News Ticker
  • Adam Bukan Manusia Pertama Karya Agus Mustofa
  • Petugas Penyeberangan Jembatan Bambu Bisa Dapat Rp 1 Juta dalam Sehari
  • Bak Truk Tronton Terguling di Margomulyo, Polisi Pantau Kelancaran Lalu-Lintas
  • Diduga Pengemudi Mengantuk, Pikap Tabrak Pohon Penghijauan di Kalitidu
  • Biaya Pembuatan Jembatan dari Bambu Bisa Mencapai 8 Juta Rupiah
  • KTM Bersenggolan dengan Honda Beat di Padangan, Tiga Orang Luka - Luka
  • Fotografi Bisa Menjelaskan yang Tak Bisa Ditulis
  • Jembatan Trucuk Akan Jadi Jembatan Tanpa Pancang Terpanjang di Jawa Timur
  • Musim Kemarau, Para Penambang Perahu Bangun Jembatan Penyebrangan Dari Bambu
  • Kapolres Bojonegoro Perintahkan Anggota Laksanakan Giat Cipta Kondis
  • Berkat Aplikasi CAS, Pelaku Tabrak Lari di Kalitidu, Berhasil Ditangkap Polsek Balen
  • Diduga Pengemudi Mengantuk, Xenia Tubruk Agya di Kalitidu, Lalu Melarikan Diri
  • Musim Kemarau Datang, Kabupaten Blora Siaga Kekeringan
  • Dari 10 Ribu Lulusan SMA, Baru 500 yang Kerja
  • Warga Desa Mojodelik Sepakat Ganti Rugi Pembebasan Lahan untuk Proyek JTB
  • Jika Ada Keluhan Masyarakat, EMCL Selalu Jalin Komunikasi dan Berikan Solusi
  • Meningkatnya Kasus HIV Berdampak pada Tingginya Kasus TB
  • Motor Tabrak Pejalan Kaki, 3 Orang Luka Luka
  • Kapolres Keluarkan Maklumat Selama Ramadan dan Perayaan Idul Fitri 1438 H
  • Yamaha F1Z Tubruk Pikap Dari Belakang di Balen, Pengendara Motor Patah Kaki

Serunya Naik Perahu Motor di Telaga Sarangan 

Serunya Naik Perahu Motor di Telaga Sarangan 

Oleh Vera Astanti

TELAGA Sarangan berada lereng gunung Lawu turut Kabupaten Magetan Jawa Timur,  tepatnya di Desa Sarangan Kecamatan Pelaksanaan. Dulu namanya Telaga Pasir, namun kemudian diubah menjadi Telaga Sarangan.

Objek wisata alam ini menyuguhkan pemandangan air, pepohonan hutan dan juga gunung Lawu.  Namun gunung Lawu hanya bisa dinikmati saat cuaca cerah.  Saat tidak cerah, hanya terlihat kabut sejauh mata memandang.

Baca juga Nikmati Segar Air Telaga dan Pedasnya Sate Kelinci

Telaga Sarangan memiliki kedalaman 28 meter dan luasnya mencapai 30 hektar. Untuk mengelilinginya, tentu melelahkan bila berjalan kaki. Untung saja diperbolehkan menggunakan sepeda motor. Bila ingin mencoba suasana berbeda, pengelola wisata menyediakan kuda untuk disewakan, juga perahu motor bagi yang ingin menjelajahi telaga.

Pada waktu liburan banyak sekali pengunjung yang memanfaatkan jasa perahu motor untuk mengelilingi telaga.  Tarifnya satu kali putaran sebesar Rp 60 ribu, dan tiga kali putaran Rp 150 ribu.

Menurut salah seorang tukang perahu, Yopi, ketika musim liburan dirinya bisa menarik pengunjung cukup banyak, sampai 10-15 kali putaran. "Kalau bukan musim liburan, 3-4 kali," ujarnya.

Yopi (31) menjelaskan, bahwa perahu motor di Telaga Sarangan berjumlah 53. Di mana semua pemilik perahu merupakan warga Sarangan asli.  Sehingga kegiatan ini menjadi pekerjaan mereka sehari hari. 

"Kami para tukang perahu memiliki persatuan, namanya Persatuan Perahu.  Jumlahnya 53 perahu,"  imbuhnya.

Pada saat beritabojonegoro.com (BBC) berkunjung  hari ini, Rabu  (11/01/2017), Telaga Sarangan masih berkabut. Masih banyak perahu yang berada di darat, ditepi telaga dan ditutup terpal. Para tukang perahu belum mulai beraktivitas.

Kata Yopi, hal ini disebabkan beberapa waktu lalu cuaca hujan dan berangin.  Sehingga perahu harus dinaikkan agar tidak terbawa arus telaga. 

"Kalau pas ada angin maka telaga agar berombak dan dikhawatirkan akan membawa kapal ke tengah,"  ujarnya.

Ayu (25) pengunjung asal Madiun mengaku menggunakan jasa perahu ini. Namun dia menyatakan tarif perahu cukup terasa mahal bila hanya satu atau dua orang.  "Tetapi bila banyak orang cukup murah.  Maksimalkan lima orang," katanya. (ver/moha)

 

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Sosok

Fotografi Bisa Menjelaskan yang Tak Bisa Ditulis

Wahyu Budianto Toak, Fotografer Bojonegoro

Fotografi Bisa Menjelaskan yang Tak Bisa Ditulis

Oleh Vera Astanti Lelaki itu sibuk menangkap momen. Bukan hanya dengan mata, tetapi juga dengan sebuah kamera yang tercengkeram erat ...

Quote

Nasihat Alam Kubur: Hidup Diantara Keterbatasan, Gengsi dan Iri

Nasihat Alam Kubur: Hidup Diantara Keterbatasan, Gengsi dan Iri

*Oleh Kang Yoto SEPERTI biasa saat di samping makam ayah ibu, saya selalu mendapatkan kesempatan bertadabbur dan tazakkur kehidupan lewat ...

Opini

Depresi, Ayo Curhat

Hari Kesehatan Sedunia

Depresi, Ayo Curhat

Oleh dr Achmad Budi Karyono TANGGAL 7 April ditetapkan sebagai Hari Kesehatan Sedunia. Di era medsos ini dunia kesehatan mengangkat ...

Eksis

Alham Muhammad Ubay, Atlet Panjat Tebing Yang Suka Menggambar

Alham Muhammad Ubay, Atlet Panjat Tebing Yang Suka Menggambar

Oleh Vera Astanti Bojonegoro Kota - Tidak semua orang mampu menaklukan ketakutannya, terutama ketakutan akan ketinggian. Jangankan melakukan kegiatan ekstrem, ...

Pelesir

Kemendes Kucurkan Rp 1,5 M untuk Wana Wisata Migas Kedungpupur

Kemendes Kucurkan Rp 1,5 M untuk Wana Wisata Migas Kedungpupur

Oleh Priyo Spd BLORA Sekeretaris Jendral (Sekjen) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT), Anwar Sanusi, dalam kunjungan ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Senin, 29 Mei 2017

Berita Foto

Bak Truk Tronton Terguling di Margomulyo, Polisi Pantau Kelancaran Lalu-Lintas

Kecelakaan Tunggal

Bak Truk Tronton Terguling di Margomulyo, Polisi Pantau Kelancaran Lalu-Lintas

Oleh Heriyanto Margomulyo - Sebuah truk tronton bermuatan tepung, pada Minggu (28/05/2017) sekira pukul 14.00 WIB siang tadi, mengalami musibah ...

Infotorial

Pemuda Sekitar Operasi PEPC Siap Bersaing di Dunia Kerja

Pasca Pelatihan dan Sertifikasi Keterampilan Industri Migas

Pemuda Sekitar Operasi PEPC Siap Bersaing di Dunia Kerja

*Oleh Imam Nurcahyo BOJONEGORO-- Sebagai modal bersaing untuk mencari kerja atau untuk berwirausaha, sebanyak 20 pemuda yang berasal dari empat ...

Resensi

Adam Bukan Manusia Pertama Karya Agus Mustofa

Adam Bukan Manusia Pertama Karya Agus Mustofa

Oleh Muliyanto Nama Agus Mustofa cukup populer sebai penulis buku buku agama yang kontroversial. Buku buku yang Agus Mustfa tulis ...

Feature

Menyelarasakan Rasa dengan Musik Alternatif

Menyelarasakan Rasa dengan Musik Alternatif

Oleh Vera Astanti Bojonegoro - Dalam bermusik, alat apapun yang ada di sekeitar bisa digunakan, tinggal bisa mengolahnya atau tidak. ...

Teras

Surabaya Kini Jadi Kota Nyaman Ditinggali

Surabaya Kini Jadi Kota Nyaman Ditinggali

Oleh Heriyanto Bojonegoro Wajah Kota Surabaya kini banyak berubah. Tidak seperti dulu. Dulu Kota Pahlawan itu kesannya seperti lagunya Franky, ...

Statistik

Hari ini

216 pengunjung

444 halaman dibuka

75 pengunjung online

Bulan ini

115.750 pengunjung

354.570 halaman dibuka

Tahun ini

437.165 pengunjung

1.840.212 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 585.055

Indonesia: 13.171

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

\