Tragedi Mina
Jangan Salahkan Pemerintah Arab Saudi
Jumat, 02 Oktober 2015 12:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Peristiwa maut yang terjadi di Makkah saat musim haji tahun ini memang memilukan. Ambruknya crane dan desak-desakan di mina yang berakibat jamaah haji ribuan tewas, menimbulkan bekas luka di benak para keluarga yang ditinggalkan. Puluhan jamaah haji asal Indonesia juga tidak luput jadi korban.
Sayangnya kejadian-kejadian itu kurang disikapi bijaksana oleh sejumlah komentator yang diundang beberapa TV nasional. Mereka umumnya memojokkan Pemerintah Arab Saudi. Bahkan mereka sampai mendesak pengelolaan haji oleh Pemerintah Arab Saudi perlu ditinjau ulang.
"Anehkan. Kayaknya mereka itu sudah tahu kondisi sebenarnya di Makkah. Mereka juga mendesak Pemerintah Saudi harus transparan. Apanya yang tidak transparan? Wong pemberitaan media juga bebas di sana," ujar Pengasuh Ponpes Ar Rayan Desa Pacul, Kota Bojonegoro, Ustadz Sunhaji Ghalib saat bersama beritabojonegoro.com, pekan lalu.
Pria yang mengaku telah 25 tahun mukim di Makkah itu menandaskan, jangan hanya salahkan Pemerintah Arab Saudi. Sebab, dirinya melihat sendiri bagaimana upaya Pemerintah Saudi melayani jamaah haji seluruh dunia.
Lihat saja, imbuhnya, dalam sepuluh tahun belakangan ini, Pemerintah Saudi telah melakukan pembenahan dn pembangunan besar-besaran. Tujuannya adalah agar jamaah haji lancar dan nyaman saat beribadah.
"Tidak tanggung-tanggung, Pemerintah Saudi mendatangkan teknisi, arsitek dan ahli konstruksi terbaik dari seluruh penjuru dunia. Hanya untuk melakukan pembangunan itu. Berapa besar biaya tidak jadi soal," tutur pria yang dulu bekerja di Telkom Saudi itu.
Hasilnya sekarang bisa dilihat, jelasnya, iklim Arab Saudi yang terkenal panas itu, bisa dirasakan sejuk oleh jamaah haji. Orang salat di Masjidil Haram sangat nyaman. Wukuf juga tidak kawatir kepanasan dan kehausan. Tenda ber-AC. Air minum tersedia di mana-mana. Terowongan Mina juga sudah dibangun banyak jalur.
"Memang kadangkala ada sejumlah jamaah haji, terutama dari negara Afrika dan Timur Tengah, yang srekel. Mereka selalu ingin cepat dan tidak bisa diatur. Ini mungkin yang membawa malapetaka saat kejadian di mina kemarin," pungkasnya.
Tidak lupa, Sunhaji juga mengajak mendoakan kepada semua jamaah haji yang meninggal dunia itu. Semoga para jamaah haji itu termasuk ahli surga. (mol/tap)
*) Foto dari soloupdate.com





































