Seorang Warga Sumberrejo Ditemukan Meninggal Dunia Tercebur di Dalam Sumur
Sabtu, 30 September 2017 18:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro (Sumberrejo) - Samining binti Dadim (64), warga Dusun Temas Desa Margoagung RT 006 RW 001 Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, pada Sabtu (30/09/2017) sekira pukul 11.30 WIB siang tadi, ditemukan meninggal dunia akibat tercebur ke dalam sumur. Korban pertama kali ditemukan oleh Kasmijan (63), yang saat itu curiga karena di dalam sumur terdapat sarung dan ember milik korban, sehingga saksi masuk ke dalam sumur dan mendapati korban tenggelam di dalam sumur dalam keadaaan meninggal dunia.

Kapolsek Sumberrejo, AKP Nur Zjaeni, kepada media ini menjelaskan bahwa menurut keterangan saksi Kasanah (46), anak korban, bahwa pada Sabtu (30/09/2017) sekira pukul 10.00 WIB, saksi melihat korban selesai mandi dan duduk di depan pintu rumahnya. Setelah itu saksi tertidur dikursi dan selang 90 menit berikutnya saksi bangun dan mencari korban di rumah namun tidak ada.
“Saksi berusaha mencari korban di rumah tetangga sekelilingnya, namun juga tidak ada sehingga saksi kembali kerumah.” terang Kapolsek.
Tidak lama kemudian, lanjut Kapolsek, saksi Kasmijan (63), yang masih kerabat korban, datang ke rumah dan diberitahu saksi Kasanah (46), kalau korban tidak ada di rumah.
“Kasmijan berusaha mencari ke rumah keluarganya, namun juga tidak ada.” lanjut Kapolsek.
Masih menurut Kapolsek, saat saksi Kasmijan hendak kembali ke rumah korban, saksi melihat di dalam sumur ada sarung dan ember milik korban, karena merasa curiga saksi kemudian masuk ke dalam sumur dengan menggunaka tangga dan ternyata korban ditemukan tenggelam di dalam sumur tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia.
“Selanjutnya dengan dibantu para tetangga korban dievakuasi dari dalam sumur dengan menggunakan tali,” imbuh Kapolsek.
Kemudian kejadian tersebut diberitahukan kepada warga sekitar dan dilaporkan ke perangkat desa setempat yang selanjutnya dilaporkan ke Polsek Sumberrejo sehingga petugas langsung menatangi rumah korban guna melakukan olah TKP dan identifikasi terhadap korban.
Dari hasil identifikasi dan olah TKP, diketahui ciri-ciri mayat, jenis kelamin perempuan, panjang mayat 150 sentimeter, korban mempunyai riwayat sakit jantung dan lambung. Sedangkan hasil pemeriksaan di TKP, posisi sumur berada dekat dengan rumah korban berjarak kurang lebih 10 meter, sumur terbuat dari deker dengan diameter 80 sentimeter, kedalaman sumur 4,5 meter, tinggi permukaan air 2 meter.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,” terang Kapolsek.
Atas terjadinya peristiwa tersebut, ahli waris korban menerima sebagai musibah dan meminta untuk tidak dilakukan otopsi, yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan, disaksikan oleh perangkat desa setempat. Selanjutnya setelah dibuatkan berita-acara, jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk proses pemakaman. (red/imm).












































.md.jpg)






