News Ticker
  • Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup, Transaksi Tembus Rp1,3 M
  • Menuju Warisan Dunia, Pemkab Matangkan Persiapan Geopark Bojonegoro Masuk Jaringan Global UNESCO
  • Puluhan Siswa SD/ MI Unjuk Bakat dalam Lomba Mendongeng BWBF 2026
  • Wabup Nurul Azizah Sambut Petugas BPS, Ajak Warga Bojonegoro Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
  • 20 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Sabtu 20 Juni 2026
  • Bojonegoro Naik Peringkat Kedua Penghasil Padi Terbesar di Jatim Pemkab Gelar Intervensi Pangan di Clebung
  • Atasi Nyeri Menstruasi dengan Jamu Kunyit Asam, Begini Aturan Minum yang Tepat Menurut Pakar Kesehatan
  • EastFood Indonesia Expo 2026, Wadah Strategis UMKM dan Industri Kuliner Perluas Pasar Global
  • Ini Tips Pemasaran Digital Inovatif untuk UMKM dari Owner Dasilva
  • Langkah Menuju Geopark Internasional, Pemkab Bojonegoro Lakukan Kunjungan Pra Validasi
  • Dispusip Bojonegoro Gelar Lomba Bertutur SD/ MI Tingkat Kabupaten, Asah Kemampuan Public Speaking Anak
  • 19 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 19 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Pengayuh Sepeda Tewas Ditabrak Pengendara Motor Tak Dikenal di Baureno, Bojonegoro
  • Kantor Bea Cukai Bojonegoro Musnahkan 10,35 Juta Batang Rokok Ilegal
  • Musda II IJTI Korda Pantura Raya, Muhammad Mahrus Terpilih Jadi Ketua Periode 2026-2029
  • Tips Percantik Visual Foto Produk UMKM dengan Memanfaatkan AI
  • Dudy Oris Ajak Nostalgia Penggemar Bojonegoro dengan Lagu Kasih Putih hingga Engkau Masih Anak Sekolah
  • Bupati Wahono Jelaskan Makna Tema Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026, Kenalkan Marketplace Baru untuk UMKM
  • 18 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 18 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Mayat Laki-laki Asal Cirebon Ditemukan di Tepi Rel Kereta Api Jetak Bojonegoro
  • Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin Buka Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026
Kakek yang Tinggal di Tengah Hutan Bojonegoro Ini Menangis Haru saat Dapat Bantuan Listrik

Kakek yang Tinggal di Tengah Hutan Bojonegoro Ini Menangis Haru saat Dapat Bantuan Listrik

Bojonegoro - Mbah Pasrum (79) warga Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, yang sejak puluhan tahun lalu memilih tinggal di tengah hutan yang jauh dari pemukiman penduduk, pada Selasa (09/03/2021), menangis haru saat mendapat bantuan lampu listrik tenaga surya (solar cell) untuk penerangan rumahnya.
 
 
Mulai saat ini, kalau malam hari mbah Pasrum tak lagi harus menyalakan lampu teplok untuk menerangi rumahnya, karena lampu listrik tenaga surya di rumahnya telah terpasang dan berfungsi dengan baik.
 
Bantuan tersebut diberikan oleh Iptu Jadmiko SH, Kapolsek Temayang, Polres Bojonegoro, yang membaca kisah mbah Pasrum melalui media ini beberapa waktu lalu, dan mengetahui salah satu harapan atau keinginan mbah Pasrum adalah agar ada orang yang bisa membantu sarana listrik untuk penerangan rumahnya saat malam hari.
 
 
 

Mbah Pasrum, warga Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, saat menyalakan lampu penerangan di rumahnya. (foro: dan/beritabojonegoro)

 
Kedatangan rombongan Polsek Temayang bersama Perangkat Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang tersebut sempat mengagetkan mbah Pasrum dan istrinya, karena seumur hidupnya baru kali ini didatangi Kapolsek.
 
"Seperti mimpi nak, seumur hidup baru kali ini didatangi  Pak Kapolsek," tutur mbah Pasrum kepada awak media ini dalam Bahasa Jawa.
 
Dirinya lebih tidak menyangka lagi ketika kedatangan Kapolsek bersama jajarannya tersebut ternyata untuk memberikan bantuan listrik untuk penerangan di rumahnya.
 
"Terimakasih atas bantuan yang diberikan pak Kapolsek beserta jajaran Pemerintah Kedungsumber. Sampai-sampai tidak bisa bicara saya. Keinginan saya sudah terkabul nak, kalau malam hari sudah ada lampu penerangan di sini." tutur mbah Pasrum dengan rasa haru.
 
 
Sementara itu, Kapolsek Temayang, Iptu Jadmiko, menjelaskan bahwa kedatangannya bersama tiga pilar, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kepala Desa Kedungsumber tersebut untuk memberikan bantuan sosial kepada mbah Pasrum beserta istrinya, berupa paket sembako dan lampu tenaga surya (solar cell).
 
Menurutnya, bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian kepada Mbah Pasrum yang sudah sejak 50 tahun lamanya tinggal di tengah hutan tanpa adanya lampu penerang listrik.
 
"Semoga dengan adanya bantuan lampu tenaga surya (solar cell) dan sembako ini bisa sedikit membantu mbah Pasrum dan menjadikan manfaat, sehingga nantinya Mbah Pasrum bersama istri saat malam tiba sudah bisa menikmati lampu penerangan seperti warga lainnya," kata Kapolsek Temayang, Iptu Jadmiko SH.
 
 
 
 
 

Rombongan Polsek Temayang bersama Perangkat Desa Kedungsumber, saat menuju ke rumah Mbah Pasrum, untuk menyerahkan bantuan paket sembako dan listrik tenaga surya. (foro: dan/beritabojonegoro)

 
 
 
Untuk diketahui, mbah Pasrum (79) dirinya sudah tinggal di tengah hutan tersebut semenjak tahun 1967 hingga sekarang, sementara istrinya, Warni (60), baru ikut tinggal di hutan tersebut setelah menikah dengan dirinya, sekitar tahun 1980.
 
Mbah Pasrum sebetulnya mempunyai rumah tempat tinggal yang lebih layak, yang berada di Dusun Tretes, Desa Kedungseumber, Kecamatan Temayang, yang merupakan rumah orang tuanya, yang saat ini ditinggali ibunya, namun dirinya bersama istrinya lebih memilih tidak tinggal di pemukiman yang banyak penduduknya, dan memilih tinggal di tengah hutan, karena ingin mencari ketenangan dan kenyamanan.
 
Di tengah hutan tersebut pasangan suami istri ini tinggal di rumah yang terbuat dari kayu dengan atap genting dan beralaskan tanah. Tak ada listrik, sehingga kalau malam hari, Mbah Pasrum, bersama istrinya hari hanya menggunakan lampu teplok atau lampu dari minyak tanah, untuk penerangan.
 
 
 
Tidak ada televisi dan barang-barang elektronik lainnya, karena memang tidak aliran listrik di kawasan hutan tersebut. Hanya sebuah radio yang menggunakan catu daya dari batu baterai, yang kerapkali didengarkan oleh mbah Pasrum ketika sedang bersantai.
 
Dengan ditemani dua ekor anjingnya, mbah Pasrum sehari-hari bertani di dalam kawasan hutan tersebut dan mencari ikan di Waduk Pacal. Sementara untuk kebutuhan pokok lainya seperti minyak goreng dan bumbu masak, dirinya bersama istrinya biasanya belanja di Pasar Gondang setiap sebulan atau dua bulan sekali. (dan/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1781995056.8835 at start, 1781995057.1079 at end, 0.2243480682373 sec elapsed