News Ticker
  • 10 Hikmah Melaksanakan Ibadah Puasa Ramadan
  • Polisi Tangkap 4 Pelaku Pencurian Ruko di Kalitidu Bojonegoro
  • Blewah, Masih Jadi Menu Favorit Buka Puasa di Bojonegoro
  • Polres Bojonegoro Masih Dalami Motif Pembunuhan Bayi Oleh Ibu Kandungnya
  • Orang Bertaqwa Harus Kaya
  • Ancaman Bagi Yang Tidak Puasa di Bulan Ramadan
  • Masjid Darussalam Bojonegoro Setiap Hari Bagi 700 Takjil
  • Penjual Kembang Api di Bojonegoro, Tak Seramai Dulu Lagi
  • Tradisi Buka Puasa Bersama di Klenteng Hok Swie Bio Bojonegoro, Jaga Kerukunan Antar Umat
  • Iuran BPJS Kesehatan Masyarakat Miskin Ditanggung Pemerintah
  • Inilah 19 Keutamaan Bulan Ramadan
  • Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Pembunuhan Bayi, Oleh Ibu Kandungnya
  • Kapolres Bojonegoro Salurkan Bantuan Pada Warga Kurang Mampu
  • Puasa Dengan Prasangka
  • Penjual Takjil Dadakan, Mengadu Peruntungan di Bulan Ramadan
  • Kemarau Datang, Warga Desa Mlinjeng Sumberrejo Mulai Kesuliatan Air Bersih
  • Terjatuh Lalu Ditabrak Mobil, Pemotor di Baureno Bojonegoro Luka Berat
  • Selama Ramadan, Polres Bojonegoro Gelar Program Peci
  • Pj Bupati Bojonegoro Imbau Warga Masyarakat Aktifkan Siskamling
  • Kapolres Bojonegoro Harap, Perbedaan Jadi Kekuatan

Bus Garuda Mas Jakarta-Cepu Tabrak Pohon Jati, Satu Orang Meninggal

Bus Garuda Mas Jakarta-Cepu Tabrak Pohon Jati, Satu Orang Meninggal

Oleh Priyo Spd

BLORA- Kecelakaan Bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) terjadi di jalan nasional Blora-Cepu pada Minggu pagi (18/06/2017). Bus Garuda Mas dengan nopol B 7050 WV, tujuan Cepu yang berasal dari Jakarta yang di kemudi Ahmad Rusidi (47) warga Desa Harjowinangun Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan diketahui remuk setelah menabrak sebuah pohon jati tua berdiameter sekitar 100 centimeter di tepi Jalan Blora-Cepu kilometer 26, turut wilayah Desa Sambongrejo Kecamatan Sambong Kabupaten Blora.

Badan bus bagian depan tampak remuk, kaca pecah berserakan di hutan jati yang tidak jauh dari Pos DX  Perhutani KPH Cepu. Para pengguna jalan banyak yang menghentikan laju kendaraannya untuk ikut melihat kejadian sehingga arus lalu-lintas sempat tersendat.

Wakijan salah satu saksi mengatakan bahwa kejadian terjadi sekitar pukul 08.10 WIB ketika dirinya sedang berada di Pos DX  Perhutani untuk membantu pendirian POS PAM jalur mudik Lebaran. Terlihat bus Garuda Mas melintas dari arah barat menuju timur dengan kencang.

“Saya sedang ada di POS DX, tiba-tiba mendengar benturan keras.. braaak..!! Saya kira bus tabrakan dengan mobil, setelah saya lihat ternyata bus Garuda Mas remuk menabrak pohon jati besar di tepi jalan.” jelasnnya

Melihat kejadian tersebut, lajut Wakijan dia bersama sejumlah warga yang berada di sana langsung berlari untuk membantu evakuasi korban yang ada di dalam bus.

“Para penumpang histeris dan saya berusaha membantu mengeluarkan beberapa korban dari bus.” ungkapnya.

Ia menduga kejadian tersebut disebabkan oleh supir yang mengantuk. Karena ketika melintas di depan POS DX ia melihat laju bus dari arah barat (Blora) menuju Cepu tersebut mulai oleng. Sehingga keluar dari jalan ke arah kiri menabrak dua tiang pembatas jalan dan berhenti ketika menabrak pohon jati besar.

“Kondektur atau kernetnya tadi di bagian depan terjepit sehingga butuh waktu lama untuk mengevakuasi. Sedangkan satu korban di belakangnya meninggal di tempat dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Blora,” lanjutnya

Kanit Laka Satlantas Polres Blora, Ipda Zaenul Arifin saat ditemui di lokasi kejadian, mengatakan bahwa bus yang dikemudikan oleh Ahmad Rusidi (47) warga Desa Harjowinangun Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan itu membawa penumpang sebanyak kurang lebih 15 orang.

“Data sementara ada sekitar 15 orang yang ada di dalam bus, ada satu yang meninggal di tempat, 7 luka parah dan 7 luka-luka ringan. Semuanya langsung dilarikan ke Puskesmas Jiken, RSU Blora dan RSU Cepu.” ungkapnya.

Ia menjelaskan menurut keterangan saksi memang bus melaju dengan kencang, bus sempat oleng, hingga sopir tidak bisa mengendalikan kemudi bus hingga akhirnya keluar dari jalan dan menabrak pohon jati besar.

“Korban satu identitasnya belum kami ketahui, karena langsung dibawa ke rumah sakit untuk memperoleh penanganan,” ungkapnya.

Ketika ditanya sebab kecelakaannya, Ipda Zaenul Arifin menduga kemungkinan besar karena supir mengantuk. Sehingga laju bus tak terkontrol dan keluar dari badan jalan aspal.

“Dari keterangan sejumlah saksi dan penumpang ,dugaan kuat gara-gara mengantuk,” tegasnya sambil melakukan olah TKP.

Sementara itu terpisah, Sriyono (42) salah satu korban luka-luka yang ditemui di Puskesmas Jiken mengatakan bahwa sebenarnya supir bus yang ditumpanginya itu sudah tampak mengantuk sejak sampai di Jepon.

“Tadi sempat saya ingatkan untuk istirahat karena sopir terlihat ngantuk dan berhenti di Jepon, tapi tidak lama jalan lagi.” Jelasnya.

Namun sesampai di wilayah hutan cabak, lanjut Sriyono, laju bus makin kencang hingga oleng keluar jalan dan menabrak pohon besar yang berada di pinggir jalan.

“Rencana mau ngopi di Cabak, eh kok malah bablas sampai masuk kawasan hutan. Akhirnya justru oleng menabrak pohon jati besar di dekat Pos Perhutani,” kata Sriyono penumpang asal Jakarta tujuan Desa Gagakan Kecamatan Sambong.

Saat ini kejadian tersebut masih di tangani oleh Satlantas Polres Blora, sempat terjadi kemacetan di ruas jalan tersebut, petugas akhirnya menggunakan sistem buka tutup untuk mengurai kemacetan. (Teg)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Sosok

Wulandari, Sinden Idol 2018 Asal Kradenan Blora

Wulandari, Sinden Idol 2018 Asal Kradenan Blora

Oleh Priyo Spd Blora - Potensi seni dan budaya di Kabupaten Blora terus mengalami kemajuan dan regenerasi yang tidak ada ...

Quote

Ketemu Audry Yang Tidak Bisa Tidur

Catatan Dahlan Iskan

Ketemu Audry Yang Tidak Bisa Tidur

*Oleh Dahlan Iskan Saya dapat kabar Audry lagi di Singapura. Gadis Surabaya yang genius. Dan pernah saya tulis panjang lebar. ...

Opini

Orang Bertaqwa Harus Kaya

Opini

Orang Bertaqwa Harus Kaya

*Oleh Drs H Sholikhin Jamik SH MHes DALAM surat Al-Baqoroh (3-4) disebutkan bahwa salah satu ciri orang bertaqwa adalah mereka ...

Eksis

Bertemu J-Rocks Band di Belakang Panggung, MGS SMAN 1 Bojonegoro

Eksklusif

Bertemu J-Rocks Band di Belakang Panggung, MGS SMAN 1 Bojonegoro

Oleh Siti Ainur Rodhiyah Bojonegoro - Terlihat sebuah mobil tiba menuju belakang Gedung Serba Guna Bojonegoro, tempat dilaksanakannya malam pagelaran ...

Pelesir

Transformasi Desa Nelayan Pangkah Wetan Gresik, Menjadi Destinasi Wisata MBS

Transformasi Desa Nelayan Pangkah Wetan Gresik, Menjadi Destinasi Wisata MBS

Oleh Moh Roqib Gresik - Desa Pangkah Wetan Kecamatan Ujung Pangkah Kabupaten Gresik adalah salah satu bentuk desa yang mampu ...

Religi

10 Hikmah Melaksanakan Ibadah Puasa Ramadan

Oase Ramadan

10 Hikmah Melaksanakan Ibadah Puasa Ramadan

*Oleh Drs H Sholikhin Jamik SH MHes IBADAH puasa Ramadan memiliki banyak keutamaan dan diantara keutamaan tersebut sebagian besar manfaat ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Senin, 21 Mei 2018

Berita Foto

Foto-Foto Jembatan Babat Lamongan Yang Ambrol

Berita Foto

Foto-Foto Jembatan Babat Lamongan Yang Ambrol

Oleh Imam Nurcahyo Tuban - Sebagaimana diberitakan sebelumnya, jembatan yang menghubungkan Kecamatan Widang Kabupaten Tuban dan Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan, ...

Infotorial

Air Bersih Sampai di Rumah, Hidup Warga Gayam Lebih Mudah

Program Air Bersih SKK Migas - ExxonMobil

Air Bersih Sampai di Rumah, Hidup Warga Gayam Lebih Mudah

Oleh Imam Nurcahyo Setelah bertahun-tahun mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau, warga Dusun Sumur Pandan, Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro ...

Resensi

Indonesia, Bangsa Super 2052

Indonesia, Bangsa Super 2052

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Jika Novel Ghost Fleet menggambarkan Indonesia bubar pada tahun 2030. Namun justru buku yg ditulis oleh ...

Feature

Siswa Smansa Blora Rayakan Kelulusan dengan Bersedekah

Siswa Smansa Blora Rayakan Kelulusan dengan Bersedekah

Oleh Priyo Spd Blora - Kelulusan sekolah memang pantas untuk disyukuri, bahkan dirayakan. Namun bentuk syukur dan perayaan itu jangan ...

Teras

Belum Genap 3 Bulan, di Bojonegoro Terjadi 10 Kasus Gantung Diri

Belum Genap 3 Bulan, di Bojonegoro Terjadi 10 Kasus Gantung Diri

Oleh Imam Nurcahyo BELUM genap tiga bulan, atau jika dihitung, pada Rabu (21/03/2018) hari ini, tahun 2018 baru berjalan selama ...

Statistik

Hari ini

859 kunjungan

1.420 halaman dibuka

128 pengunjung online

Bulan ini

88.339 kunjungan

148.523 halaman dibuka

Tahun ini

563.355 kunjungan

996.937 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 641.488

Indonesia: 11.790

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015