News Ticker
  • Berdiri di Tanah Milik Dinas Pengairan Jatim, 168 Rumah Warga Sukorejo Dirobohkan
  • Dekopinda Bojonegoro Seriusi Kerjasama Bidang Retail Antar Koperasi
  • Pengendara Motor di Baureno, Tewas Tertabrak Truk
  • Reaktivasi Ngloram Terus Alami Perkembangan Positif
  • Sat Sabhara Polres Bojonegoro Kembali Laksanakan Razia Miras
  • Pemkab Gelar Pertemuan Bahas Pengembangan Proyek JTB
  • Polres Bojonegoro Kirim 97 Dai Cilik, Ikuti Lomba Dai di Polda Jatim
  • Blora Kumandhang Pikat Duta Besar Negara Sahabat
  • Kandang Milik Warga Temayang Terbakar, Belasan Ekor Ayam Terpanggang
  • Aipda Suherin, Bhabinkamtibmas Yang Memiliki Jiwa Sosial Tinggi
  • Raih Penghargaan Kapolri, Kapolres Jadikan Aiptu Sholeh Sebagai Motivator Anggota
  • 108 Pejabat Pemkab Bojonegoro Resmi Tempati Posisi Baru
  • Guru SMAN Sumberrejo Meninggal Dunia Akibat Korban Tabrak Lari
  • Satlantas Polres Bojonegoro Tindak Pelanggaran TNKB Modifikasi
  • Kapolres Bojonegoro Bangga Anggotanya Mendapat Penghargaan dari Kapolri
  • Kapolres Bojonegoro Sampaikan Hasil Apel Kasatwil Pada Para Bhabinkamtibmas
  • Bulog Akan Tindak Tegas Pemdes yang Nunggak Uang Rastra
  • Jupiter Z Senggol Mio di Dander, 2 Orang Luka-Luka
  • Minimalisir Laka Lantas, Sat Lantas Polres Bojonegoro Tindak Pelanggar Lalu-Lintas
  • Pagi Band, Band Kumpulan Anak SD yang Eksis

Puasa Tanpa Jiwa

Puasa Tanpa Jiwa

Oleh Drs H Sholikhin Jamik SH

PADA suatu hari seseorang menemui Nabi Syuaib dan berkata,“Allah SWT  telah melihat semua perbuatan buruk yang aku lakukan. Tetapi karena kasih sayangNya, Allah SWT  tidak menghukumku.” Saat Nabi Syuaib bertemu Allah SWT, kemudian Allah SWT berbicara kepada Nabi Syuaib, “Katakan kepada dia, Allah SWT  telah menjatuhkan hukuman, tetapi kamu tidak menyadarinya. Bukankah kamu makin lama makin buta pada hal-hal yang bersifat rohaniah? Dikala kau berhenti tafakur, tumpukan karat menembus masuk ke cermin jiwamu. Tak ada lagi sinar di dalamnya, gelap gulita.”

Jika kamu menulis sekali di atas selembar kertas, tulisanmu terbaca jelas. Jika kamu terus menerus mencoreti kertas yang sama, tulisanmu takkan terbaca Allah SWT berikan kepadamu tanda supaya kamu mengerti. Bukankah kamu telah melakukan banyak ibadah seperti puasa, solat dan zakat, tetapi tak satupun kau rasakan lezat! Seperti biji yang tak melahirkan benih yang kelak menjadi pohon yang berbuah. Amal gersang tanpa rasa tidak berguna.

Jika Anda sudah tidak bisa menikmati ibadah Anda, Anda sedang mendapat hukuman Allah SWT. Ketika kemaksiatan terus menerus dilakukan, yang pertama kali diambil oleh Allah SWT dari para hamba-Nya adalah “jiwa keberagamaan. Solat hanya tinggal gerak badan tanpa getaran hati, masjid berubah dari tempat beribadah menjadi saluran pengerahan massa (dan dana), Ibadah haji dan umrah menjadi salah satu dari sejumlah wisata. Baitullah hanya tampak sebagai seonggok batu dari jaman purba, tidak berbeda dengan tembok Cina atau menara Pisa. Zakat dikeluarkan sama beratnya dengan pajak. Dan puasa menjadi rangkaian upacara kesalehan yang lewat begitu saja setelah usai bulan Ramadhan.

Nabi Muhammad SAW bersabda, ”Banyak sekali yang berpuasa yang tidak memperoleh apapun dari puasanya kecuali lapar dan dahaga.” Ketika seorang perempuan mencaci-maki pembantunya, Nabi menyuruhnya berbuka. “Bagaimana mungkin kamu berpuasa sedangkan kamu mencaci-maki hamba  Allah SWT ?“ Apa yang ditegaskan Nabi dalam sabdanya itu adalah puasa tanpa jiwa dan karena itu tanpa kelezatan. Lalu apa jiwa dari puasa ?

 

Jiwa atau Hakikat Puasa

Nabi Muhammada SAW bersabda, “Semua amal anak Adam dilipat gandakan. Kebaikan dilipat gandakan sepuluh sampai seratus kali, kecuali puasa.”

Firman Allah SWT. “Puasa untuk Aku dan Aku yang akan memberikan pahalaNya.” Orang yang berpuasa meninggalkan keinginannya dan makanannya hanya karena Aku

Bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan, kebahagiaan ketika ia berbuka dan kebahagiaan ketika ia berjumpa dengan Allah SWT. (Bukhari dan Muslim).

Sayyed Hossein Nasr, dalam Ramadhan yang di sunting Laleh Bakhtiar, menulis tentang puasa dengan sangat menyentuh dan mendalam. “ Aspek paling sulit dari puasa ialah ujung pedang pengendalian diri yang diarahkan pada jiwa hewani, al-nafs al-ammarah seperti disebutkan dalam Al Quran. Dalam puasa, kecenderungan jiwa hewani untuk memberontak perlahan-lahan dijinakkan dan ditenangkan melalui penaklukan kecenderungan ini secara sistematis pada kehendak Ilahi. Setiap saat merasakan lapar, jiwa seorang muslim diingatkan bahwa demi mematuhi perintah Ilahi, gejolak jiwa hewani harus dikesampingkan. Itulah sebabnya, puasa bukan hanya menahan diri dari makan, tetapi juga menahan diri dari semua dorongan hawa nafsu.

Sebagai akibat dari pengendalian sistematis ini, jiwa manusia menjadi sadar bahwa ia tidak tergantung pada lingkungan alam di sekitarnya. Ia juga harus sadar bahwa ia berada di dunia ini tetapi bukan merupakan bagian daripadanya. Orang yang puasa dengan penuh keimanan segera menyadari bahwa ia hanyalah peziarah di dunia ini dan ia diciptakan sebagai makhluk yang ditakdirkan untuk mencapai tujuan di seberang wujud material ini. Lebih-lebih lagi, sifat segala sesuatu yang semula kosong dan fana sekarang muncul sebagai anugerah Ilahi.

Makan dan minum yang kita anggap sebagai biasa sepanjang tahun, pada waktu puasa, tampak sebagai karunia dari surga (ni’mah) dan mencapai makna rohaniah. Berpuasa adalah memakai perisai kesucian menghadapi hawa nafsu duniawi. Puasa bahkan secara fisik memasukkan kedalam tubuh kesucian kematian yang tentu saja digabungkan dengan kelahiran spiritual.

Dalam puasa manusia diingatkan bahwa ia telah memilih Tuhan di atas hawa nafsu. Kematian nafsu membersihkan jiwa manusia dan mengosongkan air kotor dari residu psikisnya yang negatif. Sang individu yang beriman direnovasi dengan puasa dan diingatkan akan kewajiban dan tujuan moral dan spiritual.

Oleh karena itulah orang-orang beriman kedatangan bulan penuh berkah ini disambut dengan gembira. Di bulan ini pintu-pintu surga dibuka lebar-lebar bagi kaum beriman dan rakhmat Tuhan turun kepada para pencarinya. Melaksanakan puasa berarti mengalami peremajaan dan kelahiran kembali yang mempersiapkan setiap Muslim menghadapi tahun berikutnya dengan tekad untuk hidup dan bertindak sesuai kehendak Ilahi. Puasa juga menaburkan wewangian rohaniah kepada jiwa manusia, yang harumnya akan terus tercium lama sesudah periode menahan diri berakhir.

Puasa memberikan jiwa sumber energi yang akan menggerakkannya sepanjang tahun. Walhasil, hanya puasa dengan hakikatnya, puasa dengan rohnya yang memberikan kelezatan rohaniah ; yang menjadi sumber kekuatan Muslim dalam menghadapi gelombang kehidupan. Ketika ia berpuasa sebenarnya, yakni menundukkan seluruh dirinya pada kehendak Ilahi, ia menyerap tenaga yang tak terhingga. Puasa menjadi sumber energi yang membersihkan jiwa dan raganya. (*/inc)

*)Penulis: Wakil Ketua PD Muhammadiyah Bojonegoro.

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Sosok

Tidak Menyangka Terima Penghargaan Langsung dari Kapolri

Aiptu Sholeh, Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Kanor

Tidak Menyangka Terima Penghargaan Langsung dari Kapolri

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro - Karena jasa-jasa serta pengabdiannya yang melebihi panggilan tugas semestinya, Aiptu Sholeh Bhabinkamtibmas Desa Sroyo Polsek ...

Quote

Sambutan Bupati Bojonegoro pada Idul Adha 1438 H

Berkorban Untuk Masa Depan Bersama Yang Lebih Baik!

Sambutan Bupati Bojonegoro pada Idul Adha 1438 H

Berkorban Untuk Masa Depan Bersama Yang Lebih Baik! Allahu Akbar Allahu Akbar walillahil hamd Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarakaatuh Yang saya cintai, ...

Opini

Buah Demokrasi dari Rukun Kematian

Buah Demokrasi dari Rukun Kematian

Oleh Drs H Suyoto MSi INDONESIA mendapatkan berkah demokrasi sejak reformasi. Bahkan, sejauh demokrasi itu diartikan sebagai ruang publik sebagaimana ...

Eksis

Pagi Band, Band Kumpulan Anak SD yang Eksis

Pagi Band, Band Kumpulan Anak SD yang Eksis

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Indahnya kerlap-kerlip lampu Go-fun Bojonegoro menambah gelora semangat malam itu pada puncak acara Sparkling Night Run ...

Pelesir

Belanja Buku Bekas di Pojok Pasar Kota Bojonegoro

Belanja Buku Bekas di Pojok Pasar Kota Bojonegoro

Oleh Vera Astanti Bojonegoro Kota Buku tak harus baru. Asalkan masih bisa terbaca tulisannya dan diambil manfaatnya, bekas tidak masalah. ...

Religi

Hadiri Pengajian di Sukosewu, Kapolres Ajak Jamaah Untuk Tidak Ikut Aksi di Jakarta

Hadiri Pengajian di Sukosewu, Kapolres Ajak Jamaah Untuk Tidak Ikut Aksi di Jakarta

*Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro (Sukosewu) - Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi menghadiri pengajian umum Jamaah Tahlil, ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Rabu, 18 Oktober 2017

Berita Foto

Pesta Gebyak Waduk  Glendeng Tambakrejo

Pesta Gebyak Waduk Glendeng Tambakrejo

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro (Tambakrejo) - Ratusan warga Desa Gading Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro pada Minggu (15/10/2017) pagi tadi, beramai-ramai ...

Infotorial

Hijaukan Desa dengan Tanaman Bermanfaat

Program Penghijauan SKK Migas - ExxonMobil Cepu Limited (EMCL)

Hijaukan Desa dengan Tanaman Bermanfaat

*Oleh Imam Nurcahyo DI BAWAH hangatnya sinar matahari sore Desa Brabowan Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, sekelompok pemuda nampak sibuk menyiram ...

Resensi

Saling Menyayangi Agar Tak Diganggu Setan

Film Pengabdi Setan (2017)

Saling Menyayangi Agar Tak Diganggu Setan

Oleh Vera Astanti DI RUMAH itu ada seorang pembantu misterius berwajah cantik tapi menyeramkan. Ditambah lagi, rumah tersebut baru kehilangan ...

Feature

Melihat Kampung Keramik di Desa Balong Kecamatan Jepon - Blora

Melihat Kampung Keramik di Desa Balong Kecamatan Jepon - Blora

Oleh Imam Nurcahyo Blora - Jalan Desa Balong Kecamatan Jepon Kabupaten Blora, terlihat lengang. Namun, setelah melintas balai desa setempat, ...

Teras

Tidak Ingin Terciduk, Bijaklah Bermedsos

Tidak Ingin Terciduk, Bijaklah Bermedsos

*Oleh Imam Nurcahyo SATU lagi, warga Bojonegoro dilaporkan telah melakukan tindak pidana ujaran kebencian (hate speech) dan atau pencemaran nama ...

Statistik

Hari ini

6.464 pengunjung

13.738 halaman dibuka

132 pengunjung online

Bulan ini

69.665 pengunjung

201.238 halaman dibuka

Tahun ini

864.573 pengunjung

3.420.489 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 534.905

Indonesia: 12.406

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015