News Ticker
  • Berdiri di Tanah Milik Dinas Pengairan Jatim, 168 Rumah Warga Sukorejo Dirobohkan
  • Dekopinda Bojonegoro Seriusi Kerjasama Bidang Retail Antar Koperasi
  • Pengendara Motor di Baureno, Tewas Tertabrak Truk
  • Reaktivasi Ngloram Terus Alami Perkembangan Positif
  • Sat Sabhara Polres Bojonegoro Kembali Laksanakan Razia Miras
  • Pemkab Gelar Pertemuan Bahas Pengembangan Proyek JTB
  • Polres Bojonegoro Kirim 97 Dai Cilik, Ikuti Lomba Dai di Polda Jatim
  • Blora Kumandhang Pikat Duta Besar Negara Sahabat
  • Kandang Milik Warga Temayang Terbakar, Belasan Ekor Ayam Terpanggang
  • Aipda Suherin, Bhabinkamtibmas Yang Memiliki Jiwa Sosial Tinggi
  • Raih Penghargaan Kapolri, Kapolres Jadikan Aiptu Sholeh Sebagai Motivator Anggota
  • 108 Pejabat Pemkab Bojonegoro Resmi Tempati Posisi Baru
  • Guru SMAN Sumberrejo Meninggal Dunia Akibat Korban Tabrak Lari
  • Satlantas Polres Bojonegoro Tindak Pelanggaran TNKB Modifikasi
  • Kapolres Bojonegoro Bangga Anggotanya Mendapat Penghargaan dari Kapolri
  • Kapolres Bojonegoro Sampaikan Hasil Apel Kasatwil Pada Para Bhabinkamtibmas
  • Bulog Akan Tindak Tegas Pemdes yang Nunggak Uang Rastra
  • Jupiter Z Senggol Mio di Dander, 2 Orang Luka-Luka
  • Minimalisir Laka Lantas, Sat Lantas Polres Bojonegoro Tindak Pelanggar Lalu-Lintas
  • Pagi Band, Band Kumpulan Anak SD yang Eksis

Bus Garuda Mas Jakarta-Cepu Tabrak Pohon Jati, Satu Orang Meninggal

Bus Garuda Mas Jakarta-Cepu Tabrak Pohon Jati, Satu Orang Meninggal

Oleh Priyo Spd

BLORA- Kecelakaan Bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) terjadi di jalan nasional Blora-Cepu pada Minggu pagi (18/06/2017). Bus Garuda Mas dengan nopol B 7050 WV, tujuan Cepu yang berasal dari Jakarta yang di kemudi Ahmad Rusidi (47) warga Desa Harjowinangun Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan diketahui remuk setelah menabrak sebuah pohon jati tua berdiameter sekitar 100 centimeter di tepi Jalan Blora-Cepu kilometer 26, turut wilayah Desa Sambongrejo Kecamatan Sambong Kabupaten Blora.

Badan bus bagian depan tampak remuk, kaca pecah berserakan di hutan jati yang tidak jauh dari Pos DX  Perhutani KPH Cepu. Para pengguna jalan banyak yang menghentikan laju kendaraannya untuk ikut melihat kejadian sehingga arus lalu-lintas sempat tersendat.

Wakijan salah satu saksi mengatakan bahwa kejadian terjadi sekitar pukul 08.10 WIB ketika dirinya sedang berada di Pos DX  Perhutani untuk membantu pendirian POS PAM jalur mudik Lebaran. Terlihat bus Garuda Mas melintas dari arah barat menuju timur dengan kencang.

“Saya sedang ada di POS DX, tiba-tiba mendengar benturan keras.. braaak..!! Saya kira bus tabrakan dengan mobil, setelah saya lihat ternyata bus Garuda Mas remuk menabrak pohon jati besar di tepi jalan.” jelasnnya

Melihat kejadian tersebut, lajut Wakijan dia bersama sejumlah warga yang berada di sana langsung berlari untuk membantu evakuasi korban yang ada di dalam bus.

“Para penumpang histeris dan saya berusaha membantu mengeluarkan beberapa korban dari bus.” ungkapnya.

Ia menduga kejadian tersebut disebabkan oleh supir yang mengantuk. Karena ketika melintas di depan POS DX ia melihat laju bus dari arah barat (Blora) menuju Cepu tersebut mulai oleng. Sehingga keluar dari jalan ke arah kiri menabrak dua tiang pembatas jalan dan berhenti ketika menabrak pohon jati besar.

“Kondektur atau kernetnya tadi di bagian depan terjepit sehingga butuh waktu lama untuk mengevakuasi. Sedangkan satu korban di belakangnya meninggal di tempat dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Blora,” lanjutnya

Kanit Laka Satlantas Polres Blora, Ipda Zaenul Arifin saat ditemui di lokasi kejadian, mengatakan bahwa bus yang dikemudikan oleh Ahmad Rusidi (47) warga Desa Harjowinangun Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan itu membawa penumpang sebanyak kurang lebih 15 orang.

“Data sementara ada sekitar 15 orang yang ada di dalam bus, ada satu yang meninggal di tempat, 7 luka parah dan 7 luka-luka ringan. Semuanya langsung dilarikan ke Puskesmas Jiken, RSU Blora dan RSU Cepu.” ungkapnya.

Ia menjelaskan menurut keterangan saksi memang bus melaju dengan kencang, bus sempat oleng, hingga sopir tidak bisa mengendalikan kemudi bus hingga akhirnya keluar dari jalan dan menabrak pohon jati besar.

“Korban satu identitasnya belum kami ketahui, karena langsung dibawa ke rumah sakit untuk memperoleh penanganan,” ungkapnya.

Ketika ditanya sebab kecelakaannya, Ipda Zaenul Arifin menduga kemungkinan besar karena supir mengantuk. Sehingga laju bus tak terkontrol dan keluar dari badan jalan aspal.

“Dari keterangan sejumlah saksi dan penumpang ,dugaan kuat gara-gara mengantuk,” tegasnya sambil melakukan olah TKP.

Sementara itu terpisah, Sriyono (42) salah satu korban luka-luka yang ditemui di Puskesmas Jiken mengatakan bahwa sebenarnya supir bus yang ditumpanginya itu sudah tampak mengantuk sejak sampai di Jepon.

“Tadi sempat saya ingatkan untuk istirahat karena sopir terlihat ngantuk dan berhenti di Jepon, tapi tidak lama jalan lagi.” Jelasnya.

Namun sesampai di wilayah hutan cabak, lanjut Sriyono, laju bus makin kencang hingga oleng keluar jalan dan menabrak pohon besar yang berada di pinggir jalan.

“Rencana mau ngopi di Cabak, eh kok malah bablas sampai masuk kawasan hutan. Akhirnya justru oleng menabrak pohon jati besar di dekat Pos Perhutani,” kata Sriyono penumpang asal Jakarta tujuan Desa Gagakan Kecamatan Sambong.

Saat ini kejadian tersebut masih di tangani oleh Satlantas Polres Blora, sempat terjadi kemacetan di ruas jalan tersebut, petugas akhirnya menggunakan sistem buka tutup untuk mengurai kemacetan. (Teg)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Sosok

Tidak Menyangka Terima Penghargaan Langsung dari Kapolri

Aiptu Sholeh, Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Kanor

Tidak Menyangka Terima Penghargaan Langsung dari Kapolri

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro - Karena jasa-jasa serta pengabdiannya yang melebihi panggilan tugas semestinya, Aiptu Sholeh Bhabinkamtibmas Desa Sroyo Polsek ...

Quote

Sambutan Bupati Bojonegoro pada Idul Adha 1438 H

Berkorban Untuk Masa Depan Bersama Yang Lebih Baik!

Sambutan Bupati Bojonegoro pada Idul Adha 1438 H

Berkorban Untuk Masa Depan Bersama Yang Lebih Baik! Allahu Akbar Allahu Akbar walillahil hamd Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarakaatuh Yang saya cintai, ...

Opini

Buah Demokrasi dari Rukun Kematian

Buah Demokrasi dari Rukun Kematian

Oleh Drs H Suyoto MSi INDONESIA mendapatkan berkah demokrasi sejak reformasi. Bahkan, sejauh demokrasi itu diartikan sebagai ruang publik sebagaimana ...

Eksis

Pagi Band, Band Kumpulan Anak SD yang Eksis

Pagi Band, Band Kumpulan Anak SD yang Eksis

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Indahnya kerlap-kerlip lampu Go-fun Bojonegoro menambah gelora semangat malam itu pada puncak acara Sparkling Night Run ...

Pelesir

Belanja Buku Bekas di Pojok Pasar Kota Bojonegoro

Belanja Buku Bekas di Pojok Pasar Kota Bojonegoro

Oleh Vera Astanti Bojonegoro Kota Buku tak harus baru. Asalkan masih bisa terbaca tulisannya dan diambil manfaatnya, bekas tidak masalah. ...

Religi

Hadiri Pengajian di Sukosewu, Kapolres Ajak Jamaah Untuk Tidak Ikut Aksi di Jakarta

Hadiri Pengajian di Sukosewu, Kapolres Ajak Jamaah Untuk Tidak Ikut Aksi di Jakarta

*Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro (Sukosewu) - Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi menghadiri pengajian umum Jamaah Tahlil, ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Selasa, 17 Oktober 2017

Berita Foto

Pesta Gebyak Waduk  Glendeng Tambakrejo

Pesta Gebyak Waduk Glendeng Tambakrejo

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro (Tambakrejo) - Ratusan warga Desa Gading Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro pada Minggu (15/10/2017) pagi tadi, beramai-ramai ...

Infotorial

Hijaukan Desa dengan Tanaman Bermanfaat

Program Penghijauan SKK Migas - ExxonMobil Cepu Limited (EMCL)

Hijaukan Desa dengan Tanaman Bermanfaat

*Oleh Imam Nurcahyo DI BAWAH hangatnya sinar matahari sore Desa Brabowan Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, sekelompok pemuda nampak sibuk menyiram ...

Resensi

Saling Menyayangi Agar Tak Diganggu Setan

Film Pengabdi Setan (2017)

Saling Menyayangi Agar Tak Diganggu Setan

Oleh Vera Astanti DI RUMAH itu ada seorang pembantu misterius berwajah cantik tapi menyeramkan. Ditambah lagi, rumah tersebut baru kehilangan ...

Feature

Melihat Kampung Keramik di Desa Balong Kecamatan Jepon - Blora

Melihat Kampung Keramik di Desa Balong Kecamatan Jepon - Blora

Oleh Imam Nurcahyo Blora - Jalan Desa Balong Kecamatan Jepon Kabupaten Blora, terlihat lengang. Namun, setelah melintas balai desa setempat, ...

Teras

Tidak Ingin Terciduk, Bijaklah Bermedsos

Tidak Ingin Terciduk, Bijaklah Bermedsos

*Oleh Imam Nurcahyo SATU lagi, warga Bojonegoro dilaporkan telah melakukan tindak pidana ujaran kebencian (hate speech) dan atau pencemaran nama ...

Statistik

Hari ini

6.475 pengunjung

13.765 halaman dibuka

106 pengunjung online

Bulan ini

69.682 pengunjung

201.285 halaman dibuka

Tahun ini

864.573 pengunjung

3.420.489 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 534.905

Indonesia: 12.406

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015