Sekolah Rakyat
  • Gubernur Khofifah dan DPRD Jatim Sahkan Dua Perda Strategis untuk Lindungi Petambak dan Perkuat Mitigasi Bencana
  • Perkuat Sinergitas Lintas Sektoral, Satpol PP dan 19 OPD Bojonegoro Teken Komitmen Wujudkan Ketertiban Umum
  • Sejarah Sarapan, dari Larangan Agama hingga Menjadi Tradisi Makan Paling Penting
  • Harga Emas Antam Rp 2.772.000 per Gram, Kembali Capai Harga Tertinggi
Kiai Welas Asih yang Aktif Berorganisasi

Mengenal Almaghfurllah KH Muhammad Sholeh, Pendiri Pondok Pesantren At-Tanwir

Kiai Welas Asih yang Aktif Berorganisasi

Oleh Mujamil E Wahyudi

Sumberrejo – Kiai Haji Muhammad Sholeh adalah putra kedua dari sembilan bersaudara yang lahir dari pasangan Syarqowi bin Syuro dan Kuning. Beliau dilahirkan pada 20 Februari 1902. Kesembilan bersaudara itu Ya’qub, Muhammad Sholeh, Siti khatimah, Syamuri, Khusnan, Thohirah, Muslih, Ummi Kultsum dan Mukri.

Sejak usia 10 tahun, beliau dan Syamuri diasuh pamannya, H Idris, adik dari Syarqowi (Bapak KH M Sholeh). Karena pada saat itu H Idris dan Istrinya, Mursinah, tidak mempunyai anak. Pada tahun 1914, KH M Sholeh belajar pada Kyai Umar yang pada waktu itu menjabat sebagai naib di Sumberrejo.

Tahun berikutnya 1915, beliau meneruskan belajarnya di Pondok Pesantren Kendal Dander yang diasuh Kyai Basyir dan Kyai Abu Dzarrin, selama 8 bulan.

Pada tahun 1916, beliau pindah ke Madrasatul ‘Ulum di Bojonegoro selama 4 tahun, di kawasan masjid besar. Di situ beliau diasuh Kyai Basyir Kendal yang waktu itu harus pindah ke Bojonegoro karena diangkat menjadi penghulu hakim oleh Pemerintah.

Di Madrasatul ‘Ulum KH M Sholeh belajar ilmu fiqih dengan mengkaji kitab, seperti Sulam Taufiq, Fathul Qorib dan Fathul Mu’in. Serta ilmu nahwu dengan mengkaji kitab, seperti Aj-jurumiyah hingga Alfiyah dan tidak ketinggalan pula ilmu Shorof dan lain-lain. Selama belajar di sana beliau setiap hari pulang pergi dengan naik kereta api. Dan beliau juga sempat belajar pada KH Kholil Bangkalan Madura.

Selanjutnya pada tahun 1921, beliau mondok di Maskumambang Dukun Gresik, di pesantren yang diasuh KH Faqih bin KH Abdul Jabbar. Pada tahun 1923, saat beliau berusia 21 tahun, beliau menunaikan haji yang pertama dan berencana mondok di Makkah selama 2 tahun. Namun, baru 8 bulan di Makkah ternyata ada hambatan.

Kota Makkah yang saat itu dipimpin oleh Syarif Husain, mendapat serangan dari Raja Saud. Akhirnya KH M Sholeh pun kembali pulang ke Jawa dan meneruskan mondok di Maskumambang Dukun Gresik hingga tahun 1927.

Pada pertengahan tahun 1924, beliau diambil menantu KH Faqih untuk dinikahkan dengan keponakannya sendiri, Rohimah binti KH Ali. Kemudian setelah menikah, di tahun 1927 beliau dan istrinya pulang ke Desa Talun, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro. Dari pernikahan tersebut beliau dikaruniai seorang anak yaitu Sahal Sholeh dan Anisah.

Pada tanggal 20 Januari 1934, istri KH M Sholeh, Nyai Rohimah wafat di Desa Talun dan di makamkan di Dusun Sedayu, Kabupaten Gresik. Saat itu anak keduanya Anisah baru berumur 16 bulan. Beberapa tahun setelah ditinggal wafat istrinya, KH M Sholeh menikah lagi dengan Mukhlisoh (janda KH Mahbub), ibu dari H Badawi Jombang.

Tahun 1976, KH M Sholeh menunaikan ibadah haji untuk yang kedua kalinya disertai Nyai Mukhlishoh. Namun, pernikahan kedua ini belum sampai dikaruniai anak karena Nyai Hj Mukhlishoh terkena sakit dan akhirnya wafat pada 18 Februari 1992, mendahului beliau KH M Sholeh. Namun tak lama kemudian pada 26 Juni 1992 beliau juga wafat.

Menurut HM Rafiq Sahal, cucu dari Almaghfurlah K.H. M. Sholeh, beliau adalah seorang pemimpin yang perlu diteladani, khususnya istiqomahnya dalam mendidik agama kepada santri dan masyarakat, beliau sosok seorang yang teguh pendiriannya serta bersifat welas asih.

Beliau menambahkan, dulu Mbah Sholeh (sapaan akrab K.H. M. Sholeh) sosok seorang yang aktif dalam berorganisasi, termasuk beliau pernah mewakili muktamar alim ulama di Jakarta. Beliau juga pernah mewakili beberapa perkembangan informasi siaran radio luar negeri, seperti ABC Australia, BBC London dan VOA Amerika.

Sementara itu, Ustad Harsono, murid dari KH Muhammad Sholeh, mengaku kagum dengan sosok Almaghfurlah K.H. M. Sholeh atau yang akrab dipanggil dengan Mbah Sholeh, terutama karena kesungguhan beliau dalam mengajarkan Ahlu Sunnah Wal Jama’ah. Bersungguh-sungguh dalam menentang ajaran Wahabi. Juga bermujahadah (adu argumentasi) dengan orang-orang yang tidak sefaham.

“Dulu semasa Mbah Sholeh masih hidup, beliau pernah diajak untuk mengikuti perkumpulan KHI atau Kompilasi Hukum Islam di Jakarta, yang waktu itu Mbah Sholeh juga terlibat dalam terwujudnya KHI Indonesia,” tambah Ustad Harsono, Selasa (1/9).

Mbah Sholeh itu mungkin satu-satunya orang yang jika ditanya langsung ditulis. Dari tulisannya tersebut kemudian dikumpulkan menjadi kitab “Risalah Safiiyah”. Beliau juga tidak suka membedakan kepentingan dunia dan akhirat.

“Artinya tidak melarang kepentingan duniawi, tidak melarang orang punya jabatan, yang terpenting bisa diarahkan kepada akhirat. Itulah salah satu prinsip yang sampai saat ini masih beliau ingat,” terangnya. (yud/tap)

 

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Global Geoparks Network Association Kunjungi Sejumlah Geosite di Bojonegoro

Berita Video

Global Geoparks Network Association Kunjungi Sejumlah Geosite di Bojonegoro

Bojonegoro - Tim dari Global Geoparks Network (GGN) Association, selaku assessor UNESCO Global Geoparks (UGGp), laksanakan kunjungan atau verifikasi lapangan ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Saat datangnya Hari Raya Idulfitri, sering kita liha atau dengar ucapan: "Mohon Maaf Lahir dan Batin, seolah-olah saat IdulfFitri hanya ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Berita Foto

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

Hiburan

Netflix Umumkan Secara Resmi Tayangan Baru Sepanjang Tahun 2026

Netflix Umumkan Secara Resmi Tayangan Baru Sepanjang Tahun 2026

Netflix kembali menunjukkan komitmen kuatnya terhadap industri hiburan Indonesia dengan mengumumkan jajaran film dan serial original terbaru yang akan tayang ...

1769310013.6338 at start, 1769310013.923 at end, 0.28922390937805 sec elapsed