Kesejahteraan Petani
Harus Ada Inovasi Dalam Sektor Pertanian
Senin, 28 September 2015 15:00 WIBOleh Nasruli Chusna
Oleh Nasruli Chusna
Ngraho - Peningkatan kesejahteraan petani tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja. Semua pihak yang terlibat dalam sektor pertanian harus memiliki daya inovatif dan kreatif.
Khusus para petani, harus mempunyai kemampuan bercocok tanam dan mengolah lahan dengan baik. Apalagi, kondisi tanah saat ini unsur haranya bisa dikatakan dalam kondisi kritis. Petani perlu inovasi dan kreatif untuk tidak tergantung dengan pupuk kimia.
Hal ini disampaikan Wakil Bupati Bojonegoro Drs H Setyo Hartono MM di hadapan puluhan petani tembakau dan tebu Desa Sumberarum, Kecamatan Ngraho, Senin (28/9) pagi. Dalam acara ini juga dihadirkan para pelaku agribisnis.
"Inovasi di dunia pertanian mutlak dilakukan. Apalagi, jika dirunut sejarah bahwa nenek moyang kita adalah orang yang handal dalam bidang pertanian," ujarnya.
Setyo Hartono menambahkan, kondisi tanah sudah tidak seperti dulu lagi. Unsur hara tanah sudah dalam kondisi kritis. Sehingga dalam pengolahan tanah dan bercocok tanam membutuhkan perlakukan khusus.
"Kondisi ini diperparah petani kita sangat bergantung dengan pupuk kimia. Padahal penanganan perbaikan tanah harus dilakukan dengan pemupukan alami," tegasnya.
Wabup mengingatkan, masalah air kini juga menjadi masalah pelik yang harus dihadapi petani. Karena itu untuk menjaga kelestarian sumber daya air petani dan masyarakat harus bisa berinovasi. Misalnya, membuat lubang biopori.
"Biopori ini sederhana namun memiliki manfaat yang luar biasa. Salah satunya adalah menjadi resapan air saat musim penghujan," jelas Wabup.
Permasalahan lainnya adalah ketersediaan pupuk di saat musim tanam dan rendahnya harga jual hasil pertanian saat musim panen. Situasi ini harus bisa diantisipasi sedini mungkin agar kesejahteraan petani dapat meningkat.
Terhadap oknum-oknum yang menyalahgunakan distribusi pupuk, Wabup meminta, para petani tidak segan-segan untuk melaporkan penyimpangan itu. Termasuk juga petani tidak usah segan mengajukan bantuan, apakah pembangunan embung atau pompa air.
"Kalau ada oknum meminta pungutan segera laporkan. Lewat SMS ndak apa-apa, pasti kita akan tindak lanjuti," tandas Setyo Hartono disambut tepuk tangan hadirin.
Terakhir, Wabup Setyo Hartono tidak lupa menyampaikan bahwa kinerja pemerintah saat ini tetap maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jangan sampai ada ketimpangan luar biasa antara aparat dan masyarakat. Semua dilakukan untuk mewujudkan masyarakat Bojonegoro yang produktif dan bahagia. (rul/tap)





































