News Ticker
  • Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup
  • Ponpes Al-Rosyid Bojonegoro Gelar Expo UMKM dan Pasar Murah Selama 6 Hari
  • Gubernur Khofifah Sediakan Ratusan Ribu Beasiswa untuk Pelajar dan Mahasiswa Jatim
  • Satu Dekade Festival Samin di Margomulyo Jadi Wadah Merawat Tradisi dan Persiapan Penilaian UNESCO
  • 21 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 21 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Rumah Lansia di Baureno, Bojonegoro Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp70 Juta
  • Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup, Transaksi Tembus Rp1,3 M
  • Menuju Warisan Dunia, Pemkab Matangkan Persiapan Geopark Bojonegoro Masuk Jaringan Global UNESCO
  • Puluhan Siswa SD/ MI Unjuk Bakat dalam Lomba Mendongeng BWBF 2026
  • Wabup Nurul Azizah Sambut Petugas BPS, Ajak Warga Bojonegoro Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
  • 20 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Sabtu 20 Juni 2026
  • Bojonegoro Naik Peringkat Kedua Penghasil Padi Terbesar di Jatim Pemkab Gelar Intervensi Pangan di Clebung
  • Atasi Nyeri Menstruasi dengan Jamu Kunyit Asam, Begini Aturan Minum yang Tepat Menurut Pakar Kesehatan
  • EastFood Indonesia Expo 2026, Wadah Strategis UMKM dan Industri Kuliner Perluas Pasar Global
  • Ini Tips Pemasaran Digital Inovatif untuk UMKM dari Owner Dasilva
  • Langkah Menuju Geopark Internasional, Pemkab Bojonegoro Lakukan Kunjungan Pra Validasi
  • Dispusip Bojonegoro Gelar Lomba Bertutur SD/ MI Tingkat Kabupaten, Asah Kemampuan Public Speaking Anak
  • 19 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 19 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Pengayuh Sepeda Tewas Ditabrak Pengendara Motor Tak Dikenal di Baureno, Bojonegoro
  • Kantor Bea Cukai Bojonegoro Musnahkan 10,35 Juta Batang Rokok Ilegal
  • Musda II IJTI Korda Pantura Raya, Muhammad Mahrus Terpilih Jadi Ketua Periode 2026-2029
Kang Yoto Memberi Motivasi Pelajar SMA Negeri 1 Bojonegoro

Kang Yoto Memberi Motivasi Pelajar SMA Negeri 1 Bojonegoro

Oleh Angga Reza

Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Dr Suyoto, berbagi pengalaman dan motivasi pada pelajar di SMA Negeri 1 Bojonegoro. Ia mendorong agar para pelajar tidak takut meraih mimpi. Ia juga meminta agar mereka tidak takut menghadapi kesulitan dalam meraih mimpi tersebut.

Kang Yoto, sapaan Suyoto,  di hadapan ratusan pelajar SMA Negeri 1 Bojonegoro mengingatkan pentingnya komunikasi sebuah keluarga. Dari keluarga yang akan memberikan kekuatan dan semangat. Keluarga adalah tempat segala hal, mencurahkan kegundahan, dan keluarga adalah tempat pulang yang terbaik.

Ia mengingatkan bahwa kematian adalah hal terbaik bagi manusia, tanda kesedihan karena kematian bukan sebuah tangisan.  Karena siapa tahu dengan kematian itu adalah akhir dari penderitaan hidup atau sakit yang diderita seseorang. Ia mencontohkan ketika Si Mbok "Mbok Baengah " meninggal dunia, dirinya tidak menangis. Bukan berarti tidak sedih atau kehilangan, dia sangat kehilangan karena Si Mbok adalah orang yang dicintai dan paling mencintainya. Namun setelah melihat sakit si Mbok maka baginya kematian adalah hadiah terindah. Oleh karenanya, lanjut Bupati, jika orang tua anak-anak ada yang meninggal maka itu adalah hadiah terindah dari Allah kepada manusia. Hakekat adalah sabar adalah ketahanan untuk menerima yang terbaik dalam hidup. Jangan kaget jika mengalami tidak bisa kuliah karena ekonomi orang tua yang tiba-tiba bangkrut atau jatuh, semua ada masanya selama ada tekad maka akan mampu bangkit dari keterpurukan.

“Kadang yang pahit jangan menjadi sesuatu yang buruk bagi kita,” ujarnya, Jumat (05/01/2018).

Ketangguhan harus dimiliki oleh siapapun termasuk anak-anak yang memegang estafet di masa depan, untuk bisa menghadirkan masa depan dibutuhkan ketangguhan. Ketangguhan menghadapi perubahan dan menghadapi situasi yang terjadi. Di hadapan para siswa Bupati menuturkan bahwa dirinya mencapai saat ini tak semudah pandangan, namun banyak berliku 1001 alasan untuk gagal namun akan ada 1003 untuk berhasil, ini menjadi motivasi hidup pria kelahiran Desa Bakung Kecamatan Kanor ini.

“Jangan mengejar uang namun buatlah sebab yang membuat uang itu datang yakni dengan berperilaku menarik dan mampu memberi manfaat bagi orang lain,” ujarnya.  

Menjaga ikhlas dalam hidup juga menjadi kunci, kebenaran pasti ada yang mendengar, keindahan pasti ada yang melihat dan keihklasan akan membawa dampak di masa mendatang. Hidup dengan penuh kasih sayang, mengasihi orang lain bukan meminta dikasihani oleh orang lain, kasih sayang membuat hidup bergairah. Dan puncak dalam bahagia adalah bisa memberikan manfaat bagi lingkungan dan semua orang, ketika apa yang dilakukan mampu mengubah pandangan hidup di masa depan dan memberi manfaat.

Aliya dari Kelas XII -1 setelah mendengar motivasi dari Bupati Bojonegoro mengatakan, adalah bekal yang luar biasa untuk menapaki kehidupan di masa depan. Yang mengharuskan siswi ini sempat terbata bata karena menahan tangis setelah mendengar motivasi yang menyentuh dari Bupati.  Salah satu penanya tadi menanyakan tentang ibu dan bagaimana ibu membesarkannya. Karakter orang Bojonegoro adalah dimana kemiskinan menjadi masalah utama, dirinya juga dari keluarga biasa dengan kemiskinan bahkan setiap sekolah tidak pernah mendapatkan uang saku. Bahkan sang ibu mengingatkan bahwa tidak boleh melawan dan menerima keadaan.

“Sejak kecil kita biasa hidup dengan ketakutan, dan ini berdampak pada pola pikir di masa depan,” ujar Kang Yoto. (ang/kik)

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1782038293.549 at start, 1782038293.808 at end, 0.25897002220154 sec elapsed