Sarasehan Kesehatan RS Aisiyah Bojonegoro
Harus Kerjas Keras dan Berkarya
Rabu, 30 September 2015 15:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Kesehatan merupakan bagian penting dari kehidupan manusia. Kaitannya dengan hal tersebut, Rumah Sakit Asyiyah Bojonegoro menggelar sarasehan siang hari ini, Rabu (30/09). Sarasehan dimulai pukul 09.0 WIB dan bertempat di Griya Dharma Kusuma (GDK), Bojonegoro.
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan masyarakat Kelurahan Kauman, Dinas Kesehatan Pemkab Bojonegoro, perwakilan seluruh rumah sakit se-Bojonegoro dan beberapa kolega dari Rumah Sakit Asyiyah (RSA) Bojonegoro.
Sarasehan berjalan dengan lancar dipimpin oleh Sholikin Jami', wakil kepala Pengadilan Agama Bojonegoro. Yang menjadi pembicara adalah Ustadz Zainuddin selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bojonegoro, Bupati Bojonegoro Suyoto, Dr Sujarwanto selaku direktur RSA, dan Sunhadi selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro..
"Menjadi Sehat dan cerdas merupakan modal sumber daya manusia yang mampu menyukseskan pembangunan. Namun tidak cukup hanya sehat dan cerdas saja untuk bahagia, diperlukan kerja keras dan berkarya nyata. Everyone live by selling something," ujar Kang Yoto dengan semangat.
Sementara Sujarwanto memaparkan profil RSA dan rencana pembangunannya sampai tahun 2020. "RSA tidak hanya milik Muhammadiyah saja, tetapi juga masyarakat Bojonegoro. Karena itu kami ingin dalam pengembangannya melibatkan stakeholder untuk memberikan sumbangsih saran sehingga RSA mampu memenuhi keinginan dari masyarakat. Kami juga sinergikan dengan program pemerintah yaitu membangun masyarakat yang sehat, cerdas, produktif, dan bahagia," jelas lelaki yang mengenakan jas biru ini.
Sujarwanto juga menambahkan, harapannya RSA mampu berkembang walaupun dengan swadana. Dan yang lebih penting lagi, kata Sujarwanto, adalah memenuhi tujuan mulia KH. Ahmad Dahlan untuk membantu umat. (ver/moha)
Foto sarasehan oleh RS Aisiyah di GDK





































