News Ticker
  • Tips Bagi Calon Pelamar Dalam Mengikuti Proses Seleksi CPNS 2018
  • Inilah Alur Pendaftaran CPNS 2018
  • Jelang Pileg dan Pilpres, Polres Tuban Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu
  • Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka Hari Ini, Situs SSCN BKN Belum Dapat Diakses
  • Polisi di Bojonegoro Amankan Seorang Pelaku Penadahan
  • Perbedaan
  • Pecah Ban, Mobil Milik DLH Bojonegoro Tabrak Tumpukan Batu di Pinggir Jalan
  • Ratusan Warga Mojoagung Soko Tuban, Minta Kejaksaan Tindak Tegas Kades Korupsi
  • Penerimaan CPNS 2018 di Kabupaten Bojonegoro Tersedia 384 Formasi
  • Formasi Penerimaan CPNS 2018 Kabupaten Blora Sebanyak 508 Lowongan
  • Lagi, Kebakaran Menimpa Rumah Milik Warga Balen Bojonegoro
  • Penanggulangan Kemiskinan Menjadi Prioritas Pemerintah
  • Tabrakan Motor di Baureno Bojonegoro Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Berikut ini Syarat Dasar Bagi Pelamar CPNS 2018
  • Sat Lantas Polres Bojonegoro Launching SIMELI
  • Sat Narkoba Polres Bojonegoro Laksanakan Binluh Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Pada Pelajar
  • Kapolres Bojonegoro Tekankan 7 Hal Kepada Anggotanya
  • Kapolres Bojonegoro Harap Komunitas Mancing Turut Berperan Dalam Menjaga Lingkungan
  • Perubahan
  • Menristekdikti: Kampus Tak Boleh Digunakan Untuk Politik Praktis

Peristiwa Orang Tersengat Listrik

Seorang Warga Kanor Meninggal Dunia Akibat Tersengat Listrik Jebakan Tikus

Oleh Imam Nurcahyo

Bojonegoro (Kanor) - Seorang warga Dusun Manding Desa Temu RT 006 RW 004 Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro bernama Dirun (51), pada Sabtu (16/12/2017) sekira pukul 05.30 pagi tadi, ditemukan meninggal dunia di area pesawahan turut wilayah Dusun Peni Desa kedungprimpen Kecamatan Kanor. Korban pertama ditemukan oleh keluarganya yang berusaha mencari keberadaan korban dikarenakan korban tidak kunjung pulang dari mencari ikan pada malam harinya. Diduga korban meninggal akibat tersengat aliran listrik jebakan tikus yang berada di area pesawahan tersebut.

Menurut Keterangan Kapolsek Kanor, AKP Imam Khanafi SH, yang dihimpun dari keterangan  Masut (30) dan Uswatun (30), bahwa kronologi peristiwa tersebut bermula pada Jumat (15/12/2017) skitar pukul 19.30 WIB, korban keluar dari rumah untuk mencari ikan di persawahan sekitaran rumah. Dikarenakan hingga Sabtu (16/12/2017) sekira pukul 02.00 WIB, korban belum pulang, kedua saksi merasa khawatir dan berusaha mencari korban di sekitar area pesawahan yang biasanya korban mencari ikan.

“Kedua saksi bersama-sama mencari keberadaan korban di area pesawahan, tempat korban biasa mencari ikan.” terang Kapolsek.

Kemudian sekira pukul 05.30 WIB, kedua saksi menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, di area pesawahan, turut wilayah Dusun Peni Desa Kedungprimpen Kecamatan Kanor.

“Kedua saksi segera meminta bantuan pada warga sekitar dan kemudian peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Kanor,” lanjut Kapolsek.

Setelah menerima laporan tersebut, petugas segera mendatangi lokasi kejadian dan rumah korban, guna melakukan olah TKP dan mengidentifikasi korban.

Dari hasil identifikasi, diketahui ciri-ciri mayat, panjang mayat 165 sentimeter, kulit sawo matang, korban memakai kaos lengan panjang warna orange, celana panjang biru dongker dan celana pendek warna biru. Sedangkan dari lokasi kejadian, ditemukan kawat beraliran listrik untuk jebakan tikus dan 1 (satu) unit alat setrum ikan berikut accu.

“Korban diduga meninggal akibat tersengat aliran listrik jebakan tikus yang berada di area pesawahan tersebut.” imbuh Kapolsek.

Sementara berdsarkan pemeriksaan medis, terdapat luka bakar akibat  sengatan listrik pada pinggul kanan hingga bagian perut korban. “Tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Korban meninggal dunia karena detak jantung berhenti akibat electric shock.” jelas Kapolsek.

Masih menurut Kapolsek, bahwa di desa tersebut, cukup banyak warga yang menggunakan aliran listrik untuk jebakan tikus. Saat ini pihaknya bersama pihak desa setempat berencana memberikan penyuluhan dan penerangan kepada warga setempat terkait bahaya penggunaan aliran listrik untuk jebakan tikus.

“Kami bersama pemerintah desa akan memberikan sosialisasi tentang bahaya penggunaan aliran listrik untuk jebakan tikus,” ungkap kapolsek. (red/imm)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Kang Yoto, Mantan Bupati Bojonegoro

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Oleh Muhammad Roqib Kang Yoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008 2013 dan 2013 2018, sungguh menikmati masa-masa senggangnya ...

Opini

Gaul Bebas Kian Marak, HIV/AIDS Makin Merebak

Gaul Bebas Kian Marak, HIV/AIDS Makin Merebak

*Oleh Atik Kholifah SKM PERGAULAN remaja di masa sekarang sungguh sangat merisaukan. Kita biasa menjumpai di tempat-tempat keramaian, muda mudi ...

Quote

Perbedaan

Perbedaan

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Allah menciptakan mahluk di dunia ini dengan berbagai perbedaan, tidak ada yang sama persis ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Suwito (56), warga Desa Sumberejo RT 002 RW 001 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, yang sehari-hari ...

Religi

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

*Oleh Roli Abdul Rokhman SAg MPdI Saudaraku, sadarilah...! Selama kita masih suka mengagungkan harta, maka diri kita pasti akan mengalami ...

Berita Foto

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro (Kalitidu) Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu membuat lukisan atau mural di tembok yang ada di sekililing ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Bulan Suro, bagi sebagian orang Jawa masih dianggap sebagai bulan yang sakral. Bulan untuk tirakat dan ...

Statistik

Hari ini

2.300 kunjungan

4.176 halaman dibuka

118 pengunjung online

Bulan ini

59.359 kunjungan

106.134 halaman dibuka

Tahun ini

987.684 kunjungan

1.733.580 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 624.798

Indonesia: 10.473

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015